Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Pendampingan Kader Kesehatan Berbasis Buku Monitoring terhadap Kepatuhan Terapi Pasien Diabetes Mellitus

View through CrossRef
Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat serta berisiko tinggi menimbulkan komplikasi apabila kepatuhan terapi tidak optimal. Rendahnya kepatuhan terapi masih menjadi permasalahan utama yang dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan pasien, rendahnya motivasi, kurangnya dukungan keluarga, serta minimnya pemantauan berkelanjutan. Intervensi berbasis komunitas melalui pendampingan kader kesehatan yang didukung dengan alat monitoring sederhana berpotensi meningkatkan kepatuhan pasien dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan kader berbasis buku monitoring terhadap kepatuhan terapi pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sampel terdiri dari 25 pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pundong yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi meliputi edukasi kesehatan, pendampingan kader setiap hari, serta pemantauan minum obat, pola makan, aktivitas fisik, dan kadar gula darah menggunakan buku monitoring selama empat minggu. Tingkat kepatuhan terapi diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) dan catatan dalam buku monitoring. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan rendah (56%) dan sedang (32%), sementara hanya 12% yang memiliki kepatuhan tinggi. Setelah intervensi, terjadi peningkatan kepatuhan yang signifikan, dengan 68% responden mencapai tingkat kepatuhan tinggi dan 32% kepatuhan sedang. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi (Z = −4,165; p < 0,001). Pendampingan kader kesehatan berbasis buku monitoring secara signifikan meningkatkan kepatuhan terapi pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Intervensi ini merupakan strategi yang efektif, sederhana, dan mudah diterapkan di masyarakat sebagai upaya pendukung pengelolaan diabetes jangka panjang di layanan kesehatan primer.
Title: Pengaruh Pendampingan Kader Kesehatan Berbasis Buku Monitoring terhadap Kepatuhan Terapi Pasien Diabetes Mellitus
Description:
Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat serta berisiko tinggi menimbulkan komplikasi apabila kepatuhan terapi tidak optimal.
Rendahnya kepatuhan terapi masih menjadi permasalahan utama yang dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan pasien, rendahnya motivasi, kurangnya dukungan keluarga, serta minimnya pemantauan berkelanjutan.
Intervensi berbasis komunitas melalui pendampingan kader kesehatan yang didukung dengan alat monitoring sederhana berpotensi meningkatkan kepatuhan pasien dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan kader berbasis buku monitoring terhadap kepatuhan terapi pasien Diabetes Melitus Tipe 2.
Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest.
Sampel terdiri dari 25 pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pundong yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Intervensi meliputi edukasi kesehatan, pendampingan kader setiap hari, serta pemantauan minum obat, pola makan, aktivitas fisik, dan kadar gula darah menggunakan buku monitoring selama empat minggu.
Tingkat kepatuhan terapi diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) dan catatan dalam buku monitoring.
Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon.
Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan rendah (56%) dan sedang (32%), sementara hanya 12% yang memiliki kepatuhan tinggi.
Setelah intervensi, terjadi peningkatan kepatuhan yang signifikan, dengan 68% responden mencapai tingkat kepatuhan tinggi dan 32% kepatuhan sedang.
Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi (Z = −4,165; p < 0,001).
Pendampingan kader kesehatan berbasis buku monitoring secara signifikan meningkatkan kepatuhan terapi pasien Diabetes Melitus Tipe 2.
Intervensi ini merupakan strategi yang efektif, sederhana, dan mudah diterapkan di masyarakat sebagai upaya pendukung pengelolaan diabetes jangka panjang di layanan kesehatan primer.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
Persepsi sekolah kader memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kader kesehatan. Pelatihan dan pemeliharaan kader kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan ...
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
ABSTRAKDiabetes mellitus adalah suatu penyakit dengan peningkatan glukosa darah di atas normal. Indonesia merupakan negara menempati urutan ke 7 dengan penderita diabetes mellitus ...
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Pendahuluan. Pada negara dengan keterbatasan sumber daya, pengukuran viral load (VL) sebagai prediktor efektivitas terapi antiretroviral (ARV) tidak selalu mudah untuk diakses oleh...
DUKUNGAN KELUARGA DAN KEPATUHAN DIET PENDERITA DIABETES MELLITUS
DUKUNGAN KELUARGA DAN KEPATUHAN DIET PENDERITA DIABETES MELLITUS
Kepatuhan penderita diabetes mellitus dalam penatalaksanaan penyakitnya sangat penting untuk menghindari masalah penurunan derajat kesehatan. Kendala utama pada penanganan diet dia...

Back to Top