Javascript must be enabled to continue!
Katekese Inkulturasi Tentang Makna Budaya "Arat Sabulungan" Dalam Masyarakat Suku Mentawai
View through CrossRef
Hubungan Gereja dan budaya menjadi diskusi yang cukup panjang. Kebudayaan yang ada di dunia hendaknya menjadi bagian yang berharga bagi kehidupan Gereja. Dunia, masyarakat dengan segala bentuk, karakter dan kondisi-kondisi sosialnya menampilkan keragaman. Dalam kebudayaan masyarakat tentu ada banyak nilai yang baik dan berharga. Budaya “Arat Sabulungan” dalam masyarakat Mentawai menjadi salah satu dari sekian budaya yang memiliki nilai luhur. Arat Sabulungan adalah adat istiadat yang melibatkan kepercayaan pada keberadaan roh dan arwah yang mendiami seluruh alam, termasuk tumbuhan, binatang, tanah, dan benda-benda buatan manusia. Pada dasarnya, Arat Sabulungun adalah pengetahuan, nilai, aturan, dan norma yang digunakan oleh masyarakat untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan hidup mereka, termasuk interaksi antara manusia, binatang, tumbuhan, tanah, air, udara, dan benda-benda buatan manusia. Nilai yang terdapat dalam budaya “Arat Sabulungan” dapat dilihat dan dimaknai baik dari segi sosial, moral maupun spiritual. Nilai-nilai yang baik itu kemudian diangkat masuk dalam kehidupan Gereja. Dengan melihat pentingnya memperhatikan keterkaitan antara Gereja dan budaya maka fokus kajian penulisan ini adalah Katekese Inkulturasi tentang makna Budaya Arat Sabulungan dalam masyarakat suku Mentawai. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan dan wawancara, maka nilai-nilai yang terdapat dalam budaya Arat Sabulungan seperti kejujuran, kerja sama, solidaritas, dan saling menghormati ditemukan relevan dalam meningkatkan pemahaman ajaran Gereja Katolik oleh masyarakat suku Mentawai.
Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang
Title: Katekese Inkulturasi Tentang Makna Budaya "Arat Sabulungan" Dalam Masyarakat Suku Mentawai
Description:
Hubungan Gereja dan budaya menjadi diskusi yang cukup panjang.
Kebudayaan yang ada di dunia hendaknya menjadi bagian yang berharga bagi kehidupan Gereja.
Dunia, masyarakat dengan segala bentuk, karakter dan kondisi-kondisi sosialnya menampilkan keragaman.
Dalam kebudayaan masyarakat tentu ada banyak nilai yang baik dan berharga.
Budaya “Arat Sabulungan” dalam masyarakat Mentawai menjadi salah satu dari sekian budaya yang memiliki nilai luhur.
Arat Sabulungan adalah adat istiadat yang melibatkan kepercayaan pada keberadaan roh dan arwah yang mendiami seluruh alam, termasuk tumbuhan, binatang, tanah, dan benda-benda buatan manusia.
Pada dasarnya, Arat Sabulungun adalah pengetahuan, nilai, aturan, dan norma yang digunakan oleh masyarakat untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan hidup mereka, termasuk interaksi antara manusia, binatang, tumbuhan, tanah, air, udara, dan benda-benda buatan manusia.
Nilai yang terdapat dalam budaya “Arat Sabulungan” dapat dilihat dan dimaknai baik dari segi sosial, moral maupun spiritual.
Nilai-nilai yang baik itu kemudian diangkat masuk dalam kehidupan Gereja.
Dengan melihat pentingnya memperhatikan keterkaitan antara Gereja dan budaya maka fokus kajian penulisan ini adalah Katekese Inkulturasi tentang makna Budaya Arat Sabulungan dalam masyarakat suku Mentawai.
Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan dan wawancara, maka nilai-nilai yang terdapat dalam budaya Arat Sabulungan seperti kejujuran, kerja sama, solidaritas, dan saling menghormati ditemukan relevan dalam meningkatkan pemahaman ajaran Gereja Katolik oleh masyarakat suku Mentawai.
Related Results
TITI MENTAWAI: SANGGAHAN TERHADAP TATO MENTAWAI TERTUA DI DUNIA (TITI MENTAWAI: REFUTATION OF THE OLDEST MENTAWAI TATTOOS IN THE WORLD)
TITI MENTAWAI: SANGGAHAN TERHADAP TATO MENTAWAI TERTUA DI DUNIA (TITI MENTAWAI: REFUTATION OF THE OLDEST MENTAWAI TATTOOS IN THE WORLD)
Tato tradisional adalah salah satu tradisi prasejarah yang tidak memiliki catatan yang dapat ditelusuri kapan diciptakannya. Tato Mentawai adalah salah satunya. Namun, ada gagasan ...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Analisis Semiotika Tato Tradisional Suku Mentawai
Analisis Semiotika Tato Tradisional Suku Mentawai
Penelitian ini mengangkat tentang tato tradisional Suku Mentawai. Tato adalah sebuah karya seni yang memiliki nilai dan makna dari setiap gambar atau motifnya. Penelitian tentang m...
Kearifan Lokal Arat Sabulungan dalam Pengelolaan Hutan ( Studi Kasus Hutan Adat Suku Saerajen dan Suku Samongilailai di Desa Malacan Kecamatan Siberut Utara)
Kearifan Lokal Arat Sabulungan dalam Pengelolaan Hutan ( Studi Kasus Hutan Adat Suku Saerajen dan Suku Samongilailai di Desa Malacan Kecamatan Siberut Utara)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikearifan lokal Arat Sabulungan dalam pengelolaan hutan adat.Metode yang digunakan adalah wawancara terhadap informan (kepal...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Keberagaman Budaya Antar Suku Dayak-Suku Banjar di Kalimantan
Keberagaman Budaya Antar Suku Dayak-Suku Banjar di Kalimantan
Indonesia mempunyai daerah geografis yang sangat luas dengan keragaman budaya dan tata cara yangberagam. Indonesia terdiri berdasarkan ribuan tata cara dan suku yang berbeda-beda. ...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode ...

