Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PENERJEMAHAN PUISI “I HEAR AMERICA SINGING” KARYA WALT WHITMAN:SEBUAH KAJIAN EKSTRATEKSTUAL (The Analysis of Poetry Translation of Walt Whitman’s “I Hear America Singing”: an Extratextual Study)

View through CrossRef
Penerjemahan sastra merupakan satu cabang disiplin penting dalam kajian penerjemahan karena disiplin ini menjadi salah satu sarana pelestarian karya-karya terbaik dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki terjemahan puisi karya Bapak Penyair Amerika, Walt Whitman, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Taufik Ismail dan Jean Jaques Kusni. Berdasarkan model analisis penerjemahan puisi pada tataran ekstratekstual yang diusulkan oleh HosseinVahid Darstjerdi d.k.k, penelitian ini mengkaji skemata, koherensi, dan implikatur puisi sumber (PSu) dan puisi sasaran (PSa). Unsur-unsur skemata yang dibahas meliputi delapan (8) unsur pembangun skemata sebagai unsur ekstratekstual, yakni pengetahuan penyair terhadap usia, jenis kelamin, ras, kebangsaan, hubungan dan nilai-nilai agama, ekonomi, profesi, dan sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa, puisi sasaran1 (PSa1) memuat kesepadanan pada sebagian besar skemata, koherensi, dan implikatur dibandingkan dengan puisi sasaran2 (PSa2) dan dari sudut pandang kedekatan puisi, PSa1 lebih dekat dekat dengan PSu.Abstract:Literary translation is an important discipline in the translation study since the discipline can be beneficial in preserving world’s best literary works. This study aims at investigating the translated poem of Walt Whitman- the father of free verse-. The poem was translated into Indone- sian by Taufik Ismail and Jean Jaques Kusni. Based on the model analysis of poetry translation at an extra-textual level proposed by Hossein Vahid Darstjerdi et al, this study examines the sche- mata, coherence, and implicature of the poem (the source poem)  and its translations (target poem). Schemata elements covered  eight   extra-textual elements, such as:  knowledge of the poet, age, sex, race, nationality, religious value, economy, profession, and history. The results of the study show that the schemata, coherence, and implicature equivalence presented in target poem1 were better organized than those in target poem2. The comparison  also proved that the target poem1 was closer to the source poem.
Title: ANALISIS PENERJEMAHAN PUISI “I HEAR AMERICA SINGING” KARYA WALT WHITMAN:SEBUAH KAJIAN EKSTRATEKSTUAL (The Analysis of Poetry Translation of Walt Whitman’s “I Hear America Singing”: an Extratextual Study)
Description:
Penerjemahan sastra merupakan satu cabang disiplin penting dalam kajian penerjemahan karena disiplin ini menjadi salah satu sarana pelestarian karya-karya terbaik dunia.
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki terjemahan puisi karya Bapak Penyair Amerika, Walt Whitman, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Taufik Ismail dan Jean Jaques Kusni.
Berdasarkan model analisis penerjemahan puisi pada tataran ekstratekstual yang diusulkan oleh HosseinVahid Darstjerdi d.
k.
k, penelitian ini mengkaji skemata, koherensi, dan implikatur puisi sumber (PSu) dan puisi sasaran (PSa).
Unsur-unsur skemata yang dibahas meliputi delapan (8) unsur pembangun skemata sebagai unsur ekstratekstual, yakni pengetahuan penyair terhadap usia, jenis kelamin, ras, kebangsaan, hubungan dan nilai-nilai agama, ekonomi, profesi, dan sejarah.
Hasil kajian menunjukkan bahwa, puisi sasaran1 (PSa1) memuat kesepadanan pada sebagian besar skemata, koherensi, dan implikatur dibandingkan dengan puisi sasaran2 (PSa2) dan dari sudut pandang kedekatan puisi, PSa1 lebih dekat dekat dengan PSu.
Abstract:Literary translation is an important discipline in the translation study since the discipline can be beneficial in preserving world’s best literary works.
This study aims at investigating the translated poem of Walt Whitman- the father of free verse-.
The poem was translated into Indone- sian by Taufik Ismail and Jean Jaques Kusni.
Based on the model analysis of poetry translation at an extra-textual level proposed by Hossein Vahid Darstjerdi et al, this study examines the sche- mata, coherence, and implicature of the poem (the source poem)  and its translations (target poem).
Schemata elements covered  eight   extra-textual elements, such as:  knowledge of the poet, age, sex, race, nationality, religious value, economy, profession, and history.
The results of the study show that the schemata, coherence, and implicature equivalence presented in target poem1 were better organized than those in target poem2.
The comparison  also proved that the target poem1 was closer to the source poem.

Related Results

Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Kajian penerjemahan terapan memberikan peluang kolaborasi antara ilmu penerjemahan dan disiplin ilmu lain. Kolaborasi kajian penerjemahan dan ilmu sastra, khususnya teaterologi, me...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...
HUBUNGAN KOMPETENSI PENERJEMAH DAN KUALITAS TERJEMAHAN
HUBUNGAN KOMPETENSI PENERJEMAH DAN KUALITAS TERJEMAHAN
Abstrak Kompetensi penerjemahan merupakan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki penerjemah untuk menghasilkan terjemahan dengan kualitas yang baik. Kompetensi penerjemahan ...
KRITIK ATAS PUISI-PUISI KARYA AHMAD NURULLAH DAN NANING PRANOTO 1
KRITIK ATAS PUISI-PUISI KARYA AHMAD NURULLAH DAN NANING PRANOTO 1
<p>ABSTRAK<br />Berbicara tentang kritik sastra, secara umum, selain untuk menghakimi karya sastra, juga memiliki fungsi <br />untuk mengkaji dan menafsirkan nila...

Back to Top