Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rancang Bangun Case Based Reasoning untuk Diagnosis Hama dan Penyakit Tanaman Nilam menggunakan Nearest Neighbor Kombinasi Certainty Factor

View through CrossRef
 Tanaman nilam menghasilkan minyak nilam (patchouli oil) yang digunakan sebagai bahan baku kosmetik, parfum, antiseptik, sabun, obat, dan insektisida. Dalam pengembangan dan peningkatannya tanaman nilam mengalami beberapa kendala seperti serangan hama dan penyakit yang mengakibatkan rendahnya hasil panen khususnya pada daerah Desa Gunung Sari Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka. Pengembangan tanaman nilam yang terserang hama dan penyakit seringkali terhambat karena masih banyak petani yang tidak mengetahui jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman petani. Oleh sebab itu sistem pakar berbasis kasus atau Case Based Reasoning (CBR) dibangun untuk mendiagnosis jenis hama dan penyakit tanaman nilam. Pada penelitian ini digunakan 7 jenis penyakit dan 22 gejala berdasarkan studi kasus tempat penelitian. CBR menggunakan metode similarity Nearest Neighbor untuk menemukan kemiripan antar kasus yang berada dalam tahapan retrieve. Pada penelitian ini digunakan juga metode lain yaitu Certainty Factor yang berfungsi untuk mengetahui derajat kepercayaan terhadap hasil diagnosis sistem dalam menghasikan jenis hama dan penyakit tanaman nilam. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan kombinasi dua metode Nearest Neighbor dan Certainty factor maka dihasilkan sistem mampu melakukan diagnosis hama dan penyakit tanaman nilam dengan nilai similarity 0.7 dan tingkat kepercayaaan sebesar 97,2 %  serta menghasilkan tingkat akurasi sistem sebesar 93.82 % dan tingkat kesalahan sistem 3 % AbstractPatchouli oil is used as a raw material for cosmetics, perfumes, antiseptics, soaps, medicines, and insecticides. In the development and improvement of patchouli plants experienced several obstacles such as pests and diseases which resulted in low yields, especially in the area of Gunung Sari Village, Watubangga District, Kolaka Regency. The development of patchouli plants attacked by pests and diseases is often hampered because there are still many farmers who do not know the types of pests and diseases that attack farmers' crops. Therefore a case based reasoning (CBR) expert system was built to diagnose patchouli plants and pests. In this study 7 types of diseases were used and 22 symptoms were based on the case study site. CBR uses the similarity Nearest Neighbor method to find similarities between cases that are in the retrieval stage. In this study, another method is used, namely Certainty Factor, which functions to determine the degree of trust in the results of system diagnosis in producing patchouli species and diseases. Based on the results of the study by using a combination of the two Nearest Neighbor and Certainty factor methods, the system was able to diagnose patchouli pests and diseases with a similarity value of 0.7 and a confidence level of 97.2% and produce a system accuracy rate of 93.82% and a system error rate of 3%
Title: Rancang Bangun Case Based Reasoning untuk Diagnosis Hama dan Penyakit Tanaman Nilam menggunakan Nearest Neighbor Kombinasi Certainty Factor
Description:
 Tanaman nilam menghasilkan minyak nilam (patchouli oil) yang digunakan sebagai bahan baku kosmetik, parfum, antiseptik, sabun, obat, dan insektisida.
Dalam pengembangan dan peningkatannya tanaman nilam mengalami beberapa kendala seperti serangan hama dan penyakit yang mengakibatkan rendahnya hasil panen khususnya pada daerah Desa Gunung Sari Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka.
Pengembangan tanaman nilam yang terserang hama dan penyakit seringkali terhambat karena masih banyak petani yang tidak mengetahui jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman petani.
Oleh sebab itu sistem pakar berbasis kasus atau Case Based Reasoning (CBR) dibangun untuk mendiagnosis jenis hama dan penyakit tanaman nilam.
Pada penelitian ini digunakan 7 jenis penyakit dan 22 gejala berdasarkan studi kasus tempat penelitian.
CBR menggunakan metode similarity Nearest Neighbor untuk menemukan kemiripan antar kasus yang berada dalam tahapan retrieve.
Pada penelitian ini digunakan juga metode lain yaitu Certainty Factor yang berfungsi untuk mengetahui derajat kepercayaan terhadap hasil diagnosis sistem dalam menghasikan jenis hama dan penyakit tanaman nilam.
Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan kombinasi dua metode Nearest Neighbor dan Certainty factor maka dihasilkan sistem mampu melakukan diagnosis hama dan penyakit tanaman nilam dengan nilai similarity 0.
7 dan tingkat kepercayaaan sebesar 97,2 %  serta menghasilkan tingkat akurasi sistem sebesar 93.
82 % dan tingkat kesalahan sistem 3 % AbstractPatchouli oil is used as a raw material for cosmetics, perfumes, antiseptics, soaps, medicines, and insecticides.
In the development and improvement of patchouli plants experienced several obstacles such as pests and diseases which resulted in low yields, especially in the area of Gunung Sari Village, Watubangga District, Kolaka Regency.
The development of patchouli plants attacked by pests and diseases is often hampered because there are still many farmers who do not know the types of pests and diseases that attack farmers' crops.
Therefore a case based reasoning (CBR) expert system was built to diagnose patchouli plants and pests.
In this study 7 types of diseases were used and 22 symptoms were based on the case study site.
CBR uses the similarity Nearest Neighbor method to find similarities between cases that are in the retrieval stage.
In this study, another method is used, namely Certainty Factor, which functions to determine the degree of trust in the results of system diagnosis in producing patchouli species and diseases.
Based on the results of the study by using a combination of the two Nearest Neighbor and Certainty factor methods, the system was able to diagnose patchouli pests and diseases with a similarity value of 0.
7 and a confidence level of 97.
2% and produce a system accuracy rate of 93.
82% and a system error rate of 3%.

