Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERANAN PENGADUKAN TERHADAP KARAKTERISTIK KOMPLEKSASI UREA SEBAGAI SARANA PEMISAHAN ASAM LEMAK OMEGA DARI MINYAK NABATI

View through CrossRef
Modern society concerns more on health, in which natural foods are highly preferred. Poly-Unsaturated Fatty Acids (PUFAs) such as omega 6 and omega 9 are believed to be very important on degeneratif prevention. The PUFAs intake as concentrate is preferred than the one of the whole oil, in order to avoid saturated fatty acids consumption to the human body. Omega 6 and omega 9 fatty acids are mainly content in the vegetable oil. One of the methods of concentrating PUFAs from the oil is urea complexation. For commercial scale, this is very interesting and promising process in Indonesia, which is rich in vegetable oil resources. This method consists of 3 steps : 1) saponification and acidification of the vegetable oil, 2) urea-complexation process and 3) recovery of the PUFAs. The urea-complexation is a separation process based on the molecular size of the aliphatic organic compounds. The objective of the research was to study the effects of mixing time on the crystallization step. This study showed that mixing-time could improve SFA and reduce PUFA in urea inclusion compound, which lead to SFA reduction and PUFA improvement in the concentrate. Mixing also affected the tendency of the fatty acids molecules to form inclusion with urea crystal, and enhanced the substitutions of the guest molecules, especially for polar fatty acids such as MUFA and PUFAs. Keywords : fatty acids, mixing-time, PUFA, urea complexation, vegetable oil. ABSTRAK Pentingnya hidup sehat menjadikan konsumsi bahan alami menjadi bagian dari gaya hidup modern. Salah satu nutrisi penting adalah asam lemak tak jenuh ganda (Poly Unsaturated Fatty Acid - PUFA), seperti omega 6 dan omega 9 yang berfungsi untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif. Asam lemak omega 6 & 9 banyak terkandung di dalam minyak nabati. Konsumsi dalam bentuk konsentrat asam lemak dinilai lebih efektif karena asam lemak jenuh hanya sedikit yang terikut dalam konsumsi. Salah satu metode pengkonsentrasian PUFA adalah kompleksasi urea. Teknologi pengkonsentrasian PUFA sangat berpotensi untuk dikembangkan di dalam negeri mengingat Indonesia kaya akan sumber minyak nabati. Kompleksasi urea terdiri atas 3 tahapan yaitu 1) tahap penyiapan asam lemak bebas dari minyak nabati, 2) tahap kristalisasi (fraksinasi kompleksasi urea), dan 3) tahap pemungutan asam lemak tak jenuh. Proses ini didasarkan pada pemisahan asam lemak jenuh dan tak jenuh pada minyak nabati berdasarkan perbedaan ukuran diameter molekulnya. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh waktu pengadukan terhadap komposisi asam lemak melalui proses kompleksasi urea pada minyak nabati. Berdasarkan hasil penelitian ini, adanya pengadukan dapat meningkatkan kadar SFA dan menurunkan PUFA di fraksi kristal, yang berdampak pada penurunan kadar SFA di NUCF dan meningkatkan kadar PUFA di NUCF. Adanya pengadukan juga mempengaruhi tendensi asam lemak untuk masuk ke dalam kristal urea dan mempermudah pergantian guest molecules, khususnya bagi asam lemak polar seperti MUFA dan PUFA. Kata kunci : PUFA, asam lemak, kompleksasi urea, minyak nabati  
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: PERANAN PENGADUKAN TERHADAP KARAKTERISTIK KOMPLEKSASI UREA SEBAGAI SARANA PEMISAHAN ASAM LEMAK OMEGA DARI MINYAK NABATI
Description:
Modern society concerns more on health, in which natural foods are highly preferred.
Poly-Unsaturated Fatty Acids (PUFAs) such as omega 6 and omega 9 are believed to be very important on degeneratif prevention.
The PUFAs intake as concentrate is preferred than the one of the whole oil, in order to avoid saturated fatty acids consumption to the human body.
Omega 6 and omega 9 fatty acids are mainly content in the vegetable oil.
One of the methods of concentrating PUFAs from the oil is urea complexation.
For commercial scale, this is very interesting and promising process in Indonesia, which is rich in vegetable oil resources.
This method consists of 3 steps : 1) saponification and acidification of the vegetable oil, 2) urea-complexation process and 3) recovery of the PUFAs.
The urea-complexation is a separation process based on the molecular size of the aliphatic organic compounds.
The objective of the research was to study the effects of mixing time on the crystallization step.
This study showed that mixing-time could improve SFA and reduce PUFA in urea inclusion compound, which lead to SFA reduction and PUFA improvement in the concentrate.
Mixing also affected the tendency of the fatty acids molecules to form inclusion with urea crystal, and enhanced the substitutions of the guest molecules, especially for polar fatty acids such as MUFA and PUFAs.
Keywords : fatty acids, mixing-time, PUFA, urea complexation, vegetable oil.
ABSTRAK Pentingnya hidup sehat menjadikan konsumsi bahan alami menjadi bagian dari gaya hidup modern.
Salah satu nutrisi penting adalah asam lemak tak jenuh ganda (Poly Unsaturated Fatty Acid - PUFA), seperti omega 6 dan omega 9 yang berfungsi untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif.
Asam lemak omega 6 & 9 banyak terkandung di dalam minyak nabati.
Konsumsi dalam bentuk konsentrat asam lemak dinilai lebih efektif karena asam lemak jenuh hanya sedikit yang terikut dalam konsumsi.
Salah satu metode pengkonsentrasian PUFA adalah kompleksasi urea.
Teknologi pengkonsentrasian PUFA sangat berpotensi untuk dikembangkan di dalam negeri mengingat Indonesia kaya akan sumber minyak nabati.
Kompleksasi urea terdiri atas 3 tahapan yaitu 1) tahap penyiapan asam lemak bebas dari minyak nabati, 2) tahap kristalisasi (fraksinasi kompleksasi urea), dan 3) tahap pemungutan asam lemak tak jenuh.
Proses ini didasarkan pada pemisahan asam lemak jenuh dan tak jenuh pada minyak nabati berdasarkan perbedaan ukuran diameter molekulnya.
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh waktu pengadukan terhadap komposisi asam lemak melalui proses kompleksasi urea pada minyak nabati.
Berdasarkan hasil penelitian ini, adanya pengadukan dapat meningkatkan kadar SFA dan menurunkan PUFA di fraksi kristal, yang berdampak pada penurunan kadar SFA di NUCF dan meningkatkan kadar PUFA di NUCF.
Adanya pengadukan juga mempengaruhi tendensi asam lemak untuk masuk ke dalam kristal urea dan mempermudah pergantian guest molecules, khususnya bagi asam lemak polar seperti MUFA dan PUFA.
Kata kunci : PUFA, asam lemak, kompleksasi urea, minyak nabati  .

