Javascript must be enabled to continue!
Kebijakan dan Strategi Pengembangan IPTEK dalam Pendidikan
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seperti apa kebijakan IPTEK Indonesia, strategi apa yang dikembangkan, apa saja problem utama IPTEK nasional kita, serta apa solusi yang tepat. Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriprif dan menelisik kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) Indonesia, dimulai dari strategi yang dikembangkan, problem utama IPTEK nasional, dan solusinya. Dinamika kebijakan IPTEK dan inovasi Indonesia bertranformasi dalam lima era, pertama adalah era peletak dasar dan perintis sistem IPTEK dan inovasi (1945-1966), kedua adalah era pengembangan proyek industri strategis nasional (1966-1998), ketiga adalah era penataan kembali sistem nasional penelitian, pengembangan, dan penerapan IPTEK (1998-2004), keempat adalah era membangkitkan sistem inovasi nasional (2004-2014), hingga era kelima yakniintegrasi sistem nasional riset dan inovasi (2015-2024). Pada era kelima ini, dibentuk Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dengan berbagai kebijakan dan langkah strategis, dengan harapan dapat mengejar ketertinggalan sekaligus menjawab berbagai problema utama yang ada. Adapun hasil temuan adalah pengembangan IPTEK Nasional harus dilihat secara holistik, mulai dari SDM, infrastruktur, tata kelola, anggaran, kebijakan, ekosistem penelitian dan inovasi, dan kesiapan dalam knowledge base economy Beberapa langkah solutif pun ditempuh. Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa penguatan peran IPTEK membutuhkan komitmen jangka panjang dengan alokasi sumber daya memadai karena tanpa dukungan kelembagaan IPTEK yang baik dan berkualitas, beberapa problem IPTEK yang dihadapi Indonesia akan sulit diselesaikan.
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Title: Kebijakan dan Strategi Pengembangan IPTEK dalam Pendidikan
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seperti apa kebijakan IPTEK Indonesia, strategi apa yang dikembangkan, apa saja problem utama IPTEK nasional kita, serta apa solusi yang tepat.
Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriprif dan menelisik kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) Indonesia, dimulai dari strategi yang dikembangkan, problem utama IPTEK nasional, dan solusinya.
Dinamika kebijakan IPTEK dan inovasi Indonesia bertranformasi dalam lima era, pertama adalah era peletak dasar dan perintis sistem IPTEK dan inovasi (1945-1966), kedua adalah era pengembangan proyek industri strategis nasional (1966-1998), ketiga adalah era penataan kembali sistem nasional penelitian, pengembangan, dan penerapan IPTEK (1998-2004), keempat adalah era membangkitkan sistem inovasi nasional (2004-2014), hingga era kelima yakniintegrasi sistem nasional riset dan inovasi (2015-2024).
Pada era kelima ini, dibentuk Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dengan berbagai kebijakan dan langkah strategis, dengan harapan dapat mengejar ketertinggalan sekaligus menjawab berbagai problema utama yang ada.
Adapun hasil temuan adalah pengembangan IPTEK Nasional harus dilihat secara holistik, mulai dari SDM, infrastruktur, tata kelola, anggaran, kebijakan, ekosistem penelitian dan inovasi, dan kesiapan dalam knowledge base economy Beberapa langkah solutif pun ditempuh.
Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa penguatan peran IPTEK membutuhkan komitmen jangka panjang dengan alokasi sumber daya memadai karena tanpa dukungan kelembagaan IPTEK yang baik dan berkualitas, beberapa problem IPTEK yang dihadapi Indonesia akan sulit diselesaikan.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kebijakan dan Strategi Pengembangan IPTEK dalam Pendidikan
Kebijakan dan Strategi Pengembangan IPTEK dalam Pendidikan
Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriprif dan menelisik kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) Indonesia, dimulai dari strategi yang dikembangkan, problem utama IPTEK...
Penghargaan Habibie Prize 2024
Penghargaan Habibie Prize 2024
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta inovasi merupakan aspek utama dalam membangun suatu bangsa. Dengan penguasaan dan penerapan IPTEK dan inovasi, suatu bangsa dapat mengo...
Hubungan Peneliti dan Analis Kebijakan dalam Pembuatan Rekomendasi Kebijakan pada Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM
Hubungan Peneliti dan Analis Kebijakan dalam Pembuatan Rekomendasi Kebijakan pada Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM
Untuk memajukan kebijakan di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI berbasis riset salah satunya dengan memperkuat unsur sumber daya manusia unggul di bidang teknis kebijakan pada...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wi...
Analisis Implementasi Kebijakan Kurikulum Pendidikan Nasional
Analisis Implementasi Kebijakan Kurikulum Pendidikan Nasional
Abstrak: Kebijakan pendidikan muncul ketika ada kesenjangan antara tujuan pendidikan yang sudah ditetapkan dengan penyelenggaraan pendidikan. Implementasi kebijakan pendidikan diar...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Revisi Proposal Kuantitatif Muhammad Putra Wahyu Perdana
Revisi Proposal Kuantitatif Muhammad Putra Wahyu Perdana
Pendidikan merupakan sebuah wahana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan pendidikan diharapkan menghasilkan manusia yang berkualitas dan bertanggung jawab serta mampu meyongs...

