Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTIFIKASI KUALITAS BIJI JAGUNG UNTUK PRODUKSI TEPUNG MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL

View through CrossRef
Identifikasi biji jagung kering dapat diterapkan di industri. Apalagi saat penyortiran dan pengemasan biji jagung kering dilakukan sebelum dijual. Saat ini, grading dan pengemasan belum memiliki kemampuan untuk mendeteksi biji jagung kering, sehingga benih lain mungkin terkandung dalam kemasan biji jagung kering. Metode sortasi ini dapat diintegrasikan ke dalam mesin sortasi dan pengemasan di industri biji-bijian untuk mendeteksi biji jagung kering, misalnya. Untuk mendapatkan proses pendeteksian yang akurat, digunakan citra biji jagung kering sebagai data untuk metode deep learning sebelum diimplementasikan secara real-time. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknik deep learning untuk mendeteksi citra biji jagung kering. Teknik ini terdiri dari tiga langkah utama. Langkah pertama adalah preprocessing atau normalisasi data citra biji jagung yang diinputkan dengan cara wrapping dan cropping. Pembuatan model dan pelatihan sistem diakhiri dengan menjalankan pengujian sistem. Penelitian ini menggunakan deep learning untuk mengenali citra biji jagung kering dan menentukan nilai akurasinya. Pada penelitian ini, 10 citra biji jagung dari 80 citra biji jagung yang digunakan dalam dataset pelatihan digunakan sebagai data uji. Nilai akurasi pendeteksian biji jagung kering dipengaruhi oleh ukuran dan posisi citra yang ditangkap oleh kamera smartphone. Dengan menggunakan konvolusi 7 lapis menghasilkan nilai akurasi berkisar antara 80% hingga 100%, sehingga menghasilkan nilai akurasi rata-rata sebesar 0,90296 pada data uji. Lapisan konvolusional dapat digunakan untuk menentukan kekuatan bentuk suatu gambar.
Title: IDENTIFIKASI KUALITAS BIJI JAGUNG UNTUK PRODUKSI TEPUNG MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL
Description:
Identifikasi biji jagung kering dapat diterapkan di industri.
Apalagi saat penyortiran dan pengemasan biji jagung kering dilakukan sebelum dijual.
Saat ini, grading dan pengemasan belum memiliki kemampuan untuk mendeteksi biji jagung kering, sehingga benih lain mungkin terkandung dalam kemasan biji jagung kering.
Metode sortasi ini dapat diintegrasikan ke dalam mesin sortasi dan pengemasan di industri biji-bijian untuk mendeteksi biji jagung kering, misalnya.
Untuk mendapatkan proses pendeteksian yang akurat, digunakan citra biji jagung kering sebagai data untuk metode deep learning sebelum diimplementasikan secara real-time.
Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan teknik deep learning untuk mendeteksi citra biji jagung kering.
Teknik ini terdiri dari tiga langkah utama.
Langkah pertama adalah preprocessing atau normalisasi data citra biji jagung yang diinputkan dengan cara wrapping dan cropping.
Pembuatan model dan pelatihan sistem diakhiri dengan menjalankan pengujian sistem.
Penelitian ini menggunakan deep learning untuk mengenali citra biji jagung kering dan menentukan nilai akurasinya.
Pada penelitian ini, 10 citra biji jagung dari 80 citra biji jagung yang digunakan dalam dataset pelatihan digunakan sebagai data uji.
Nilai akurasi pendeteksian biji jagung kering dipengaruhi oleh ukuran dan posisi citra yang ditangkap oleh kamera smartphone.
Dengan menggunakan konvolusi 7 lapis menghasilkan nilai akurasi berkisar antara 80% hingga 100%, sehingga menghasilkan nilai akurasi rata-rata sebesar 0,90296 pada data uji.
Lapisan konvolusional dapat digunakan untuk menentukan kekuatan bentuk suatu gambar.

Related Results

CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
CAMPURAN TEPUNG BIJI DURIAN DAN TEPUNG TERIGU MENJADI CAKE
Berlimpahnya limbah biji durian pada musim durian belum banyak dimanfaatkan, disisi lain biji durian berpotensi sebagai sumber bahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengide...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
Jagung memiliki peran yang penting bagi ekonomi nasional tidak hanya di perdesaan tetapi juga di perkotaan. Pemilihan lokasi dalam usahtani jagung manis dan usahatani jagung pipil ...
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
ENKRIPSI DAN DEKRIPSI CITRA MENGGUNAKAN METODE FRAKTAL
Enkripsi citra dengan metode fraktal adalah proses penyandian yang mengubah citra asli (plain image) menjadi citra yang tidak bisa dimengerti (cipher image) dengan menggunakan citr...
Iptek Bagi Masyarakat Perbaikan Teknologi Pengolahan Jagung Bagi Kelompok Wanita Tani di Kecamatan Kutasari, Purbalingga
Iptek Bagi Masyarakat Perbaikan Teknologi Pengolahan Jagung Bagi Kelompok Wanita Tani di Kecamatan Kutasari, Purbalingga
KWT Enggal Sukses dan KWT Mekar Sari  merupakan kelompok afinitas yang bergerak dalam mengolah potensi lokal, terutama jagung. Tujuan  kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini a...
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang Raja sebagai bahan pembuatan pellet dan mengetahui bagaimana cara pembuatan pellet kulit pisang raja dan untuk menge...
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
PENGGUNAAN CITRA HIMPUNAN JULIA SEBAGAI CITRA SAMPUL UNTUK MENYEMBUNYIKAN CITRA RAHASIA
Steganografi dengan metode fraktal (fractal steganography) adalah teknik menyembunyikan informasi atau pesan, yang dapat berupa citra rahasia, dalam suatu citra sampul (cover image...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...

Back to Top