Javascript must be enabled to continue!
Kajian Capaian Indikator Makro Pembangunan Kota Subulussalam Tahun 2015-2020
View through CrossRef
Kinerja pemerintahan daerah memiliki target yang diukur dengan sebuah alat ukur. Target kinerja dituangkan dalam sebuah dokumen perencanaan. Indikator utama dalam pengukuran capaian kinerja tahunan ada dua, yaitu Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kunci. Aspek inti dari penelitian ini adalah aspek kepentingan bersama. Aspek ini diukur dengan indikator makro, meliputi kebutuhan dasar masyarakat Subulussalam dalam hal pembangunan manusia, ketertiban dan ketenteraman, pemerataan pendapatan dan kesempatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya perbedaan antara target dan realisasi kinerja dengan menggunakan pengujian statistika yaitu uji Mann-Whitney. Data yang digunakan merupakan data indikator makro pembangunan daerah, yaitu Laju Pertumbuhan Ekonomi (%), Angka Kemiskinan (%), Rata-rata Lama Sekolah atau RLS (tahun), Indeks GINI, Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT (%), Angka Harapan Hidup atau AHH (tahun), dan Angka Melek Huruf. Data terdiri atas 2 variabel, yaitu target kinerja yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Subulussalam dan implementasi indikator kinerja dari tahun 2015-2020. Hasil yang diperoleh adalah terdapat 3 indikator yang realisasi kinerja hampir mendekati target kinerja pada selang kepercayaan 99%, yaitu angka kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Angka Melek Huruf. Terdapat 4 indikator pada selang kepercayaan 95% dan 90%, dimana realisasi kinerja hampir mendekati target kinerja, yaitu Angka Kemiskinan, Indeks GINI, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Angka Melek Huruf. Sedangkan untuk indikator lainnya terdapat perbedaan yang signifikan antara target kinerja dan realisasi kinerja.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Kajian Capaian Indikator Makro Pembangunan Kota Subulussalam Tahun 2015-2020
Description:
Kinerja pemerintahan daerah memiliki target yang diukur dengan sebuah alat ukur.
Target kinerja dituangkan dalam sebuah dokumen perencanaan.
Indikator utama dalam pengukuran capaian kinerja tahunan ada dua, yaitu Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kunci.
Aspek inti dari penelitian ini adalah aspek kepentingan bersama.
Aspek ini diukur dengan indikator makro, meliputi kebutuhan dasar masyarakat Subulussalam dalam hal pembangunan manusia, ketertiban dan ketenteraman, pemerataan pendapatan dan kesempatan kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya perbedaan antara target dan realisasi kinerja dengan menggunakan pengujian statistika yaitu uji Mann-Whitney.
Data yang digunakan merupakan data indikator makro pembangunan daerah, yaitu Laju Pertumbuhan Ekonomi (%), Angka Kemiskinan (%), Rata-rata Lama Sekolah atau RLS (tahun), Indeks GINI, Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT (%), Angka Harapan Hidup atau AHH (tahun), dan Angka Melek Huruf.
Data terdiri atas 2 variabel, yaitu target kinerja yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Subulussalam dan implementasi indikator kinerja dari tahun 2015-2020.
Hasil yang diperoleh adalah terdapat 3 indikator yang realisasi kinerja hampir mendekati target kinerja pada selang kepercayaan 99%, yaitu angka kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Angka Melek Huruf.
Terdapat 4 indikator pada selang kepercayaan 95% dan 90%, dimana realisasi kinerja hampir mendekati target kinerja, yaitu Angka Kemiskinan, Indeks GINI, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Angka Melek Huruf.
Sedangkan untuk indikator lainnya terdapat perbedaan yang signifikan antara target kinerja dan realisasi kinerja.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Subulussalam
Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Subulussalam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Infrastruktur Jalan, Infrastruktur air, danĀ Infrastruktur Listik terhadap pertumbuhan Ekonomi di kota Subulussalam. Jenis data y...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Evaluasi Kinerja Sekretariat Daerah Kota Medan
Evaluasi Kinerja Sekretariat Daerah Kota Medan
Untuk mencapai Akuntabilitas Instansi Pemerintah yang baik, Sekretariat Daerah selaku unsur pembantu pimpinan, dituntut selalu melakukan pembenahan kinerja. Pembenahan kinerja diha...
Penyebaran Informasi Pembangunan Daerah pada Masyarakat Wilayah Pesisir Kota Kendari
Penyebaran Informasi Pembangunan Daerah pada Masyarakat Wilayah Pesisir Kota Kendari
Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses penyebaran informasi pembangunan daerah di wilayah pesisir Kota Kendari, bentuk media pada penyebaran informasi pembangunan dae...
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
<p><em><span lang="IN">Kawasan Pekansikawan sebagai kawasan metropolitan terdiri dari </span><span lang="EN-US">Kota </span><span lang="IN"&g...
HABIBAH IBRAHIM KASIM_Resume kelompok 10
HABIBAH IBRAHIM KASIM_Resume kelompok 10
Kebijakan moneter adalah tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter(biasanya bank sentral) untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dan kredit yang pada gilirannya akan mempengaru...
ANALISIS CAPAIAN INDEKS PEMBANGUNAN KESEHATAN MASYARAKAT PADA INDIKATOR PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PROPINSI JAMBI
ANALISIS CAPAIAN INDEKS PEMBANGUNAN KESEHATAN MASYARAKAT PADA INDIKATOR PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PROPINSI JAMBI
Tahun 2013 Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) dijabarkan dalam tujuh kelompok indikator yaitu kesehatan balita, kesehatan reproduksi, pelayanan kesehatan, perilaku kese...

