Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam Pengendalian Bahan Baku Pada UKM Gula Merah

View through CrossRef
Permintaan pasar yang tinggi menyebabkan permasalahan dalam kegiatan produksi yang tidak disadari oleh UKM. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah terjadinya kekurangan dan kelebihan bahan baku yang menyebabkan UKM menjadi kurang produktif dalam proses produksinya. Pengelolaan bahan baku yang baik dan benar akan membantu kelancaran proses produksi sehingga pesanan konsumen dapat dipenuhi dalam waktu yang relatif lebih cepat. Economic Order Quantity (EOQ) merupakan metode yang digunakan untuk mengoptimalkan pembelian bahan baku yang dapat menekan biaya persediaan sehingga efisiensi persediaan pada UKM dapat berjalan dengan baik. UKM gula merah ini merupakan usaha pembuatan gula merah dengan bahan baku tebu. Pada tahun 2020, UKM membeli bahan baku sebanyak 1.870 ton dengan frekuensi pemesanan sebanyak 216 kali dengan total biaya pembelian bahan baku sebesar Rp. 3.224.558.475. Berdasarkan perhitungan dengan metode EOQ didapatkan untuk kebutuhan bahan baku sebesar 1435 ton frekuensi pemesanan sebanyak 208 kali dengan total biaya sebesar Rp. 3.183.956.876. Dari perhitungan dapat disimpulkan terjadi penghematan bahan baku sebanyak 435 ton, frekuensi pemesanan 8 kali penghematan Rp. 40.601.599. persediaan pengaman (Safety Stock) tebu sebanyak 5,89 ton dan titik pemesanan ulang (Reorder Point) tebu sebanyak 5,89 ton.
Title: Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam Pengendalian Bahan Baku Pada UKM Gula Merah
Description:
Permintaan pasar yang tinggi menyebabkan permasalahan dalam kegiatan produksi yang tidak disadari oleh UKM.
Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah terjadinya kekurangan dan kelebihan bahan baku yang menyebabkan UKM menjadi kurang produktif dalam proses produksinya.
Pengelolaan bahan baku yang baik dan benar akan membantu kelancaran proses produksi sehingga pesanan konsumen dapat dipenuhi dalam waktu yang relatif lebih cepat.
Economic Order Quantity (EOQ) merupakan metode yang digunakan untuk mengoptimalkan pembelian bahan baku yang dapat menekan biaya persediaan sehingga efisiensi persediaan pada UKM dapat berjalan dengan baik.
UKM gula merah ini merupakan usaha pembuatan gula merah dengan bahan baku tebu.
Pada tahun 2020, UKM membeli bahan baku sebanyak 1.
870 ton dengan frekuensi pemesanan sebanyak 216 kali dengan total biaya pembelian bahan baku sebesar Rp.
3.
224.
558.
475.
Berdasarkan perhitungan dengan metode EOQ didapatkan untuk kebutuhan bahan baku sebesar 1435 ton frekuensi pemesanan sebanyak 208 kali dengan total biaya sebesar Rp.
3.
183.
956.
876.
Dari perhitungan dapat disimpulkan terjadi penghematan bahan baku sebanyak 435 ton, frekuensi pemesanan 8 kali penghematan Rp.
40.
601.
599.
persediaan pengaman (Safety Stock) tebu sebanyak 5,89 ton dan titik pemesanan ulang (Reorder Point) tebu sebanyak 5,89 ton.

Related Results

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) pada The Arista Hotel Palembang
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) pada The Arista Hotel Palembang
Abstract : The aim of this study is to investigate how effectively the company manages its raw material inventory using the EOQ (Economc Order Quanity) method, in comparison to the...
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kebiasaan masyarakat bali yang cukup gemar mengonsumsi rujak semakin membuat eksistensi rujak gula bali semakin melejit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gula are...
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TAHU PADA UD BERKAH DI KOTA LANGSA
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TAHU PADA UD BERKAH DI KOTA LANGSA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Tahu pada UD. Berkah di Kota Langsa .Penelitian ini di lakukan dengan menggunakan met...
EDUKASI PENGGUNAAN NATRIUM BENZOAT SEBAGAI BAHAN PENGAWET MAKANAN PADA KELOMPOK PKK
EDUKASI PENGGUNAAN NATRIUM BENZOAT SEBAGAI BAHAN PENGAWET MAKANAN PADA KELOMPOK PKK
Jladri merupakan salah satu desa di Kabupaten Kebumen yang memiliki potensi sebagai pusat penghasil gula jawa (merah) dan ikan asin. Kedua produk ini dibuat secara tradisional deng...
Analisis Persediaan Bahan Baku Produksi Snack Optimus dan CAVALLO Pada PT. SINAR TOBOALI
Analisis Persediaan Bahan Baku Produksi Snack Optimus dan CAVALLO Pada PT. SINAR TOBOALI
ABSTRAK Persediaan bahan baku merupakan sumber daya yang penting bagi perusahaan untuk menunjang kegiatan produksi perusahaan demi memenuhi kebutuhan akan permintaan konsumen...

Back to Top