Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aspek Hukum dan Efek Psikososial Hak Waris Pada Anak Angkat

View through CrossRef
Abstract Inheritance law is an integral part of the legal system that governs the transfer of rights and ownership of a person's assets after their death. Adopted children, who have been legally accepted by their adoptive parents, are involved in this complex dynamic. In many jurisdictions, the inheritance rights of adopted children can vary depending on the applicable laws. The purpose of this research is to determine the position and legal aspects of inheritance for adopted children according to Islamic law. The research method used is a qualitative descriptive method with a literature review approach, which is employed to trace and gather relevant information and data from various books, journal articles, and online media related to the Legal Aspects and Psychosocial Effects of Inheritance Rights on Adopted Children. The data sources used are secondary. Unlike the distribution of inheritance to biological children or heirs, the inheritance rights of adopted children granted through a mandatory will must be executed first. Article 175 of the Compilation of Islamic Law regulates the obligations of heirs to the deceased, one of which is to fulfill all the wishes of the deceased. Keywords: Adopted Children, Inheritance Rights, Islamic law Abstrak Hukum waris merupakan bagian penting dari sistem hukum yang mengatur transfer hak dan kepemilikan atas harta benda seseorang setelah meninggal dunia. Anak angkat, yang telah diterima secara hukum oleh orang tua angkatnya, terlibat dalam dinamika kompleks ini. Dalam banyak yurisdiksi, hak waris anak angkat dapat bervariasi tergantung pada undang-undang yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedudukan dan aspek hukum waris pada anak angkat menurut hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitataif dengan pendekatan studi pustaka, yang digunakan untuk menelusuri dan mengumpulkan informasi dan data yang relevan dari berbagai buku, artikel jurnal dan media internet yang berkenaan dengan Aspek Hukum Dan Efek Psikososial Hak Waris Pada Anak Angkat. Sumber data yang digunakan yaitu sekunder. Tidak seperti pembagian warisan terhadap anak kandung atau ahli waris, hak waris anak angkat yang diberikan melalui wasiat wajibah harus dilaksanakan terlebih dahulu. Pasal 175 Kompilasi Hukum Islam mengatur kewajiban ahli waris terhadap pewaris, salah satunya adalah memenuhi semua wasiat pewaris. Kata Kunci: Anak Angkat, Hak Waris, Hukum Islam
Title: Aspek Hukum dan Efek Psikososial Hak Waris Pada Anak Angkat
Description:
Abstract Inheritance law is an integral part of the legal system that governs the transfer of rights and ownership of a person's assets after their death.
Adopted children, who have been legally accepted by their adoptive parents, are involved in this complex dynamic.
In many jurisdictions, the inheritance rights of adopted children can vary depending on the applicable laws.
The purpose of this research is to determine the position and legal aspects of inheritance for adopted children according to Islamic law.
The research method used is a qualitative descriptive method with a literature review approach, which is employed to trace and gather relevant information and data from various books, journal articles, and online media related to the Legal Aspects and Psychosocial Effects of Inheritance Rights on Adopted Children.
The data sources used are secondary.
Unlike the distribution of inheritance to biological children or heirs, the inheritance rights of adopted children granted through a mandatory will must be executed first.
Article 175 of the Compilation of Islamic Law regulates the obligations of heirs to the deceased, one of which is to fulfill all the wishes of the deceased.
Keywords: Adopted Children, Inheritance Rights, Islamic law Abstrak Hukum waris merupakan bagian penting dari sistem hukum yang mengatur transfer hak dan kepemilikan atas harta benda seseorang setelah meninggal dunia.
Anak angkat, yang telah diterima secara hukum oleh orang tua angkatnya, terlibat dalam dinamika kompleks ini.
Dalam banyak yurisdiksi, hak waris anak angkat dapat bervariasi tergantung pada undang-undang yang berlaku.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedudukan dan aspek hukum waris pada anak angkat menurut hukum Islam.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitataif dengan pendekatan studi pustaka, yang digunakan untuk menelusuri dan mengumpulkan informasi dan data yang relevan dari berbagai buku, artikel jurnal dan media internet yang berkenaan dengan Aspek Hukum Dan Efek Psikososial Hak Waris Pada Anak Angkat.
Sumber data yang digunakan yaitu sekunder.
Tidak seperti pembagian warisan terhadap anak kandung atau ahli waris, hak waris anak angkat yang diberikan melalui wasiat wajibah harus dilaksanakan terlebih dahulu.
Pasal 175 Kompilasi Hukum Islam mengatur kewajiban ahli waris terhadap pewaris, salah satunya adalah memenuhi semua wasiat pewaris.
Kata Kunci: Anak Angkat, Hak Waris, Hukum Islam.

Related Results

HAK WARIS ANTARA PARA AHLI WARIS YANG BERBEDA AGAMA DENGAN PEWARIS MENURUT HUKUM WARIS ISLAM
HAK WARIS ANTARA PARA AHLI WARIS YANG BERBEDA AGAMA DENGAN PEWARIS MENURUT HUKUM WARIS ISLAM
AbstractMarriages that have different religions can cause the offspring born from the marriage to follow a different religion. The change of religion of one or more family members ...
Status Hukum Anak Angkat dan Pemeliharaannya Pasca Perceraian Orang Tua Angkat
Status Hukum Anak Angkat dan Pemeliharaannya Pasca Perceraian Orang Tua Angkat
This study aims to determine the status and responsibility of maintaining adopted children after divorce between adoptive parents. Due to the discussion of the topic of the status ...
Kedudukan Anak Angkat Terhadap Harta Warisan Orang Tua Angkat
Kedudukan Anak Angkat Terhadap Harta Warisan Orang Tua Angkat
AbstractThe purpose of marriage is to form a family that is sakinah mawaddah wa rahmah (a family of peace, love, and affection) which ideally consists of a father, mother, and chil...
Waris Anak Angkat dalam Perspektif Hukum Islam
Waris Anak Angkat dalam Perspektif Hukum Islam
This study aims to determine the distribution of inheritance to adopted children in Petekeyan Village and to find out how Islamic law reviews in Indonesia regarding the distributio...
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Perceraian di Kecamatan Cikembar kerapkali menimbulkan ekses-ekses masalah pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian orang tua. Banyak hambatan utama yang menjadi penyebab terbengkal...
Analisis Adopsi Anak: Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif
Analisis Adopsi Anak: Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif
Indonesia menganut pluralisme hukum perdata, sehingga praktik pengangkatan anak dapat dipandang dari berbagai perspektif yuridis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem...

Back to Top