Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Observasi Perubahan Resistansi Batang Pentanahan Dengan Penambahan Limbah Kelapa Sawit

View through CrossRef
Sistem pentanahan digunakan sebagai sistem pengamanan bagi perangkat listrik dan manusia apabila terjadi gangguan internal seperti tegangan lebih. [1] [13]. Faktor yang mempengaruhi nilai tahanan jenis tanah ialah komposisi zat – zat kimia dalam tanah, kandungan kadar air dalam tanah, dan temperatur tanah [4].Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan nilai sistem pentanahan jika diberikan zat aditif bentonit dan abu limbah kelapa sawit memiliki nilai sistem pentanahan yang cenderung lebih kecil dari nilai sistem pentanahan tanpa bantuan zat aditif. Nilai tertinggi sistem pentanahan dengan zat aditif yaitu elektroda 2 dengan nilai 600 Ω. Terendah berada pada elektroda 1 dengan nilai 330 Ω. Sedangkan nilai tertinggi sistem pentanahan tanpa zat aditif yaitu elektroda 3 dengan nilai 890 Ω. Terendah berada pada elektroda 1 dengan nilai 590 Ω. Sistem pentanahan tanpa menggunakan zat aditif memiliki nilai kelembaban yang rendah mengakibatkan nilai sistem pentanahannya tinggi. Sedangkan nilai kelembaban yang menggunakan zat aditif mempunyai nilai yang tinggi mengakibatkan nilai sistem pentanahannya rendah. Nilai kelembaban tertinggi tanpa menggunakan zat aditif adalah 78 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 890 Ω, dan nilai kelembaban terendah adalah 50 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 720 Ω. Sedangkan nilai kelembaban tertinggi menggunakan zat aditif adalah 92 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 370 Ω, dan nilai kelembaban terendah adalah 66 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 330 Ω.
Universitas Sriwijaya - Pusat Inovasi Pembelajaran Unsri
Title: Observasi Perubahan Resistansi Batang Pentanahan Dengan Penambahan Limbah Kelapa Sawit
Description:
Sistem pentanahan digunakan sebagai sistem pengamanan bagi perangkat listrik dan manusia apabila terjadi gangguan internal seperti tegangan lebih.
[1] [13].
Faktor yang mempengaruhi nilai tahanan jenis tanah ialah komposisi zat – zat kimia dalam tanah, kandungan kadar air dalam tanah, dan temperatur tanah [4].
Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan nilai sistem pentanahan jika diberikan zat aditif bentonit dan abu limbah kelapa sawit memiliki nilai sistem pentanahan yang cenderung lebih kecil dari nilai sistem pentanahan tanpa bantuan zat aditif.
Nilai tertinggi sistem pentanahan dengan zat aditif yaitu elektroda 2 dengan nilai 600 Ω.
Terendah berada pada elektroda 1 dengan nilai 330 Ω.
Sedangkan nilai tertinggi sistem pentanahan tanpa zat aditif yaitu elektroda 3 dengan nilai 890 Ω.
Terendah berada pada elektroda 1 dengan nilai 590 Ω.
Sistem pentanahan tanpa menggunakan zat aditif memiliki nilai kelembaban yang rendah mengakibatkan nilai sistem pentanahannya tinggi.
Sedangkan nilai kelembaban yang menggunakan zat aditif mempunyai nilai yang tinggi mengakibatkan nilai sistem pentanahannya rendah.
Nilai kelembaban tertinggi tanpa menggunakan zat aditif adalah 78 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 890 Ω, dan nilai kelembaban terendah adalah 50 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 720 Ω.
Sedangkan nilai kelembaban tertinggi menggunakan zat aditif adalah 92 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 370 Ω, dan nilai kelembaban terendah adalah 66 % dengan nilai sistem pentanahan sebesar 330 Ω.
.

Related Results

Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
Kelapa sawit adalah tanaman industri/ perkebunan yang diolah sebagai penghasil bahan baku minyak masak, minyak perseroan, maupun bahan bakar. Dalam pengembangan usaha budidaya tana...
PENGARUH KELEMBABAN TANAH TERHADAP TAHANAN PENTANAHAN STUDI KASUS PADA GARDU INDUK KEMAYORAN 150 kV
PENGARUH KELEMBABAN TANAH TERHADAP TAHANAN PENTANAHAN STUDI KASUS PADA GARDU INDUK KEMAYORAN 150 kV
Abstract The value of grounding resistance at the substation should be 0 Ω or less than 1 Ω. The value of grounding resistance is influenced by the resistivity and the ground...
PENGARUH KELEMBABAN TANAH TERHADAP TAHANAN PENTANAHAN STUDI KASUS PADA GARDU INDUK KEMAYORAN 150 KV
PENGARUH KELEMBABAN TANAH TERHADAP TAHANAN PENTANAHAN STUDI KASUS PADA GARDU INDUK KEMAYORAN 150 KV
Nilai tahanan pentaahan pada Gardu Induk harus mendekati 0 Ω atau kurang dari 1 Ω, dan dipengaruhi oleh tahanan jenis tanah dan metode sistem pentanahan yang digunakan. Tahanan jen...
Dampak Ekspansi Kelapa Sawit terhadap Kinerja Perkebunan Kelapa di Indonesia
Dampak Ekspansi Kelapa Sawit terhadap Kinerja Perkebunan Kelapa di Indonesia
Perkembangan perkebunan kelapa sawit yang cepat dan dalam waktu yang relatif pendek diduga dapat menimbulkan berbagai permasalahan, salah satunya adalah konversi lahan perkebunan n...
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan tanaman perkebunan sebagai penghasil minyak. Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Kelapa sawit tumbu...
Analisa Penggunaan Abu Bakaran Tandan Kosong Kelapa Sawit Pengganti Sebagian Pasir Terhadap Kuat Tekan Beton
Analisa Penggunaan Abu Bakaran Tandan Kosong Kelapa Sawit Pengganti Sebagian Pasir Terhadap Kuat Tekan Beton
Kabupaten Tapanuli Selatan memilik luas perkebunan sawit sekitar 6.664 Ha dengan produktifitas 78.83 ton sawit pertahun 2021. Dengan demikian jumlah limbah sawit juga terbilang tin...
Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Studi Karakteristik Bio-briket Berbahan Baku Limbah Kulit Batang Sagu dan Tempurung Kelapa
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik biobriket yang dihasilkan dari kombinasi limbah kulit batang sagu dan tempurung kelapa. Metode yang digunakan dalam pene...

Back to Top