Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN ASUPAN VITAMIN C, ASAM FOLAT DAN ZAT BESI DAN PROTEIN DENGAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI KOTA BENGKULU
View through CrossRef
ABSTRAK
Masa remaja merupakan periode dari pertumbuhan dan proses kematangan manusia, pada masa ini terjadi perubahan yang sangat unik dan berkelanjutan. Perubahan fisik karena pertumbuhan yang terjadi akan mempengaruhi status kesehatan dan gizinya.. Masalah gizi yang biasa di alami pada masa remaja salah satunya adalah anemia. Kekurangan zat besi adalah penyebab paling umum dari anemia di Indonesia dan salah satu kondisi yang paling umum terlihat pada praktek kedokteran. Konsumsi vitamin C sangat berperan dalam absorbsi besi. Peranan asam folat dalam proses sintesis nukleo protein merupakan kunci pembentukan dan produksi butir-butir darah merah normal dalam susunan tulang. Protein juga memiliki peran dalam transportasi zat besi ke sum sum tulang belakang untuk pembentukan sel darah merah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pola konsumsi vitamin C, Asam folat , zat besi dan Protein dengan kadar haemoglobin pada remaja putri di kota Bengkulu.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan design Cross Sectional, tehnik pengambilan sampel dengan Purposive sampling, analisa data dengan uji Korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan bermakna antara asupan asam folat dengan kadar hemoglobin remaja putri di Kota Bengkulu ditunjukkan dengan P value 0.000 . Ada hubungan bermakna antara asupan zat besi dengan kadar hemoglobin remaja putri di Kota Bengkulu dengan p-value 0.004. Ada hubungan bermakna antara asupan protein dengan kadar hemoglobin remaja putri di Kota Bengkulu dengan p-value 0.000. Tidak adanya hubungan antara asupan vitamin C dengan kadar hemoglobin remaja putri di Kota Bengkulu dengan P -value 0.105. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi kepada murid untuk menjaga kesehatan dan konsumsi makanan yang seimbang guna mencegah terjadinya anemia.
Kata Kunci : Vitamin C,Asam Folat, Zat Besi , Protein dan kadar Haemoglobin
Title: HUBUNGAN ASUPAN VITAMIN C, ASAM FOLAT DAN ZAT BESI DAN PROTEIN DENGAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI KOTA BENGKULU
Description:
ABSTRAK
Masa remaja merupakan periode dari pertumbuhan dan proses kematangan manusia, pada masa ini terjadi perubahan yang sangat unik dan berkelanjutan.
Perubahan fisik karena pertumbuhan yang terjadi akan mempengaruhi status kesehatan dan gizinya.
Masalah gizi yang biasa di alami pada masa remaja salah satunya adalah anemia.
Kekurangan zat besi adalah penyebab paling umum dari anemia di Indonesia dan salah satu kondisi yang paling umum terlihat pada praktek kedokteran.
Konsumsi vitamin C sangat berperan dalam absorbsi besi.
Peranan asam folat dalam proses sintesis nukleo protein merupakan kunci pembentukan dan produksi butir-butir darah merah normal dalam susunan tulang.
Protein juga memiliki peran dalam transportasi zat besi ke sum sum tulang belakang untuk pembentukan sel darah merah.
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pola konsumsi vitamin C, Asam folat , zat besi dan Protein dengan kadar haemoglobin pada remaja putri di kota Bengkulu.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan design Cross Sectional, tehnik pengambilan sampel dengan Purposive sampling, analisa data dengan uji Korelasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan bermakna antara asupan asam folat dengan kadar hemoglobin remaja putri di Kota Bengkulu ditunjukkan dengan P value 0.
000 .
Ada hubungan bermakna antara asupan zat besi dengan kadar hemoglobin remaja putri di Kota Bengkulu dengan p-value 0.
004.
Ada hubungan bermakna antara asupan protein dengan kadar hemoglobin remaja putri di Kota Bengkulu dengan p-value 0.
000.
Tidak adanya hubungan antara asupan vitamin C dengan kadar hemoglobin remaja putri di Kota Bengkulu dengan P -value 0.
105.
Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi kepada murid untuk menjaga kesehatan dan konsumsi makanan yang seimbang guna mencegah terjadinya anemia.
Kata Kunci : Vitamin C,Asam Folat, Zat Besi , Protein dan kadar Haemoglobin
.
Related Results
HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN BAHAN MAKANAN SUMBER ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMA MUSLIMIN
HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN BAHAN MAKANAN SUMBER ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMA MUSLIMIN
Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah lebih rendah dari normal. Kekurangan oksigen dalam jaringan otak dan otot menyebabkan gejala anemia, seperti lemah...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
VITAMIN D INSUFFICIENCY IN FOUR MAJOR HOSPITALS OF PUNJAB
VITAMIN D INSUFFICIENCY IN FOUR MAJOR HOSPITALS OF PUNJAB
Objective: To demonstrate vitamin D deficiency in the general population of Punjab
Study Design: Observational, Cross-Sectional
Place and Duration: Multicentre study co...
PENDAMPINGAN ANEMIA PADA REMAJA DAN PERSIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SMP TRI SUKSES NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
PENDAMPINGAN ANEMIA PADA REMAJA DAN PERSIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SMP TRI SUKSES NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu tentu tidak dimulai saat seorang wanita hamil saja. Diperlukan persiapan seorang remaja yang sehat agar menjadi ibu yang sehat. Remaja yang ...
Pengaruh substitusi tepung talas (Colocasia esculenta) dan tepung beras merah (Oryza nivara) terhadap kadar proksimat dan kadar zat besi pada mochi
Pengaruh substitusi tepung talas (Colocasia esculenta) dan tepung beras merah (Oryza nivara) terhadap kadar proksimat dan kadar zat besi pada mochi
Latar Belakang: Prevalensi kejadian anemia pada semua kelompok usia masih cukup tinggi disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Salah satu sumber pangan nabati yang kaya akan zat...
Gambaran Anemia, Defisiensi Zat Besi, dan Status Nutrisi pada Remaja Putri
Gambaran Anemia, Defisiensi Zat Besi, dan Status Nutrisi pada Remaja Putri
Latar Belakang: Anemia dan defisiensi zat besi merupakan masalah kesehatan yang signifikan pada remaja, terutama di negara berkembang. Masa remaja merupakan periode kritis dalam si...
Mengoptimalkan Asupan Zat Gizi sebagai Upaya Preventif dalam Mengatasi Masalah Kesehatan Mental
Mengoptimalkan Asupan Zat Gizi sebagai Upaya Preventif dalam Mengatasi Masalah Kesehatan Mental
Latar Belakang: Zat gizi memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan mental seseorang. Hasil studi menjelaskan bahwa ketika seseorang dengan kondisi kesehatan mental yang tida...
HUBUNGAN PENGETAHUAN PEMILIHAN SUMBER MAKANAN ZAT BESI DAN LILA (LINGKAR LENGAN ATAS) DENGAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MTs MA’ARIF 18 RU PASIR SAKTI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2024
HUBUNGAN PENGETAHUAN PEMILIHAN SUMBER MAKANAN ZAT BESI DAN LILA (LINGKAR LENGAN ATAS) DENGAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MTs MA’ARIF 18 RU PASIR SAKTI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2024
Anemia merupakan masalah gizi yang paling umum di seluruh dunia terutama disebabkan karena defisiensi zat besi, ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah dibawah normal yai...

