Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepatuhan implementasi UU No. 6 tahun 2014, dan pasal 100 PP No. 43 Tahun 2014 pada aparat kampung, menganalisis manfaat dana kampung bagi masyarakat, dan menganalisis kendala-kendala yang dihadapi dalam mengelola dana Kampung di Distrik Aitinyo Utara. Tahun anggaran yang di telusuri yaitu tahun 2019-2021. Penelitian ini dilaksanakan pada 12 kampung pada Distrik Aitinyo Utara Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan tertentu yaitu aparat kampung dan masyarakat kampung yang memahami proses perencanaan dan pelaksanan pembangunan kampung. Alat analisi yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi dana kampung pada 12 kampung distrik Aitinyo Utara kurang patuh pada regulasi, terbukti dengan dana desa sebelum tahun 2020 semuanya digunakan untuk pembangunan fisik, namun sejak tahun 2020 – 2021 alokasi dana desa sudah mengarah kepada tingkat kepatuhan, walaupun belum patuh 100 persen. Alokasi untuk peningkatan kapasitas SDM aparat kampung mulai dianggarkan di tahun 2022. Alokasi dana kampung pada 12 kampung di Distrik Aitinyo Utara persentasenya sama yaitu 40 persen untuk Bantuan Langsung Tunai, 20 persen untuk ketahanan pangan, 8 persen untuk penanganan covid-19 dan 25 persen untuk kebutuhan tidak terduga. Pengelolaan Dana Kampung memberi manfaat yang sangat besar bagi masyarakat di Distrik Aitinyo Utara, namun belum maksimal.Kendala yang dihadapi dalam pengelolaan dana kampung pada 12 kampung yaitu beberapa kampung kurang transparan dalam pengelolaan dana kampung karena hanya dilakukan oleh kepala kampung dan bendahara, hal ini terjadi sebagai akibat dari bendahara selalu diangkat berkisar “keluarga dalam”. Hal lainnya yaitu kepala kampung dari “keturunan bobot” sangat berpengaruh pada pengelolaaan dana kampung yang sangat tertutup.
Title: Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Description:
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepatuhan implementasi UU No.
6 tahun 2014, dan pasal 100 PP No.
43 Tahun 2014 pada aparat kampung, menganalisis manfaat dana kampung bagi masyarakat, dan menganalisis kendala-kendala yang dihadapi dalam mengelola dana Kampung di Distrik Aitinyo Utara.
Tahun anggaran yang di telusuri yaitu tahun 2019-2021.
Penelitian ini dilaksanakan pada 12 kampung pada Distrik Aitinyo Utara Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat.
Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan tertentu yaitu aparat kampung dan masyarakat kampung yang memahami proses perencanaan dan pelaksanan pembangunan kampung.
Alat analisi yang digunakan adalah analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi dana kampung pada 12 kampung distrik Aitinyo Utara kurang patuh pada regulasi, terbukti dengan dana desa sebelum tahun 2020 semuanya digunakan untuk pembangunan fisik, namun sejak tahun 2020 – 2021 alokasi dana desa sudah mengarah kepada tingkat kepatuhan, walaupun belum patuh 100 persen.
Alokasi untuk peningkatan kapasitas SDM aparat kampung mulai dianggarkan di tahun 2022.
Alokasi dana kampung pada 12 kampung di Distrik Aitinyo Utara persentasenya sama yaitu 40 persen untuk Bantuan Langsung Tunai, 20 persen untuk ketahanan pangan, 8 persen untuk penanganan covid-19 dan 25 persen untuk kebutuhan tidak terduga.
Pengelolaan Dana Kampung memberi manfaat yang sangat besar bagi masyarakat di Distrik Aitinyo Utara, namun belum maksimal.
Kendala yang dihadapi dalam pengelolaan dana kampung pada 12 kampung yaitu beberapa kampung kurang transparan dalam pengelolaan dana kampung karena hanya dilakukan oleh kepala kampung dan bendahara, hal ini terjadi sebagai akibat dari bendahara selalu diangkat berkisar “keluarga dalam”.
Hal lainnya yaitu kepala kampung dari “keturunan bobot” sangat berpengaruh pada pengelolaaan dana kampung yang sangat tertutup.

Related Results

POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
Keberlanjutan Kampung Lama Berbasis Potensi Kearifan Lokal di Kota Semarang
Keberlanjutan Kampung Lama Berbasis Potensi Kearifan Lokal di Kota Semarang
The old kampung is an embryo of urban development which has historical and cultural values, as well as the identity. However, the old kampung is threatened physically and noThe old...
Menjejak sejarah Kampung Jawa Klang.
Menjejak sejarah Kampung Jawa Klang.
Kampung-kampung tradisional telah menjaadi mercu tanda penting dalam kepelbagaian budaya negara. Terdapat lapan jenis kampung di Malaysia yang berdasarkan ciri-ciri terperinci. Sej...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...

Back to Top