Related Results

STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Dalam rangka meningkatkan produktivitas, mutu minyak nilam dan meningkatkan pendapatan petani, maka pada tahun anggaran 2009 pengembangan tanaman nilam dilaksanakan di 5 kabupaten...
Hama Penggerek Tebu dan Perkembangan Teknik Pengendaliannya
Hama Penggerek Tebu dan Perkembangan Teknik Pengendaliannya
<p>ABSTRACT<br />Effort has been made to improve sugarcane productivity, but it often confronted by pests. Pests in sugarcane caused a loss of about 10% sugar productio...
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
Usahatani tanaman nilam, merupakan usahatani yang banyak diusahakan oleh masyarakat di Desa Taronggo Kecamatan Morowali Utara. Usahatani tanaman nilam ini dimulai pada tahun 2012, ...
PENGARUH KLON TERHADAP INTENSITAS HAMA DAN PENYAKIT PENTING PADA TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz.) DI LAMPUNG TENGAH
PENGARUH KLON TERHADAP INTENSITAS HAMA DAN PENYAKIT PENTING PADA TANAMAN UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz.) DI LAMPUNG TENGAH
Ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) merupakan tanaman pangan penting di Indonesia, namun setiap tahunnya produksi ubi kayu cenderung menurun yang dapat terjadi akibat faktor hama m...
Hydatid Disease of The Brain Parenchyma: A Systematic Review
Hydatid Disease of The Brain Parenchyma: A Systematic Review
Abstarct Introduction Isolated brain hydatid disease (BHD) is an extremely rare form of echinococcosis. A prompt and timely diagnosis is a crucial step in disease management. This ...
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Minyak atsiri yang diperoleh dari penyulingan tanaman nilam disebut minyak nilam. Minyak nilam berperan penting sebagai bahan baku dalam industri pewangi dan kosmetika. Indonesia s...
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan tanaman perkebunan sebagai penghasil minyak. Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Kelapa sawit tumbu...

Back to Top