Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Model Pendekatan Lembaga Swadaya Masyarakat Dalam Penanggulangan Bencana Di Aceh

View through CrossRef
AbstractThe disaster management process in Aceh after the tsunami involved the Donor Institution, the International Humanitarian Agency, the Agency for rehabilitation, reconstruction and the emergence of various local NGOs that had a significant influence on the results of disaster management in a real way. The diversity of work approaches undertaken by several humanitarian agencies has led to the achievement of disaster management programs in the field. The dynamics of the approach pattern of relations between NGOs has an impact on the implementation of work that is maximum and on target in accordance with the needs of the disaster victims community. Based on these social phenomena, this study seeks to see how the NGO approach models in disaster management in Aceh. This study uses a framework for thinking about the relationship patterns, roles, models and strategies of the NGO approach in disaster management. The research method uses qualitative research methods with descriptive analysis so as to obtain a specific picture of the relevant NGO approach models in disaster management in Aceh. The technique in collecting data uses interview guides, literature studies and documentation. The results of the study revealed that the creation of several NGO approach models in disaster management. The establishment of a synergistic, harmonious and balanced relationship between NGOs. The variety of NGO approach models influences disaster management effectively and efficiently.   Proses penanggulangan bencana di Aceh pasca tsunami melibatkan Lembaga Donor, Lembaga Kemanusiaan Internasional, Badan rehabilitasi, rekonstruksi dan kemunculan berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal telah membawa pengaruh secara signifikan terhadap hasil penanggulangan bencana secara nyata. Beragamnya pendekatan kerja yang dilakukan dari beberapa lembaga kemanusiaan telah menimbulkan pencapaian program penanggulangan bencana di lapangan. Dinamika pendekatan pola hubungan antar LSM ini berdampak pada pelaksanaan kerja yang maksimal dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat korban bencana. Berdasarkan fenomena sosial tersebut, penelitian ini berupaya melihat bagaimana model pendekatan LSM dalam penanggulangan bencana di Aceh. Penelitian ini menggunakan kerangka berfikir mengenai pola hubungan, peran, model dan strategi pendekatan LSM dalam penanggulangan bencana. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisa deskriptif sehingga memperoleh gambaran spesifik mengenai model pendekatan LSM terkait dalam penanggulangan bencana di Aceh. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan interview guide, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terciptanya beberapa model pendekatan LSM dalam penanggulangan bencana.Terjalinnya hubungan yang sinergis, selaras dan seimbang antar LSM. Beragamnya model pendekatan LSM mempengaruhi penanggulangan bencana secara efektif dan efisien.
Title: Model Pendekatan Lembaga Swadaya Masyarakat Dalam Penanggulangan Bencana Di Aceh
Description:
AbstractThe disaster management process in Aceh after the tsunami involved the Donor Institution, the International Humanitarian Agency, the Agency for rehabilitation, reconstruction and the emergence of various local NGOs that had a significant influence on the results of disaster management in a real way.
The diversity of work approaches undertaken by several humanitarian agencies has led to the achievement of disaster management programs in the field.
The dynamics of the approach pattern of relations between NGOs has an impact on the implementation of work that is maximum and on target in accordance with the needs of the disaster victims community.
Based on these social phenomena, this study seeks to see how the NGO approach models in disaster management in Aceh.
This study uses a framework for thinking about the relationship patterns, roles, models and strategies of the NGO approach in disaster management.
The research method uses qualitative research methods with descriptive analysis so as to obtain a specific picture of the relevant NGO approach models in disaster management in Aceh.
The technique in collecting data uses interview guides, literature studies and documentation.
The results of the study revealed that the creation of several NGO approach models in disaster management.
The establishment of a synergistic, harmonious and balanced relationship between NGOs.
The variety of NGO approach models influences disaster management effectively and efficiently.
  Proses penanggulangan bencana di Aceh pasca tsunami melibatkan Lembaga Donor, Lembaga Kemanusiaan Internasional, Badan rehabilitasi, rekonstruksi dan kemunculan berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal telah membawa pengaruh secara signifikan terhadap hasil penanggulangan bencana secara nyata.
Beragamnya pendekatan kerja yang dilakukan dari beberapa lembaga kemanusiaan telah menimbulkan pencapaian program penanggulangan bencana di lapangan.
Dinamika pendekatan pola hubungan antar LSM ini berdampak pada pelaksanaan kerja yang maksimal dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat korban bencana.
Berdasarkan fenomena sosial tersebut, penelitian ini berupaya melihat bagaimana model pendekatan LSM dalam penanggulangan bencana di Aceh.
Penelitian ini menggunakan kerangka berfikir mengenai pola hubungan, peran, model dan strategi pendekatan LSM dalam penanggulangan bencana.
Adapun metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisa deskriptif sehingga memperoleh gambaran spesifik mengenai model pendekatan LSM terkait dalam penanggulangan bencana di Aceh.
Teknik dalam pengumpulan data menggunakan interview guide, studi kepustakaan dan dokumentasi.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terciptanya beberapa model pendekatan LSM dalam penanggulangan bencana.
Terjalinnya hubungan yang sinergis, selaras dan seimbang antar LSM.
Beragamnya model pendekatan LSM mempengaruhi penanggulangan bencana secara efektif dan efisien.

