Javascript must be enabled to continue!
Keberagaman Budaya Antar Suku Dayak-Suku Banjar di Kalimantan
View through CrossRef
Indonesia mempunyai daerah geografis yang sangat luas dengan keragaman budaya dan tata cara yangberagam. Indonesia terdiri berdasarkan ribuan tata cara dan suku yang berbeda-beda. Keragaman tatacara istiadat dan budaya setempat pada rakyat berkontribusi dalam hubungan sosial antara satu sukumenggunakan suku lainnya. Tujuan penulisan ini yaitu menggambarkan keanekaragaman budaya yangmasih ada dalam suku Dayak dan Banjar pada Kalimantan. Setiap suku mempunyai budaya yang unikmenggunakan karakteristik khasnya masing-masing menjadi bukti diri untuk menjaga eksistensinya,misalnya keanekaragaman budaya suku Dayak dan Banjar pada Kalimantan yang bisa mensugestiinteraksi ke 2 suku tersebut. Artikel ini memakai metode dengan cara mengumpulkan keterangan yangrelevan berdasarkan buku, jurnal, dan lainnya. Keberagaman bisa menyebabkan konflik, namunwalaupun pernah terjadi konflik, bukan berarti suku Dayak dan Banjar bersikap intoleran. Setiap sukumempunyai kewajiban untuk menjaga persatuan. Mereka tinggal pada pulau yang sama, salingmenghormati dan menghormati keragaman budaya. Interaksi antara suku Dayak dan Banjaryang saling menghargai tata cara berbudaya melestarikan budaya itu sendiri. Adat dan budayayang berkembang dalam suku Dayak dan Banjar berasal dari sebuah kerukunan, lahirlahpemahaman bahwa mereka berasal berdasarkan nenek moyang yang sama, dan bahwa merekamempunyai hubungan persaudaraan dalam nilai-nilai kepercayaan, toleransi,dan gotong royong antarsuku.
Title: Keberagaman Budaya Antar Suku Dayak-Suku Banjar di Kalimantan
Description:
Indonesia mempunyai daerah geografis yang sangat luas dengan keragaman budaya dan tata cara yangberagam.
Indonesia terdiri berdasarkan ribuan tata cara dan suku yang berbeda-beda.
Keragaman tatacara istiadat dan budaya setempat pada rakyat berkontribusi dalam hubungan sosial antara satu sukumenggunakan suku lainnya.
Tujuan penulisan ini yaitu menggambarkan keanekaragaman budaya yangmasih ada dalam suku Dayak dan Banjar pada Kalimantan.
Setiap suku mempunyai budaya yang unikmenggunakan karakteristik khasnya masing-masing menjadi bukti diri untuk menjaga eksistensinya,misalnya keanekaragaman budaya suku Dayak dan Banjar pada Kalimantan yang bisa mensugestiinteraksi ke 2 suku tersebut.
Artikel ini memakai metode dengan cara mengumpulkan keterangan yangrelevan berdasarkan buku, jurnal, dan lainnya.
Keberagaman bisa menyebabkan konflik, namunwalaupun pernah terjadi konflik, bukan berarti suku Dayak dan Banjar bersikap intoleran.
Setiap sukumempunyai kewajiban untuk menjaga persatuan.
Mereka tinggal pada pulau yang sama, salingmenghormati dan menghormati keragaman budaya.
Interaksi antara suku Dayak dan Banjaryang saling menghargai tata cara berbudaya melestarikan budaya itu sendiri.
Adat dan budayayang berkembang dalam suku Dayak dan Banjar berasal dari sebuah kerukunan, lahirlahpemahaman bahwa mereka berasal berdasarkan nenek moyang yang sama, dan bahwa merekamempunyai hubungan persaudaraan dalam nilai-nilai kepercayaan, toleransi,dan gotong royong antarsuku.
Related Results
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
<p>ABSTRACT<br />Sintang’s Dayak ikat weaving, which is one of the cultural artifacts of Sintang District, West Kalimantan, is used by indigenous peoples (Dayak tribes)...
ANALISIS TUTURAN TRADISI UPACARA LADUNG BIO’ SUKU DAYAK KENYAH LEPO’ TAU DI DESA NAWANG BARU KECAMATAN KAYAN HULU KABUPATEN MALINAU: KAJIAN FOLKLOR
ANALISIS TUTURAN TRADISI UPACARA LADUNG BIO’ SUKU DAYAK KENYAH LEPO’ TAU DI DESA NAWANG BARU KECAMATAN KAYAN HULU KABUPATEN MALINAU: KAJIAN FOLKLOR
ABSTRAK Penulis tertarik mengajikan Tuturan Tradisi Upacara Ladung Bio’ Suku Dayak Kenyah Lepo’ Tau karena Upacara Ladung Bio’ adalah upcara Adat Dayak Kenyah yang sangat penting. ...
Adaptasi Budaya Suku Jawa Dengan Suku Banjar di Kabupaten Asahan
Adaptasi Budaya Suku Jawa Dengan Suku Banjar di Kabupaten Asahan
Abstrak: Penelitian ini membahas proses komunikasi antarbudaya antara suku Jawa dan suku Banjar dalam adapatasi budaya di Desa Banjar, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. Fokus ...
Rumah Radakng dan Penanaman Nilai Toleransi di Masyarakat Adat Dayak
Rumah Radakng dan Penanaman Nilai Toleransi di Masyarakat Adat Dayak
Dayak merupakan salah satu suku atau etnis dari berbagai macam suku yang berkembang di Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan. Suku Dayak memiliki beragam sub suku yang hidup ber...
NILAI BUDAYA PALI DAYAK NGAJU (CULTURAL VALUE AS REPRESENTED IN THE PALI OF DAYAK NGAJU)
NILAI BUDAYA PALI DAYAK NGAJU (CULTURAL VALUE AS REPRESENTED IN THE PALI OF DAYAK NGAJU)
Abstract Cultural Values as Represented in the Pali of Dayak Ngaju Community. This research aims to (1) describe the cultural values as represented in the pemali belonging to the D...
Pilihan Bahasa Dalam Komunikasi Mahasiswa Multietnik Pbsi Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Berbicara Pada Siswa Sma
Pilihan Bahasa Dalam Komunikasi Mahasiswa Multietnik Pbsi Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Berbicara Pada Siswa Sma
This study aims to describe the choice of language in the communication of PBSI muktiethnic students which include: (1) when doing lecture assignments, (2) during HMPS activities, ...
Tatag De Penyawo: Perenungan Atas Identitas Kesukuan
Tatag De Penyawo: Perenungan Atas Identitas Kesukuan
ABSTRAK Tatag de Penyawo adalah sebuah koreografi kelompok yang ditampilkan oleh 9 orang penari laki-laki. Karya ini lahir dari hasil perenungan penata tari yang gelisah dengan ide...
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
Banjar Bualu didirikan sekitar tahun 1905 dan merupakan banjar pertama yang dibentuk di kawasan Desa Adat Bualu. Terdapat 8 banjar yang ada di wilayah Desa Adat Bualu, nama-nama Ba...

