Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Qasidah Burdah Karya Muhammad Bin Zaid Al-Bushiri berdasarkan Semiotika Roland Barthes

View through CrossRef
Banyak karya sastra mengungkapkan bahasa kiasan dalam arti daripada secara langsung mengacu pada sesuatu yang dipertanyakan atau makna aslinya. Qasidah Burdah oleh Syarafuddin Abu Abdullah Muhammad Bin Zaid Al-Bushiri adalah salah satu qasidah yang berisi puji-pujian kepada Nabi Muhammad. Di dalamnya banyak ditemukan bahasa kiasan, bentuk bahasa kiasannya berupa pujian kemudian berkembang pada tahap konotasi dan denotasi bahkan dapat dikembangkan pada tahap wacana mitis. Dalam penelitian ini memberikan penjelasan mengenai makna konotasi dan denotasi dalam Qasidah Burdah serta makna mitos yang terkandung di dalamnya. Peneliti menggunakan literature review berupa artikel dan sumber yang dapat mendukung penelitian dan relevan dengan topik. Dalam studi, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif karena penulis mendeskripsikan makna dan makna konotatif dan denotatif dalam Qasidah Burdah dengan menggunakan teori semiotika roland Barthes. Hasil penelitian ditemukan 15 data, menunjukkan adanya makna konotatif dan makna denotatif dari makna kiasan yang dalam makna konotasi dikaitkan dengan situasi dan kondisi, juga ditemukan pesan mitos bahwa Nabi Muhammad Saw, pemberi petunjuk kepada seseorang yang berada dalam kegelapan dan membuat hidup menjadi terang.
Title: Analisis Qasidah Burdah Karya Muhammad Bin Zaid Al-Bushiri berdasarkan Semiotika Roland Barthes
Description:
Banyak karya sastra mengungkapkan bahasa kiasan dalam arti daripada secara langsung mengacu pada sesuatu yang dipertanyakan atau makna aslinya.
Qasidah Burdah oleh Syarafuddin Abu Abdullah Muhammad Bin Zaid Al-Bushiri adalah salah satu qasidah yang berisi puji-pujian kepada Nabi Muhammad.
Di dalamnya banyak ditemukan bahasa kiasan, bentuk bahasa kiasannya berupa pujian kemudian berkembang pada tahap konotasi dan denotasi bahkan dapat dikembangkan pada tahap wacana mitis.
Dalam penelitian ini memberikan penjelasan mengenai makna konotasi dan denotasi dalam Qasidah Burdah serta makna mitos yang terkandung di dalamnya.
Peneliti menggunakan literature review berupa artikel dan sumber yang dapat mendukung penelitian dan relevan dengan topik.
Dalam studi, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif karena penulis mendeskripsikan makna dan makna konotatif dan denotatif dalam Qasidah Burdah dengan menggunakan teori semiotika roland Barthes.
Hasil penelitian ditemukan 15 data, menunjukkan adanya makna konotatif dan makna denotatif dari makna kiasan yang dalam makna konotasi dikaitkan dengan situasi dan kondisi, juga ditemukan pesan mitos bahwa Nabi Muhammad Saw, pemberi petunjuk kepada seseorang yang berada dalam kegelapan dan membuat hidup menjadi terang.

Related Results

EKSISTENSI PERTUNJUKAN MUSIK TRADISI BURDAH
EKSISTENSI PERTUNJUKAN MUSIK TRADISI BURDAH
This paper is based on the results of research aimed at describing the existence and development of Burdah music performances in Lombok Timur. This type of qualitative research is ...
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
ABSTRACTThe importance of fashion campaigns in the process of political communication in Indonesia has gained its own spotlight over the years. Clothing is seen to have an artifact...
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif tentang Karya Perupa Bali Dalam Merespon Pandemi Covid 19 Dengan Analisis Semiotika Roland Barthes . Tuj...
ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA PADA LIRIK LAGU “TAK SEKEDAR CINTA” KARYA DNANDA
ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA CINTA PADA LIRIK LAGU “TAK SEKEDAR CINTA” KARYA DNANDA
This study examines the meaning of love in the lyrics of Dnanda's song "Tak Sekedar Cinta" by using Roland Barthes' semiotic theory. In this semiotic analysis, Roland Barthes exami...
Analisis Semiotika Nilai Kolektivitas Remaja dalam Anime Wind Breaker (Perspektif Roland Barthes)
Analisis Semiotika Nilai Kolektivitas Remaja dalam Anime Wind Breaker (Perspektif Roland Barthes)
Film is an effective medium to introduce a country's culture to other countries as well as acting as a form of literary work. This research aims to analyze the representation of Sh...
ANALISIS FILM ANIMASI THE WIND RISES
ANALISIS FILM ANIMASI THE WIND RISES
Film animasi "The Wind Rises" (judul asli: Kaze Tachinu) karya Studio Ghibli dan disutradarai oleh Hayao Miyazaki, telah menjadi sorotan internasional sejak dirilis pada tahun 2013...
IMPLEMENTASI EKSTRAKURIKULER QASIDAH DI MI MIFTAHUL HUDA I KOTA PALANGKA RAYA
IMPLEMENTASI EKSTRAKURIKULER QASIDAH DI MI MIFTAHUL HUDA I KOTA PALANGKA RAYA
The implementation of qasidah tambourine religious extracurricular activities is a kind of religious art, polite, relaxed and meaningful, and has many religious benefits that can b...
Bringing Out “Roland Barthes” From Chu T'ien-Wen's Notes of a Desolate Man (Huangren Shouji)
Bringing Out “Roland Barthes” From Chu T'ien-Wen's Notes of a Desolate Man (Huangren Shouji)
This essay attempts to “bring out” Roland Barthes as an unnamable textual figure in the Taiwanese writer Chu T'ien-wen's Huangren shouji (Notes of a Desolate Man). Chu's “gay novel...

Back to Top