Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PARADIGMA EKOLOGIS DALAM DONGENG MASYARAKAT INDIAN AMERIKA: KAJIAN EKOKRITIK

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mempelajari cerita rakyat Indian Amerika dengan perspektif ekokritisme. Metode penelitian pustaka menggunakan 11 cerita rakyat sebagai sumber data primer. Pilihan cerita rakyat ini didasarkan pada asal geografis mereka sehingga dapat mewakili berbagai wilayah suku asli Amerika. Semua cerita rakyat tersebut sudah dalam bentuk naratif dan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Sumber untuk cerita rakyat adalah Native American Folktales, diedit oleh Thomas A.Green (2009), dan Native American Fairytales, Folktales, and Fables (2017). Penelitian ini menetapkan dua tujuan, yaitu: (1) mengamati hubungan dan interaksi antara manusia dengan lingkungan alam yang disajikan dalam cerita rakyat, dan (2) mengungkap paradigma ekologis yang mendasari relasi dan interaksinya. Terlihat bahwa interaksi antara manusia dan lingkungan alamnya didasarkan pada saling pengertian, rasa hormat, dan kesetaraan. Suku asli Amerika percaya bahwa manusia datang ke dunia ini, dan bertahan hingga sekarang, hanya karena bantuan makhluk lain di alam. Manusia itu rapuh dan lemah dibandingkan makhluk lain. Paradigma ekologi yang mendasari keharmonisan hubungan antara manusia dan alam adalah sebagai berikut: (1) keberadaan lingkungan alam mendahului keberadaan manusia maka manusia harus bersyukur kepada pendahulunya; (2) semua makhluk di lingkungan alam memiliki jiwa, sama seperti manusia, sehingga mereka setara; (3) keberlanjutan manusia sangat bergantung pada keutuhan lingkungan alam. Artinya untuk menopang kehidupan manusia, manusia harus menjaga kesehatan alam.This research aims at studying American Indian folktales using the perspectives of ecocriticism. The library research method is applied, using 11 folktales as the sources for the primary data. The choice of these folktales is based on their geographical origins so that they could represent various areas of Native American tribes. All of the folktales are already in the form of narrative and have already been translated into English. Sources for the folktales are Native American Folktales, edited by Thomas A. Green (2009), and Native American Fairytales, Folktales, and Fables (2017). This research sets up two objectives, namely: (1) to observe the relation and interaction between human beings and their natural environment presented in the folktales, and (2) to reveal the ecological paradigms underlying their relation and interaction. It is observed in all of the folktales that the interactions between human beings and their natural environment are grounded on mutual understanding, respect, and equality. Native American tribes believe that humans beings came into this world, and survive up to now, only because of the help from other creatures in nature. Human beings are frail and weak compared to other beings. The ecological paradigms underlying the harmonious relationship between human beings and nature are as follows: (1) the existence of natural environment precedes the existence of human beings, and consequently, humans being should be thankful to their predecessors; (2) all creatures in the natural environment have souls, just like human beings, and thus they are equal; (3) the sustainability of human beings greatly depends on the wholesomeness of natural environment. This means that to sustain human beings’ life, human beings must preserve the health of nature. 
Sanata Dharma University
Title: PARADIGMA EKOLOGIS DALAM DONGENG MASYARAKAT INDIAN AMERIKA: KAJIAN EKOKRITIK
Description:
Penelitian ini bertujuan mempelajari cerita rakyat Indian Amerika dengan perspektif ekokritisme.
Metode penelitian pustaka menggunakan 11 cerita rakyat sebagai sumber data primer.
Pilihan cerita rakyat ini didasarkan pada asal geografis mereka sehingga dapat mewakili berbagai wilayah suku asli Amerika.
Semua cerita rakyat tersebut sudah dalam bentuk naratif dan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
Sumber untuk cerita rakyat adalah Native American Folktales, diedit oleh Thomas A.
Green (2009), dan Native American Fairytales, Folktales, and Fables (2017).
Penelitian ini menetapkan dua tujuan, yaitu: (1) mengamati hubungan dan interaksi antara manusia dengan lingkungan alam yang disajikan dalam cerita rakyat, dan (2) mengungkap paradigma ekologis yang mendasari relasi dan interaksinya.
Terlihat bahwa interaksi antara manusia dan lingkungan alamnya didasarkan pada saling pengertian, rasa hormat, dan kesetaraan.
Suku asli Amerika percaya bahwa manusia datang ke dunia ini, dan bertahan hingga sekarang, hanya karena bantuan makhluk lain di alam.
Manusia itu rapuh dan lemah dibandingkan makhluk lain.
Paradigma ekologi yang mendasari keharmonisan hubungan antara manusia dan alam adalah sebagai berikut: (1) keberadaan lingkungan alam mendahului keberadaan manusia maka manusia harus bersyukur kepada pendahulunya; (2) semua makhluk di lingkungan alam memiliki jiwa, sama seperti manusia, sehingga mereka setara; (3) keberlanjutan manusia sangat bergantung pada keutuhan lingkungan alam.
Artinya untuk menopang kehidupan manusia, manusia harus menjaga kesehatan alam.
This research aims at studying American Indian folktales using the perspectives of ecocriticism.
The library research method is applied, using 11 folktales as the sources for the primary data.
The choice of these folktales is based on their geographical origins so that they could represent various areas of Native American tribes.
All of the folktales are already in the form of narrative and have already been translated into English.
Sources for the folktales are Native American Folktales, edited by Thomas A.
Green (2009), and Native American Fairytales, Folktales, and Fables (2017).
This research sets up two objectives, namely: (1) to observe the relation and interaction between human beings and their natural environment presented in the folktales, and (2) to reveal the ecological paradigms underlying their relation and interaction.
It is observed in all of the folktales that the interactions between human beings and their natural environment are grounded on mutual understanding, respect, and equality.
Native American tribes believe that humans beings came into this world, and survive up to now, only because of the help from other creatures in nature.
Human beings are frail and weak compared to other beings.
The ecological paradigms underlying the harmonious relationship between human beings and nature are as follows: (1) the existence of natural environment precedes the existence of human beings, and consequently, humans being should be thankful to their predecessors; (2) all creatures in the natural environment have souls, just like human beings, and thus they are equal; (3) the sustainability of human beings greatly depends on the wholesomeness of natural environment.
This means that to sustain human beings’ life, human beings must preserve the health of nature.
 .

