Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Pengembangan Sistem Nanopartikel Berbasis Lipid sebagai Pembawa Zat Aktif pada Sediaan Tabir Surya

View through CrossRef
Abstract. Excess solar radiation may harm the skin. Thus, additional protection like sunscreen is needed. Sunscreen contains chemical and physical (synthetic) UV filter materials to absorb, reflect, and scatter solar radiation before it hits the skin. UV filters that are unstable to light can be degraded and absorbed systematically into the skin. It is necessary to have a sound carrier system to prevent the UV filter from being degraded but still maintain an excellent photoprotective effect. Lipid-based nanoparticle carrier systems, such as solid lipid nanoparticles (SLN) and nanostructured lipid carriers (NLC), can protect UV filters from degradation and reflect UV radiation due to their lipid content. To increase the safety of sunscreen preparations, adding natural ingredients may be considered to provide a photoprotective effect. So the use of UV filters can be reduced due to the antioxidant effect of plants that work synergistically with UV filters. This research was conducted using the Systematic Literature Review (SLR) method. The results obtained indicate that the use of lipid-based nanoparticles can prevent UV filter degradation because it is stable after irradiation, has a sustained release effect, increases the SPF value, and can reduce the use of UV filter concentration by adding natural ingredients that contain antioxidants. Abstrak. Radiasi sinar matahari berlebih berdampak buruk pada kulit sehingga diperlukan perlindungan tambahan seperti tabir surya. Tabir surya mengandung bahan filter UV kimia dan fisika (sintetis) yang berfungsi menyerap, memantulkan dan menyebarkan radiasi matahari sebelum mengenai kulit. Filter UV yang tidak stabil terhadap cahaya dapat terdegradasi dan terserap secara sistematik ke dalam kulit. Perlu adanya sistem pembawa yang baik untuk mencegah filter UV terdegradasi, namun tetap mempertahankan efek fotoproteksi yang baik. Sistem pembawa nanopartikel berbasis lipid, seperti solid lipid nanoparticle (SLN) dan nanostructured lipid carrier (NLC), dapat mencegah filter UV terdegradasi dan mampu bekerja dengan memantulkan radiasi UV karena kandungan lipidnya. Untuk meningkatkan keamanan sediaan tabir surya, dapat ditambahkan bahan alam yang mampu memberikan efek fotoproteksi. Sehingga penggunaan filter UV dapat dikurangi karena adanya efek antioksidan dari tanaman yang bekerja sinergis dengan filter UV. Penelitian ini dilakukan dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Hasil yang diperoleh mengindikasikan bahwa penggunaan nanopartikel berbasis lipid mampu mencegah degradasi filter UV karena stabil setelah penyinaran, memberikan efek pelepasan diperlambat, meningkatkan nilai SPF, dan mampu mengurangi penggunaan konsentrasi filter UV dengan penambahan bahan alam yang mengandung antioksidan.
Title: Kajian Pengembangan Sistem Nanopartikel Berbasis Lipid sebagai Pembawa Zat Aktif pada Sediaan Tabir Surya
Description:
Abstract.
Excess solar radiation may harm the skin.
Thus, additional protection like sunscreen is needed.
Sunscreen contains chemical and physical (synthetic) UV filter materials to absorb, reflect, and scatter solar radiation before it hits the skin.
UV filters that are unstable to light can be degraded and absorbed systematically into the skin.
It is necessary to have a sound carrier system to prevent the UV filter from being degraded but still maintain an excellent photoprotective effect.
Lipid-based nanoparticle carrier systems, such as solid lipid nanoparticles (SLN) and nanostructured lipid carriers (NLC), can protect UV filters from degradation and reflect UV radiation due to their lipid content.
To increase the safety of sunscreen preparations, adding natural ingredients may be considered to provide a photoprotective effect.
So the use of UV filters can be reduced due to the antioxidant effect of plants that work synergistically with UV filters.
This research was conducted using the Systematic Literature Review (SLR) method.
The results obtained indicate that the use of lipid-based nanoparticles can prevent UV filter degradation because it is stable after irradiation, has a sustained release effect, increases the SPF value, and can reduce the use of UV filter concentration by adding natural ingredients that contain antioxidants.
