Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Menstimulasi Kecerdasan Anak Melalui Permainan Gici-Gici

View through CrossRef
Early childhood development depends on the ability to stimulate brain neurons (nerves) at age (0-8 years), while brain development stops at the age of 18 years. If neurons are not stimulated, they will experience shrinkage which result in a person’ intelligence level. The crucial peak in providing brain stimulation for children is in the early age range, namely 0-8 years, where at the age of 8 years their development reaches 80 percent. This research aims to find and explain the gici-gici games in stimulating early childhood intelligence. The research method uses descriptive qualitative research. Gici-gici games are traditional educational game that can be used in stimulating early childhood intelligence. As a result, playing gici-gici games can increase multiple intelligences.Keywords: gici-gici game; traditional educational games; early childhood; multiple intelligences; neurologyAbstrakPerkembangan anak usia dini tergantung pada kemampuan menstimulasi neuron (syaraf) otak pada usia (0-8 tahun), sedangkan perkembangan otak berhenti pada usia 18 tahun. Jika neuron tidak terstimulasi, akan mengalami penyusutan yang berakibat pada tingkat kecerdasan seseorang. Puncak krusial dalam memberikan stimulasi otak anak berada pada rentang usia dini, yaitu 0-8 tahun, di mana pada usia 8 tahun perkembangannya mencapai 80 persen. Penelitian ini bertujuan menemukan dan menjelaskan tentang permainan gici-gici dalam menstimulasi kecerdasan anak usia dini. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Permainan gici-gici adalah permainan edukatif tradisional yang dapat digunakan dalam menstimulasi kecerdasan anak usia dini. Hasilnya, permainan gici-gici dapat meningkatkan kecerdasan majemuk (multiple intellegences).Kata Kunci:permainan gici-gici; permainan edukatif tradisional; anak usia dini; kecerdasan majemuk; neurologi
Title: Menstimulasi Kecerdasan Anak Melalui Permainan Gici-Gici
Description:
Early childhood development depends on the ability to stimulate brain neurons (nerves) at age (0-8 years), while brain development stops at the age of 18 years.
If neurons are not stimulated, they will experience shrinkage which result in a person’ intelligence level.
The crucial peak in providing brain stimulation for children is in the early age range, namely 0-8 years, where at the age of 8 years their development reaches 80 percent.
This research aims to find and explain the gici-gici games in stimulating early childhood intelligence.
The research method uses descriptive qualitative research.
Gici-gici games are traditional educational game that can be used in stimulating early childhood intelligence.
As a result, playing gici-gici games can increase multiple intelligences.
Keywords: gici-gici game; traditional educational games; early childhood; multiple intelligences; neurologyAbstrakPerkembangan anak usia dini tergantung pada kemampuan menstimulasi neuron (syaraf) otak pada usia (0-8 tahun), sedangkan perkembangan otak berhenti pada usia 18 tahun.
Jika neuron tidak terstimulasi, akan mengalami penyusutan yang berakibat pada tingkat kecerdasan seseorang.
Puncak krusial dalam memberikan stimulasi otak anak berada pada rentang usia dini, yaitu 0-8 tahun, di mana pada usia 8 tahun perkembangannya mencapai 80 persen.
Penelitian ini bertujuan menemukan dan menjelaskan tentang permainan gici-gici dalam menstimulasi kecerdasan anak usia dini.
Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif.
Permainan gici-gici adalah permainan edukatif tradisional yang dapat digunakan dalam menstimulasi kecerdasan anak usia dini.
Hasilnya, permainan gici-gici dapat meningkatkan kecerdasan majemuk (multiple intellegences).
Kata Kunci:permainan gici-gici; permainan edukatif tradisional; anak usia dini; kecerdasan majemuk; neurologi.

Related Results

KAJIAN NILAI PELUANG DALAM PERMAINAN GICI-GICI SORONG
KAJIAN NILAI PELUANG DALAM PERMAINAN GICI-GICI SORONG
Peluang merupakan sebuah konsep dalam matematika, yang diperluas kajiannya dalam bidang statistika sebagai salah satu cabang ilmu dari matematika. Penerapan dari konsep peluang tid...
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang In...
Pengembangan Permainan Simpai: Stimulasi Kecerdasan Anak Usia Dini
Pengembangan Permainan Simpai: Stimulasi Kecerdasan Anak Usia Dini
Permainan Simpai pada dunia internasional dikenal dengan nama Hulahoop. Permainan tersebut mulai tidak dikenal anak-anak pada jaman sekarang karena adanya game online. Namun, guru ...
Aplikasi Permainan Find The Pair Dengan Metode Pencairan Iterative Deepening Search
Aplikasi Permainan Find The Pair Dengan Metode Pencairan Iterative Deepening Search
Permainan merupakan suatu sarana hiburan yang diminati dan dimainkan oleh banyak orang, baik dari kalangan anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Permainan terdiri dari permainan t...
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai perbedaan dengan anak-anak pada umumnya. Istilah anak-anak dengan kebutuhan khusus t...
PELATIHAN PERMAINAN EDUKATIF BERBAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK DI TK LIA-LIA TONGON
PELATIHAN PERMAINAN EDUKATIF BERBAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK DI TK LIA-LIA TONGON
Kreativitas anak merupakan elemen penting dalam perkembangan mereka, yang harus dikembangkan sejak dini. Di TK Lia-lia Tongon, Desa Nuhon, kreativitas anak-anak dapat ditingkatkan ...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
Implementasi Permainan Tradisional Lempar Gelang Terhadap Aspek Motorik Halus Anak Usia Dini
Implementasi Permainan Tradisional Lempar Gelang Terhadap Aspek Motorik Halus Anak Usia Dini
Permainan lempar gelang merupakan salah satu permainan yang sangat mudah untuk dilakukan, dan juga menggunakan alat yang sangat sederhana. Permainan lempar gelang adalah salah satu...

Back to Top