Javascript must be enabled to continue!
MAKNA FILOSOFIS TRADISI WIWIT PANEN MASYARAKAT DESA MURUKAN KECAMATAN MOJOAGUNG
View through CrossRef
Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap tradisi wiwit panen pada masyarakat desa murukan yang terletak di kecamatan mojoagung yang masih dilestarikan dan dikembangkan sampai saat ini. Upacara wiwit merupakan suatu tradisi memulai memotong padi menjelang panen dengan berbagai ritual upacara dan hanya dilakukan oleh seseorang yang bermata pencarian sebagai petani. Tradisi wiwit masih ada dan masih dilakukan oleh masyarakat petani desa murukan dengan cara yang lengkap. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pelaksanaan tradisi wiwit panen Desa Murukan Kecamatan Mojoagung dan bagaimana makna filosofis tradisi wiwit panen Desa Murukan kecamatan Mojoagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan simak catat. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pertama, masyarakat Desa Murukan melakukan tradisi wiwit panen secara rutin dalam setiap tahun, pelaksanaanya menentukan hari, perlengkapan sesaji, yang kedua makna filosofis dari tradisi wiwit panen di Desa Murukan tidak melenceng dari ajaran agama islam melainkan mempererat budaya dan tradisi yang sudah turun temurun dilestarikan sehingga tradisi wiwit panen tetap terlaksanan seiring perkembangan zaman.
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: MAKNA FILOSOFIS TRADISI WIWIT PANEN MASYARAKAT DESA MURUKAN KECAMATAN MOJOAGUNG
Description:
Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap tradisi wiwit panen pada masyarakat desa murukan yang terletak di kecamatan mojoagung yang masih dilestarikan dan dikembangkan sampai saat ini.
Upacara wiwit merupakan suatu tradisi memulai memotong padi menjelang panen dengan berbagai ritual upacara dan hanya dilakukan oleh seseorang yang bermata pencarian sebagai petani.
Tradisi wiwit masih ada dan masih dilakukan oleh masyarakat petani desa murukan dengan cara yang lengkap.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pelaksanaan tradisi wiwit panen Desa Murukan Kecamatan Mojoagung dan bagaimana makna filosofis tradisi wiwit panen Desa Murukan kecamatan Mojoagung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif.
Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan simak catat.
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pertama, masyarakat Desa Murukan melakukan tradisi wiwit panen secara rutin dalam setiap tahun, pelaksanaanya menentukan hari, perlengkapan sesaji, yang kedua makna filosofis dari tradisi wiwit panen di Desa Murukan tidak melenceng dari ajaran agama islam melainkan mempererat budaya dan tradisi yang sudah turun temurun dilestarikan sehingga tradisi wiwit panen tetap terlaksanan seiring perkembangan zaman.
.
Related Results
MAKNA FILOSOFIS TRADISI WIWIT PANEN MASYARAKAT DESA MURUKAN KECAMATAN MOJOAGUNG
MAKNA FILOSOFIS TRADISI WIWIT PANEN MASYARAKAT DESA MURUKAN KECAMATAN MOJOAGUNG
Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap tradisi wiwit panen pada masyarakat desa murukan yang terletak di kecamatan mojoagung yang masih dilestarikan dan dikemba...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak
UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
SEJARAH KALENTUNO GHOLEO PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA LABUNTI KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA (1971-2022)1
SEJARAH KALENTUNO GHOLEO PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA LABUNTI KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA (1971-2022)1
ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk menguraikan latar belakang pelaksanaan tradisi kalentuno gholeo pada masyarakat di desa Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten M...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Hubungan Antara Fenologi Tanaman dengan Hasil dan Mutu Rajangan Kering Tembakau Temanggung
Hubungan Antara Fenologi Tanaman dengan Hasil dan Mutu Rajangan Kering Tembakau Temanggung
<p>Hasil dan mutu tembakau temanggung merupakan hasil interaksi antara pengaruh genetik tanaman dan kondisi lingkungan tumbuh. Pada tembakau virginia, fenologi tanaman merupa...
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
Abstract: Dukuh Lumbu in the village is the village Lumansari (residential) sub ethnic Javanese which is known as the Kalang of Java, they were known as the Kalang people. Group Lo...
Language Variation in The Speech of The “Napak Tilas” Community (NTPA) Mojoagung In Whatsapp Group
Language Variation in The Speech of The “Napak Tilas” Community (NTPA) Mojoagung In Whatsapp Group
This research aims to describe the types of language variations and language functions in the speech of the NTPA Mojoagung community in the WhatsApp group. The method in this resea...