Related Results

Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Karakteristik Kimia dan Fisika Biji Kakao (Theobroma cacao l.) Hasil Fermentasi Wadah Kotak Kayu dan Wadah Plastik
Kakao merupakan salah satu komoditas yang memegang peranan cukup penting di Indonesia saat ini, salah satunya sebagai sumber devisa Negara. Salah satu proses yang sangat berperan p...
L᾽«unilinguisme» officiel de Constantinople byzantine (VIIe-XIIe s.)
L᾽«unilinguisme» officiel de Constantinople byzantine (VIIe-XIIe s.)
&nbsp; <p>&Nu;ί&kappa;&omicron;&sigmaf; &Omicron;&iota;&kappa;&omicron;&nu;&omicron;&mu;ί&delta;&eta;&sigmaf;</...
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
Bahan bakar minyak (BBM) merupakan permintaan energi global terbesar yang konsumsinya diperkirakan oleh Energy Information Administration (bagian dari Departemen Energi AS) meningk...
Pemanfaatan Jamur Simbion Sponge dalam Bioisomerasi Asam Lemak pada Dedak untuk Menghasilkan Asam Lemak Cis
Pemanfaatan Jamur Simbion Sponge dalam Bioisomerasi Asam Lemak pada Dedak untuk Menghasilkan Asam Lemak Cis
Utilization of Sponges Symbiotic Fungus in the Bioisomeration  of Fatty Acids in Brans to Produce Cis Fatty Acid  Trans fatty acids are known to have a negative impact on human hea...
Efektifitas Arang Ampas Tebu Dalam Menurunkan Asam Lemak Bebas pada Minyak Jelantah
Efektifitas Arang Ampas Tebu Dalam Menurunkan Asam Lemak Bebas pada Minyak Jelantah
<em>Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai media pengolahan bahan makanan. Penggunaan minyak goreng yang berulang dengan pemanasan pada suhu tingg...
PEMANFAATAN CPO ASAM LEMAK BEBAS TINGGI SEBAGAI BAHAN BAKAR
PEMANFAATAN CPO ASAM LEMAK BEBAS TINGGI SEBAGAI BAHAN BAKAR
Asam lemak bebas (alb) dalam Crude Palm Oil (CPO) merupakan salah satu parameter kualitas CPO.Munculnya asamlemak bebas ini dapat berasal dari faktor pemanenan dan penyimpanan. Asa...

Back to Top