Related Results

Tugas Pembelajaran Berbasis TI ( Menyimak Dongeng) Inggit Shivani K1217033
Tugas Pembelajaran Berbasis TI ( Menyimak Dongeng) Inggit Shivani K1217033
Keterampilan berbahasa salah satunya yaitu menyimak, menyimak merupakan keterampilan berbahasa yang ada, berdasarkan kegiatan yang harus dikuasai terlebih dahulu karena setiap akti...
NILAI EDUKASI TERHADAP ANAK DALAM DONGENG TING-TING-TING! KARYA ASRI ANDARINIPADA SITUS WEB LET’S READ ASIA(KAJIAN SASTRA ANAK)
NILAI EDUKASI TERHADAP ANAK DALAM DONGENG TING-TING-TING! KARYA ASRI ANDARINIPADA SITUS WEB LET’S READ ASIA(KAJIAN SASTRA ANAK)
Penelitian berjudul “Nilai Edukasi terhadap Anak dalam Pesan dalam Amplop Karya Yulina Triharningsih Dongeng pada Situs Web Let’s Read Asia (Kajian Sastra Anak)” bertujuan untuk me...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Tema Konservasi Lingkungan Hidup pada Buku Antologi Cerpen Lingkungan (ANCELI) Karya Ni Putu Anik Erawati dkk: Sebuah Kajian Ekokritik
Tema Konservasi Lingkungan Hidup pada Buku Antologi Cerpen Lingkungan (ANCELI) Karya Ni Putu Anik Erawati dkk: Sebuah Kajian Ekokritik
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ekokritik etika lingkungan dan upaya konservasi dalam buku Antologi Cerpen Lingkungan (ANCELI) karya Ni Putu Anik Erawati dkk....
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF DONGENG KREATIF UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS APLIKASI
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF DONGENG KREATIF UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS APLIKASI
Dongeng lokal yang dahulu sangat diminati anak-anak, sekarang tergeser oleh cerita kartun dan komik dari negara lain. Padahal dongeng lokal sarat dengan nilai kearifan lokal yang b...
Kajian Ekokritik Sastra: Representasi Lingkungan dan Alam dalam 50 Cerpen Tani Karya E. Rokajat Asura dkk.
Kajian Ekokritik Sastra: Representasi Lingkungan dan Alam dalam 50 Cerpen Tani Karya E. Rokajat Asura dkk.
Ekokritik atau kritik lingkungan adalah perlakuan terhadap alam dengan adil dan hormat. Ekokritik melihat hubungan antara sastra dengan lingkungan fisik yang timbul akibat krisis l...

Back to Top