Javascript must be enabled to continue!
TINGKAT PENGELOLAAN SAMPAH OLEH MASYARAKAT DI KAWASAN PERKOTAAN CIWIDEY
View through CrossRef
Kawasan Perkotaan Ciwidey sebagai pusat kegiatan perkotaan tidak terepas dari permasalahan terkait persampahan yaitu peningkatan timbulan sampah setiap harinya tidak diimbangi dengan adanya sarana dan prasarana pengelolaan sampah. selain itu aksesibilitas yang cukup jauh menghambat pendistribusian sampah dari Kawasan Perkotaan Ciwidey ke TPA. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan terkait pengelolaan sampah dengan berdasarkan kepada masyarakat (berbasis masyarakat) sebagai sumber penghasil sampah. Dalam perumusan arahan pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini metoda analisis yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Kondisi pengelolaan sampah saat ini di perkotaan Ciwidey meliputi 4 aspek persampahan, partisipasi/peran serta masyarakat, dan potensi masalah. Arahan pengelolaan sampah berbasis masyarakat berdasarkan hasil analisis yaitu peningkatan fungsi TPS menjadi TPS 3R, serta tersedianya bank sampah dan unit komposting. Penelitian penunjukan tingkat pelayanan persampahan oleh UPT sebesar 47%, sebagian besar masyarakat sudah melakukan pengurangan dan penanganan sampah, timbulan sampah di Kawasan Perkotaan Ciwidey mencapai 21.192 m3/hari, masih rendahnya tingkat penyadaran partisipasi masyarakat mulai dari pemahaman dan keingian masyarakat untuk mengelola sampah, 52% masyarakat tidak melakukan pembayaran untuk pengelolaan sampah.
Universitas Pasundan
Title: TINGKAT PENGELOLAAN SAMPAH OLEH MASYARAKAT DI KAWASAN PERKOTAAN CIWIDEY
Description:
Kawasan Perkotaan Ciwidey sebagai pusat kegiatan perkotaan tidak terepas dari permasalahan terkait persampahan yaitu peningkatan timbulan sampah setiap harinya tidak diimbangi dengan adanya sarana dan prasarana pengelolaan sampah.
selain itu aksesibilitas yang cukup jauh menghambat pendistribusian sampah dari Kawasan Perkotaan Ciwidey ke TPA.
Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan terkait pengelolaan sampah dengan berdasarkan kepada masyarakat (berbasis masyarakat) sebagai sumber penghasil sampah.
Dalam perumusan arahan pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini metoda analisis yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif.
Kondisi pengelolaan sampah saat ini di perkotaan Ciwidey meliputi 4 aspek persampahan, partisipasi/peran serta masyarakat, dan potensi masalah.
Arahan pengelolaan sampah berbasis masyarakat berdasarkan hasil analisis yaitu peningkatan fungsi TPS menjadi TPS 3R, serta tersedianya bank sampah dan unit komposting.
Penelitian penunjukan tingkat pelayanan persampahan oleh UPT sebesar 47%, sebagian besar masyarakat sudah melakukan pengurangan dan penanganan sampah, timbulan sampah di Kawasan Perkotaan Ciwidey mencapai 21.
192 m3/hari, masih rendahnya tingkat penyadaran partisipasi masyarakat mulai dari pemahaman dan keingian masyarakat untuk mengelola sampah, 52% masyarakat tidak melakukan pembayaran untuk pengelolaan sampah.
Related Results
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK
Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...
Bank Sampah Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Di Perkotaan
Bank Sampah Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Di Perkotaan
Permasalahan terkait dengan sampah adalah permasalahan yang ada di wilayah perkotaan. Pengelolaan sampah yang baik sangat diperlukan di wilayah perkotaan, salah satu cara mengelola...
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem. Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste. Trucko Village...
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10/ 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS DI KOTA MALANG)
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10/ 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS DI KOTA MALANG)
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 mengamanatkan perlunya perubahan paradigma yang mendasar dalam pengelola...
ANALISIS DIAGRAM FISHBONE DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SURABAYA
ANALISIS DIAGRAM FISHBONE DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SURABAYA
Sampah masih menjadi salah satu permasalahan yang kompleks, sehingga perlu mendapat perhatian khusus dalam penanganannya. Jumlah sampah di Indonesia terus mengalami peningkatan sei...
Pendampingan Pembentukan Bank Sampah Di Aisyiyah Ranting Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten
Pendampingan Pembentukan Bank Sampah Di Aisyiyah Ranting Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten
Persoalan sampah masih menjadi masalah utama di Indonesia. Sampah menimbulkan dampak buruk pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Paradigma baru pengelolaan sampah yaitu mengann...
Peran Perusahaan Dalam Pemberdayaan UMKM: Analisis Close Loop Model Pada Bank Sampah Pematang Pudu Bersih
Peran Perusahaan Dalam Pemberdayaan UMKM: Analisis Close Loop Model Pada Bank Sampah Pematang Pudu Bersih
Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang mendesak di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Setiap hari, timbulan sampah meningkat seiring pertumbuhan populasi, mengu...
Green Supply Chain Pengelolaan Sampah: Studi Kasus Penggunaan Maggot BSF dalam Pengolahan Sampah Organik
Green Supply Chain Pengelolaan Sampah: Studi Kasus Penggunaan Maggot BSF dalam Pengolahan Sampah Organik
Green supply chain pengelolaan sampah merupakan sistem pengelolaan sampah yang berbasis pada prinsip-prinsip lingkungan dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembang...