Abstrak.
Radiasi sinar matahari berlebih berdampak buruk pada kulit sehingga diperlukan perlindungan tambahan seperti tabir surya.
Tabir surya mengandung bahan filter UV kimia dan fisika (sintetis) yang berfungsi menyerap, memantulkan dan menyebarkan radiasi matahari sebelum mengenai kulit.
Filter UV yang tidak stabil terhadap cahaya dapat terdegradasi dan terserap secara sistematik ke dalam kulit.
Perlu adanya sistem pembawa yang baik untuk mencegah filter UV terdegradasi, namun tetap mempertahankan efek fotoproteksi yang baik.
Sistem pembawa nanopartikel berbasis lipid, seperti solid lipid nanoparticle (SLN) dan nanostructured lipid carrier (NLC), dapat mencegah filter UV terdegradasi dan mampu bekerja dengan memantulkan radiasi UV karena kandungan lipidnya.
Untuk meningkatkan keamanan sediaan tabir surya, dapat ditambahkan bahan alam yang mampu memberikan efek fotoproteksi.
Sehingga penggunaan filter UV dapat dikurangi karena adanya efek antioksidan dari tanaman yang bekerja sinergis dengan filter UV.
Penelitian ini dilakukan dengan metode Systematic Literature Review (SLR).
Hasil yang diperoleh mengindikasikan bahwa penggunaan nanopartikel berbasis lipid mampu mencegah degradasi filter UV karena stabil setelah penyinaran, memberikan efek pelepasan diperlambat, meningkatkan nilai SPF, dan mampu mengurangi penggunaan konsentrasi filter UV dengan penambahan bahan alam yang mengandung antioksidan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kajian Pemanfaatan Pigmen Alami sebagai Tabir Surya dalam Produk Kosmetika
Kajian Pemanfaatan Pigmen Alami sebagai Tabir Surya dalam Produk Kosmetika
Abstract. The skin is the outermost organ of the body that functions as protection and has aesthetic value. One cosmetic product that can be used to protect the skin from the harmf...
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Penyimpanan persediaan farmasi harus mengikuti regulasi yang berlaku untuk menjaga kualitas dan mencegah kerusakan. Tujuannya menjaga kualitas, mencegah penyalahgunaan, dan mengelo...
Formulasi Sediaan Krim Ekstrak Wortel (Daucus carotaL.) dan Uji Aktivitasnya sebagai Tabir Surya secara In Vitro
Formulasi Sediaan Krim Ekstrak Wortel (Daucus carotaL.) dan Uji Aktivitasnya sebagai Tabir Surya secara In Vitro
Wortel memiliki kandungan β-karoten yang berpotensi sebagai tabir surya. Krim merupakan sediaan yang memberi rasa nyaman pada penggunaan kulit, sehingga dilakukan pengembangan form...
POTENSI TABIR SURYA PADA BAHAN ALAM DALAM SEDIAAN SPRAY GEL
POTENSI TABIR SURYA PADA BAHAN ALAM DALAM SEDIAAN SPRAY GEL
Indonesia adalah negara yang memiliki iklim tropis dimana matahari beredar sepanjang tahun yang menyebabkan kulit manusia akan selalu terpapar oleh sinar UV (Ultraviolet) dan polus...
Air-Dried and Wet Fixation on Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) Specimen
Air-Dried and Wet Fixation on Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) Specimen
Kualitas pewarnaan Diff-Quick bergantung pada beberapa faktor diantaranya adalah metode fiksasi yaitu fiksasi kering dan fiksasi basah. Kedua metode tersebut memiliki kekurangannya...
FORMULASI KRIM TABIR SURYA EKSTRAK DAUN AKALIFA (Acalypha wilkesiana Müell. Arg)
FORMULASI KRIM TABIR SURYA EKSTRAK DAUN AKALIFA (Acalypha wilkesiana Müell. Arg)
Paparan sinar matahari dapat menimbulkan efek negatif jangka pendek seperti munculnya kemerahan dan reaksi fotosensititasi pada kulit manusia dan juga dapat menimbulkan efek jangka...

Back to Top