Related Results

Peran Perguruan Tinggi dalam Mitigasi Bencana (Studi Kasus pada UnitKegiatan Mahasiswa Penanggulangan Kebencanaan Universitas Teuku Umar)
Peran Perguruan Tinggi dalam Mitigasi Bencana (Studi Kasus pada UnitKegiatan Mahasiswa Penanggulangan Kebencanaan Universitas Teuku Umar)
AbstractUniversity has a strategic role in the community through its three essential services related to learning, research and community service. Regarding disaster management, Te...
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1). Pengaturan Hukum Penyiaran Aceh dalam mengaktualisasi nilai keislaman dan Kearifan budaya local masyarakat Aceh (2) Program Penyiaran Ac...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
Kebijakan Pemimpin Kota Surabaya Terhadap Penanggulangan Bencana
Kebijakan Pemimpin Kota Surabaya Terhadap Penanggulangan Bencana
Kota Surabaya menghadapi risiko bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tsunami, sehingga kebijakan penanggulangan bencana yang efektif memerlukan peran aktif pemimpin daerah....
Ketahanan Masyarakat untuk Manajemen Risiko Bencana: Studi Kasus di Tiga Desa Wisata Rawan Bencana Daerah Istimewa Yogyakarta
Ketahanan Masyarakat untuk Manajemen Risiko Bencana: Studi Kasus di Tiga Desa Wisata Rawan Bencana Daerah Istimewa Yogyakarta
Daerah Istimewa Yogyakarta, destinasi wisata nasional terkemuka, sangat rentan terhadap beragam bencana alam. Pembangunan berkelanjutan desa pariwisata di daerah rawan bencana ini ...
Pembentukan Relawan Kebencanaan Di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana
Pembentukan Relawan Kebencanaan Di Desa Tanjung Luar Sebagai Bentuk Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana
Pembentukan relawan kebencanaan sebagai salah satu program kerja KKN Desa Tanjung Luar sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana  terlaksana dengan baik berkat kerjasam...
IMPLEMENTASI PENANGGULANGAN BENCANA STUDI KASUS NAGARI SIAGA BENCANA (NAGASINA) DI NAGARI GANGGO HILIA KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN
IMPLEMENTASI PENANGGULANGAN BENCANA STUDI KASUS NAGARI SIAGA BENCANA (NAGASINA) DI NAGARI GANGGO HILIA KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membentuk Kelompok Nagari Siaga Bencana (Nagasita) agar pelaksanaan penanggulangan bencana lebih optimal. Penulis ingin melihat pelaksana...
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
The Dutch colonial presence in the eastern coastal region of Aceh had a significant influence on infrastructure development and cultural changes in the area. The buildings left ove...

Back to Top