Javascript must be enabled to continue!
SORONG SERAH (STUDI ANALITIK PERUBAHAN KEPATUHAN BUDAYA)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengungkapkan secara deskriftif analitik fenomenologis perubahan kepatuhan dalam budaya Sorong Serah pada masyarakat di Kecamatan Selong yang dipengaruhi oleh beberapa variable seperti pendidikan, pemahaman agama dan globalisasi sebagai variabel yang merubahnya. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian diantaranya: Dalam aspek pendidikan, perubahan tersebut secara umum disebabkan oleh faktor yang determinan yaitu faktor kebahasaan yang digunakan dalam prosesi Sorong serah. Dalam aspek pengetahuan agama, banyak memberikan penanaman dan pembiasaan dalam masyarakat di Kecamatan Selong untuk kembali kepada ajaran yang di ajarkan dalam agama melalui proses pendidikannya. Dalam aspek globalisasi, adanya pemikiran masyarakat untuk lebih menyederhanakan delapan step proses adat merariq. Dimaklumi bahwa prosesi pernikahan baik dalam proses sebelum dan sesudah akad nikah membutuhkan kesibukan yang cukup banyak untuk semua keluarga, maka untuk mengurangi itu semua maka penyederhanaan proses merariq menjadi sebuah keniscayaan. This study aims to examine and reveal descriptively the phenomenological analysis of compliance change within the Sorong Serah culture in the community in Kecamatan Selong that is influenced by some variables such as education, religious understanding and globalization as the variables that change it. The approach used is qualitative by using phenomenological method with data collection technique through Observation, Interview and Documentation. The results of research include: In the aspect of education, the change is generally caused by a determinant factor is the language factor used in the procession Sorong handing. In the aspect of religious knowledge, many provide planting and habituation in the community in Kecamatan Selong to return to the teachings that are taught in religion through the process of education. In the aspect of globalization, the thought of the community to further simplify the eight steps of customary merariq process. It is understandable that the procession of marriage both in the process before and after the marriage ceremony requires a lot of busyness for all families, so to reduce it all then simplifying the process merariq be a necessity.
Title: SORONG SERAH (STUDI ANALITIK PERUBAHAN KEPATUHAN BUDAYA)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengungkapkan secara deskriftif analitik fenomenologis perubahan kepatuhan dalam budaya Sorong Serah pada masyarakat di Kecamatan Selong yang dipengaruhi oleh beberapa variable seperti pendidikan, pemahaman agama dan globalisasi sebagai variabel yang merubahnya.
Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi.
Hasil penelitian diantaranya: Dalam aspek pendidikan, perubahan tersebut secara umum disebabkan oleh faktor yang determinan yaitu faktor kebahasaan yang digunakan dalam prosesi Sorong serah.
Dalam aspek pengetahuan agama, banyak memberikan penanaman dan pembiasaan dalam masyarakat di Kecamatan Selong untuk kembali kepada ajaran yang di ajarkan dalam agama melalui proses pendidikannya.
Dalam aspek globalisasi, adanya pemikiran masyarakat untuk lebih menyederhanakan delapan step proses adat merariq.
Dimaklumi bahwa prosesi pernikahan baik dalam proses sebelum dan sesudah akad nikah membutuhkan kesibukan yang cukup banyak untuk semua keluarga, maka untuk mengurangi itu semua maka penyederhanaan proses merariq menjadi sebuah keniscayaan.
This study aims to examine and reveal descriptively the phenomenological analysis of compliance change within the Sorong Serah culture in the community in Kecamatan Selong that is influenced by some variables such as education, religious understanding and globalization as the variables that change it.
The approach used is qualitative by using phenomenological method with data collection technique through Observation, Interview and Documentation.
The results of research include: In the aspect of education, the change is generally caused by a determinant factor is the language factor used in the procession Sorong handing.
In the aspect of religious knowledge, many provide planting and habituation in the community in Kecamatan Selong to return to the teachings that are taught in religion through the process of education.
In the aspect of globalization, the thought of the community to further simplify the eight steps of customary merariq process.
It is understandable that the procession of marriage both in the process before and after the marriage ceremony requires a lot of busyness for all families, so to reduce it all then simplifying the process merariq be a necessity.
Related Results
EVALUASI PENGELOLAAN DAS DAN WILAYAH PESISIR DI KOTA SORONG
EVALUASI PENGELOLAAN DAS DAN WILAYAH PESISIR DI KOTA SORONG
Kota Sorong merupakan wilayah yang membentang sepanjang pesisir bagian barat Propinsi Papua Barat. Ada segmen wilayah berada di Teluk Bandara DEO Kota Sorong yang merupakan muara d...
HUBUNGAN PERAN PERAWAT DALAM SERAH TERIMA DENGAN PENERAPAN KESELAMATAN PASIEN DI RSI SITTI MARYAM MANADO
HUBUNGAN PERAN PERAWAT DALAM SERAH TERIMA DENGAN PENERAPAN KESELAMATAN PASIEN DI RSI SITTI MARYAM MANADO
Peran serah terima perawat dan kondisi keadaan pasien belum di ketahui dengan jelas.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran perawat dalam serah terima dengan p...
Analisis Kinerja Pembangunan Infrastruktur Terhadap Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (KEK) di Kabupaten Sorong
Analisis Kinerja Pembangunan Infrastruktur Terhadap Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (KEK) di Kabupaten Sorong
Pengembangan Kawasan Industri di Wilayah Timur Indonesia pada periode awal Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla telah dicanangkan salah satunya di Wilayah Provinsi Papua Barat yaitu di ...
Pengaruh Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Sorong Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Papua Barat
Pengaruh Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Sorong Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Papua Barat
Sorong merupakan kota yang sangat strategis karena merupakan pintu masuk dan persinggahan provinsi papua. Sorong juga dikenal sebagai kota perdagangan dan industri jasa karena dike...
Pengaruh Pendampingan Kader Kesehatan Berbasis Buku Monitoring terhadap Kepatuhan Terapi Pasien Diabetes Mellitus
Pengaruh Pendampingan Kader Kesehatan Berbasis Buku Monitoring terhadap Kepatuhan Terapi Pasien Diabetes Mellitus
Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat serta berisiko tinggi menimbulkan komplikasi apabila kepatuhan terapi...
Kualitas Pelayanan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien Program Fisioterapi Praktik Mandiri di Malang Raya
Kualitas Pelayanan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien Program Fisioterapi Praktik Mandiri di Malang Raya
Pendahuluan: Kualitas merupakan keseluruhan karakteristik dari produk dan jasa yang meliputi marketing, engineering, manufacture, dan maintenance dimana produk dan jasa tersebut da...
Implementasi Pemanfaatan Compliance Risk Management Dalam Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak Studi Kasus KPP Madya Medan Dan KPP Madya Dua Medan
Implementasi Pemanfaatan Compliance Risk Management Dalam Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak Studi Kasus KPP Madya Medan Dan KPP Madya Dua Medan
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait pemanfaatan pengelolaan risiko kepatuhan (Compliance Risk Management) dalam rangka pengawasan kepatuhan kewajiban perp...
Modernisasi dan perubahan sosial
Modernisasi dan perubahan sosial
PENDAHULUAN Perubahan sosial adalah suatu fenomena dimana setiap kehidupan kita pasti terjadi perubahan, baik perubahan itu bersifat cepat maupun lambat. Jika dibandingkan dengan b...

