Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Model RNN, Model LSTM, dan Model GRU dalam Memprediksi Harga Saham-Saham LQ45
View through CrossRef
Harga saham selalu mengalami fluktuasi, dapat naik dan dapat turun. Ketidakpastian tersebut dapat menyebabkan kerugian, jika salah dalam memprediksi arah pergerakan harga saham. Prediksi arah pergerakan harga saham yang lebih akurat dapat mengurangi risiko kerugian. Pada penelitian ini, prediksi arah pergerakan harga saham menggunakan faktor yang mempengaruhi arah pergerakan saham itu sendiri, yaitu harga saham sebagai variabel prediktor. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan antara model Recurrent Neural Network (RNN), model Long Short-Term Memory (LSTM), dan model Gated Recurrent Unit (GRU) dalam memprediksi harga saham. Data harga saham yang digunakan pada penelitian ini adalah data harga saham-saham yang terdaftar di indeks LQ45. Performa model-model yang digunakan dievaluasi dengan Root Mean Squared Error, Mean Squared Error, dan Mean Absolute Error. Pada penelitian digunakan hyperparameter yang sama untuk semua model yaitu {epoch = 200, batch size = 32, dan units = 24}. Dari rata-rata RMSE, rata-rata MSE, dan MAE yang dihasilkan dari 3 model yang digunakan, disimpulkan bahwa model GRU memiliki akurasi yang lebih baik dari model Recurrent Neural Network (RNN) dan model Long Short-Term Memory (LSTM).
Title: Perbandingan Model RNN, Model LSTM, dan Model GRU dalam Memprediksi Harga Saham-Saham LQ45
Description:
Harga saham selalu mengalami fluktuasi, dapat naik dan dapat turun.
Ketidakpastian tersebut dapat menyebabkan kerugian, jika salah dalam memprediksi arah pergerakan harga saham.
Prediksi arah pergerakan harga saham yang lebih akurat dapat mengurangi risiko kerugian.
Pada penelitian ini, prediksi arah pergerakan harga saham menggunakan faktor yang mempengaruhi arah pergerakan saham itu sendiri, yaitu harga saham sebagai variabel prediktor.
Pada penelitian ini dilakukan perbandingan antara model Recurrent Neural Network (RNN), model Long Short-Term Memory (LSTM), dan model Gated Recurrent Unit (GRU) dalam memprediksi harga saham.
Data harga saham yang digunakan pada penelitian ini adalah data harga saham-saham yang terdaftar di indeks LQ45.
Performa model-model yang digunakan dievaluasi dengan Root Mean Squared Error, Mean Squared Error, dan Mean Absolute Error.
Pada penelitian digunakan hyperparameter yang sama untuk semua model yaitu {epoch = 200, batch size = 32, dan units = 24}.
Dari rata-rata RMSE, rata-rata MSE, dan MAE yang dihasilkan dari 3 model yang digunakan, disimpulkan bahwa model GRU memiliki akurasi yang lebih baik dari model Recurrent Neural Network (RNN) dan model Long Short-Term Memory (LSTM).
Related Results
Aplikasi Peramalan Harga Saham Perusahaan Lq45 Dengan Menggunakan Metode Arima
Aplikasi Peramalan Harga Saham Perusahaan Lq45 Dengan Menggunakan Metode Arima
Bursa efek Indonesia memiliki daftar perusahaan yang mempunyai kinerja dan performa perusahaan yang baik. Yang dimana bisa dilihat dari perkembangan perusahaan tersebut beberapa ta...
High-precision blood glucose prediction and hypoglycemia warning based on the LSTM-GRU model
High-precision blood glucose prediction and hypoglycemia warning based on the LSTM-GRU model
Objective: The performance of blood glucose prediction and hypoglycemia warning based on the LSTM-GRU (Long Short Term Memory - Gated Recurrent Unit) model was evaluated. Methods: ...
Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas dan Kebijakan Dividen terhadap Harga Saham
Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas dan Kebijakan Dividen terhadap Harga Saham
Penelitian dibentuk atas dasar fenomena yang terjadi pada periode penelitian serta adanya beberapa perbedaan hasil penelitian (research gap) pada penelitian sebelumnya sehingga pen...
PERBANDINGAN FUZZY TIME SERIESPERBANDINGAN FUZZY TIME SERIES MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM
PERBANDINGAN FUZZY TIME SERIESPERBANDINGAN FUZZY TIME SERIES MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM MARKOV CHAIN DAN CHENG UNTUK MERAMALKAN HARGA SAHAM
AbstrakSeorang investor saham harus bisa memprediksi pergerakan harga saham. Menurut Ilafi et al. (2020), seorang pemilik saham harus bisa membuat keputusan kapan waktu yang tepat ...
Pengaruh Rasio Keuangan dan Ukuran Perusahaan terhadap Harga Saham
Pengaruh Rasio Keuangan dan Ukuran Perusahaan terhadap Harga Saham
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas terhadap harga saham. Untuk menguji pengaruh solvabilitas terhadap harga saham. Untuk menguji pengaruh likuid...
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Tujuan dari penelitian ini 1). menganalisis perkembangan harga kebutuhan pangan di pasar tradisional di Kota Makassar., 2). menganalisis pengaruh harga bawang merah, harga bawang ...
PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), RETURN ON EQUITY (ROE) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN RETAIL TRADE
PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), RETURN ON EQUITY (ROE) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN RETAIL TRADE
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Earning Per Share (EPS), Return On Equity (ROE) dan Debt To Equity Ratio (DER) terhadap harga saham pada perusahaan Retail Trade ...
MODEL BLACK-SCHOLES OPSI CALL DAN OPSI PUT TIPE EROPA DENGAN DIVIDEN PADA KEADAAN CONSTANT MARKET
MODEL BLACK-SCHOLES OPSI CALL DAN OPSI PUT TIPE EROPA DENGAN DIVIDEN PADA KEADAAN CONSTANT MARKET
Opsi tipe Eropa adalah suatu bentuk perjanjian berupa kontrak yang memberikan pemegang opsi suatu hak tetapi bukan suatu kewajiban untuk membeli atau menjual aset tertentu dengan h...

