Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH MODAL, PENGALAMAN, JAM KERJA DAN HARGA KAKAO TERHADAP PENDAPATAN PETANI KAKAO DI TAMAN TEKNOLOGI PERTANIAN NGLANGGERAN
View through CrossRef
Indonesia sangat mengandalkan sektor pertaniannya terutama subsektor perkebunannya. Salah satukomoditi yang sering dibudidayakan adalah kakao. Daerah Desa Nlglanggeran bahkan memiliki fasilitas berupa Taman Teknologi Pertanian sehingga memang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani kakao Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh modal, pengalaman, lama kerja dan harga kakao terhadap pendapatan petani kakao di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran. Penelitian ini melibatkan responden sebanyak 30 petani kakao dengan metode simple random sampling. Kuesioner digunakan sebagai alat pengunpuk data dan dilakukan dengan metode wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua variabel yang mempengeruhi pendapatan kakao dan dua variabel lainya yang tidak mempengaruhi. Variabel modal dan harga kakao mempengaruhi pendapatan petani kakao sedangkan variabel pengalaman dan jam kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan petani. Nilai koefisien regresi variabel modal adalah 3,44. Hal tersebut berarti bahwa kenaikan modal sebesar 1 satuan akan meningkatkan pendapatan petani kakao sebesar 3,44 satuan. Nilai koefisien regresi variabel harga kakao adalah 1,25. Hal tersebut berarti bahwa kenaikan harga kakao sebesar 1 satuan akan meningkatkan pendapatan petani kakao sebesar 1,25 satuan.
Universitas Duta Bangsa Surakarta
Title: PENGARUH MODAL, PENGALAMAN, JAM KERJA DAN HARGA KAKAO TERHADAP PENDAPATAN PETANI KAKAO DI TAMAN TEKNOLOGI PERTANIAN NGLANGGERAN
Description:
Indonesia sangat mengandalkan sektor pertaniannya terutama subsektor perkebunannya.
Salah satukomoditi yang sering dibudidayakan adalah kakao.
Daerah Desa Nlglanggeran bahkan memiliki fasilitas berupa Taman Teknologi Pertanian sehingga memang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani kakao Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh modal, pengalaman, lama kerja dan harga kakao terhadap pendapatan petani kakao di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran.
Penelitian ini melibatkan responden sebanyak 30 petani kakao dengan metode simple random sampling.
Kuesioner digunakan sebagai alat pengunpuk data dan dilakukan dengan metode wawancara.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua variabel yang mempengeruhi pendapatan kakao dan dua variabel lainya yang tidak mempengaruhi.
Variabel modal dan harga kakao mempengaruhi pendapatan petani kakao sedangkan variabel pengalaman dan jam kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan petani.
Nilai koefisien regresi variabel modal adalah 3,44.
Hal tersebut berarti bahwa kenaikan modal sebesar 1 satuan akan meningkatkan pendapatan petani kakao sebesar 3,44 satuan.
Nilai koefisien regresi variabel harga kakao adalah 1,25.
Hal tersebut berarti bahwa kenaikan harga kakao sebesar 1 satuan akan meningkatkan pendapatan petani kakao sebesar 1,25 satuan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
Indonesia merupakan penghasil kakao terbesar ketiga di dunia. Sebagian besar kakao diekspor keluar negeri. Maka pemerintah menerapkan peraturan yang membatasi ekspor kakao. Menurun...
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
Agribisnis kakao di Kabupaten Pesawaran masih menghadapi berbagai masalah kompleks antara lain rendahnya produktivitas kakao, mutu produk masih rendah, dan belum adanya nilai tamba...
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Smart Farming atau pertanian digital adalah solusi pintar di sektor pertanian yang memanfaatkan sistem jaringan berbasis Internet of Things (IoT) untuk melakukan pemantauan dan pen...
PENGARUH MODAL KERJA, TENAGA KERJA, PENGALAMAN, DAN TEKNOLOGI TERHADAP PENDAPATAN NELAYAN DI DESA AMBAHAI KECAMATAN PAMINGGIR KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
PENGARUH MODAL KERJA, TENAGA KERJA, PENGALAMAN, DAN TEKNOLOGI TERHADAP PENDAPATAN NELAYAN DI DESA AMBAHAI KECAMATAN PAMINGGIR KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
ABSTRAK: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya mayoritas penduduk di Desa Ambahai bekerja sebagai nelayan, tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih rendah, dan beberapa faktor ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Daya Saing Ekspor Kakao Indonesia di Pasar Internasional
Analisis Daya Saing Ekspor Kakao Indonesia di Pasar Internasional
Kakao memegang peranan penting sebagai komoditas perkebunan subsektor pertanian dalam kegiatan perekonomian Indonesia. Selain minyak dan gas, kakao juga menjadi salah satu komodita...

