Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Pemasaran Industri Ukir (Rancak Gamelan) Desa Karangasem, Manyaran Kab. Wonogiri Sebagai Desa Sentra Industri Kayu

View through CrossRef
Era globalisasi dimana pasar menyediakan banyak sekali berbagai macam produk yang dijual. Perdagangan global saat ini telah dilakukan di seluruh negara di dunia. Rancak gamelan memang bukan komoditas utama dalam ekspor, tetapi rancak gamelan turut andil dalam meningkatkan devisa negara ini. Dalam hal ini, dapat dikatakan bahwa industri rancak gamelan Indonesia mulai mengembangkan pasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran industri ukir (rancak gamelan) Desa Karangasem. Penelitian ini menggunakan dua data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dengan cara melakukan wawancara menggunakan alat kuesioner dengan responden sejumlah 30 orang yang terbagi ke dalam produsen dan konsumen. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari sumber data yang sudah ada dan relevan seperti jurnal, buku dan tulisan yang mendukung penelitian ini. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini seperti analisis SAP dan analisis SWOT. Kekuatan yang ada dalam industri ukir (rancak gamelan) adalah kualitas produk yang dihasilkan cukup baik. Salah satu kelemahan yang ada adalah dari sisi sumber daya manusia yang mengelola dan control pada bagian produksi. Peluang yang dapat dimanfaatkan oleh industri ukir (rancak gamelan) Desa Karangasem adalah pengembangan untuk pasar ekspor yang masih terbuka lebar. Tantangan yang harus dihadapi oleh industri ukir (rancak gamelan) Desa Karangasem adalah adanya pesaing-pesaing baru yang akan bermunculan. Jika didasarkan pada hasil SAP maka dapat dikategorikan bahwa sentra industri ukir (rancak gamelan) berada pada posisi kuat dengan skor 3,25.    
Title: Strategi Pemasaran Industri Ukir (Rancak Gamelan) Desa Karangasem, Manyaran Kab. Wonogiri Sebagai Desa Sentra Industri Kayu
Description:
Era globalisasi dimana pasar menyediakan banyak sekali berbagai macam produk yang dijual.
Perdagangan global saat ini telah dilakukan di seluruh negara di dunia.
Rancak gamelan memang bukan komoditas utama dalam ekspor, tetapi rancak gamelan turut andil dalam meningkatkan devisa negara ini.
Dalam hal ini, dapat dikatakan bahwa industri rancak gamelan Indonesia mulai mengembangkan pasarnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran industri ukir (rancak gamelan) Desa Karangasem.
Penelitian ini menggunakan dua data yaitu data primer dan data sekunder.
Data primer didapatkan dengan cara melakukan wawancara menggunakan alat kuesioner dengan responden sejumlah 30 orang yang terbagi ke dalam produsen dan konsumen.
Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari sumber data yang sudah ada dan relevan seperti jurnal, buku dan tulisan yang mendukung penelitian ini.
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini seperti analisis SAP dan analisis SWOT.
Kekuatan yang ada dalam industri ukir (rancak gamelan) adalah kualitas produk yang dihasilkan cukup baik.
Salah satu kelemahan yang ada adalah dari sisi sumber daya manusia yang mengelola dan control pada bagian produksi.
Peluang yang dapat dimanfaatkan oleh industri ukir (rancak gamelan) Desa Karangasem adalah pengembangan untuk pasar ekspor yang masih terbuka lebar.
Tantangan yang harus dihadapi oleh industri ukir (rancak gamelan) Desa Karangasem adalah adanya pesaing-pesaing baru yang akan bermunculan.
Jika didasarkan pada hasil SAP maka dapat dikategorikan bahwa sentra industri ukir (rancak gamelan) berada pada posisi kuat dengan skor 3,25.
   .

Related Results

Onomatope dalam Istilah-istilah Gamelan Jawa
Onomatope dalam Istilah-istilah Gamelan Jawa
Onomatopoeia in Javanese is attached to the Javanese musical art activity called gamelan or Karawitan. Just as music is related to sounds, there are various gamelan terms which are...
Pemberdayaan Industri Gamelan di Desa Wirun Melalui Optimalisasi Pemasaran Berbasis Website
Pemberdayaan Industri Gamelan di Desa Wirun Melalui Optimalisasi Pemasaran Berbasis Website
Gamelan sebagai alat musik tradisional khas Indonesia menjadi warisan budaya yang harus dilestarikan. Selain menjadi alat musik yang khas, gamelan sudah menjadi maskot untuk Desa W...
GAMELAN GONG KEBYAR SEMBILAN BILAH DI DESA KELECUNG
GAMELAN GONG KEBYAR SEMBILAN BILAH DI DESA KELECUNG
Gamelan merupakan salah satu kebudayaan asli Indonesia yang telah berkembang sebagai musik sejak jaman prasejarah hingga saat ini. Perkembangan gamelan di Bali...
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
Upaya penanaman kembali hutan-hutan yang gundul sudah dilakukan berbagai fihak, baikpemegang HPH maupun pemerintah melalui pemilihan bibit-bibit pohon denganpertumbuhan amat cepat ...
Eksistensi Gamelan Gong Gede Saih Pitu Dalam Ritual Agama Hindu Di Banjar Kebon Singapadu ( Perspektif Teologi Hindu )
Eksistensi Gamelan Gong Gede Saih Pitu Dalam Ritual Agama Hindu Di Banjar Kebon Singapadu ( Perspektif Teologi Hindu )
<p><em>Types of gamelan that exist in the earth comes from the voice of Genta Pinara Pitu which became the inspiration of the birth gamelan in the realms of the Gods, R...
PEMBANGUNAN BUDAYA BELAJAR MASYARAKAT DESA KARANGASEM KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON
PEMBANGUNAN BUDAYA BELAJAR MASYARAKAT DESA KARANGASEM KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON
Kegiatan Pengabdian diharapkan dapat mengembangkan kepekaan rasa dan kognisi sosial mahasiswa. Bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat, kegiatan Pengabdian dapat membantu pe...
Inovasi Branding Pengrajin Kayu Oleh Mahasiswa KKN UNEJ di Desa Tambak Ukir
Inovasi Branding Pengrajin Kayu Oleh Mahasiswa KKN UNEJ di Desa Tambak Ukir
Abstrak Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) di Desa Tambak Ukir, Kabupaten Situbondo, fokus pada inovasi branding untuk pengrajin kayu lokal. Des...
KAJIAN SENTRA BLANGKON KOTA SURAKARTA
KAJIAN SENTRA BLANGKON KOTA SURAKARTA
Perkembangan industri blangkon di Kota Surakarta masih berjalan lambat dibanding subsektor lain seperti industri batik dan industri makanan. Karena itu Pemerintah Daerah Surakarta ...

Back to Top