Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal Perkalian dan Pembagian Pecahan Di Sekolah Dasar

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  presentase kesalahan siswa dalam mengerjakan soal materi perkalian dan pembagian pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri Tempursari Sleman Yogyakarta.  Faktor-faktor penyebab kesalahan siswa dalam mengerjakan soal perkalian dan pembagian pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri Tempursari Sleman Yogyakarta.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SD N Tempursari. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, wawancara, dokumentasi dan instrumen penelitian. Keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Kesalahan yang paling banyak dilakukan yaitu kesalahan siswa dalam keterampilan proses (process skill error) materi perkalian dan pembagian pecahan dengan rata- rata kesalahan sebesar 71,4% yang termasuk kategori tinggi. Kesalahan siswa dalam penulisan jawaban (encoding error) materi perkalian dan pembagian pecahan dengan rata-rata kesalahan sebesar 55,6%, yang dikategorikan sedang. Kesalahan siswa dalam transformasi soal (transfomation error) materi perkalian dan pembagian pecahan dengan rata-rata kesalahan 39,7%, yang termasuk kategori rendah. Kesalahan siswa dalam membaca soal (reading error) materi perkalian dan pembagian pecahan didapatkan rata-rata persentase sebesar 19,37%, kategori sangat rendah. Kesalahan siswa dalam memahami isi (comprehension error) soal materi perkalian dan pembagian pecahan dengan rata-rata kesalahan sebesar 7,9%, yang termasuk kategori sangat rendah. Ada beberapa hal yang bisa membuat siswa melakukan kesalahan saat mengerjakan soal, salah satunya adalah faktor internal. Contohnya, siswa tidak membaca soal dengan teliti, kesulitan memahami isi soal, tidak bisa menangkap inti dari pertanyaan yang diajukan, dan lupa pada konsep dasar yang penting. Kondisi kelas yang tidak mendukung bisa membuat siswa sulit berkonsentrasi saat mengerjakan tugas..
Title: Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal Perkalian dan Pembagian Pecahan Di Sekolah Dasar
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  presentase kesalahan siswa dalam mengerjakan soal materi perkalian dan pembagian pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri Tempursari Sleman Yogyakarta.
  Faktor-faktor penyebab kesalahan siswa dalam mengerjakan soal perkalian dan pembagian pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri Tempursari Sleman Yogyakarta.
  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SD N Tempursari.
Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, wawancara, dokumentasi dan instrumen penelitian.
Keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dan triangulasi.
Teknik analisis data yang digunakan yaitu Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Kesalahan yang paling banyak dilakukan yaitu kesalahan siswa dalam keterampilan proses (process skill error) materi perkalian dan pembagian pecahan dengan rata- rata kesalahan sebesar 71,4% yang termasuk kategori tinggi.
Kesalahan siswa dalam penulisan jawaban (encoding error) materi perkalian dan pembagian pecahan dengan rata-rata kesalahan sebesar 55,6%, yang dikategorikan sedang.
Kesalahan siswa dalam transformasi soal (transfomation error) materi perkalian dan pembagian pecahan dengan rata-rata kesalahan 39,7%, yang termasuk kategori rendah.
Kesalahan siswa dalam membaca soal (reading error) materi perkalian dan pembagian pecahan didapatkan rata-rata persentase sebesar 19,37%, kategori sangat rendah.
Kesalahan siswa dalam memahami isi (comprehension error) soal materi perkalian dan pembagian pecahan dengan rata-rata kesalahan sebesar 7,9%, yang termasuk kategori sangat rendah.
Ada beberapa hal yang bisa membuat siswa melakukan kesalahan saat mengerjakan soal, salah satunya adalah faktor internal.
Contohnya, siswa tidak membaca soal dengan teliti, kesulitan memahami isi soal, tidak bisa menangkap inti dari pertanyaan yang diajukan, dan lupa pada konsep dasar yang penting.
Kondisi kelas yang tidak mendukung bisa membuat siswa sulit berkonsentrasi saat mengerjakan tugas.

Related Results

Analisis Kesalahan Siswa Kelas X dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Analisis Kesalahan Siswa Kelas X dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika dalam bentuk cerita pada materi SPLTV masih sering ditemukan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganali...
Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar
Analisis Kesulitan Level Kognitif pada Evaluasi Sumatif Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar
Kurikulum 2013 menuntut siswa berfikir kritis dengan cara mengembangkan soal HOTS, namun masih terlihat sekolah menyelesaikan penilaian hanya berupa sekumpulan tes sementara dalam ...
ANALISIS KESALAHAN SISWA MENYELESAIKAN MATERI BILANGAN BULAT MENURUT TEORI NEWMAN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 MUARA BUNGO
ANALISIS KESALAHAN SISWA MENYELESAIKAN MATERI BILANGAN BULAT MENURUT TEORI NEWMAN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 MUARA BUNGO
Research on students' errors in solving math problems is due to looking at student learning outcomes obtained and the results of a survey of students, so the researcher aims to ana...
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Pada Soal Cerita Materi Statistika
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Pada Soal Cerita Materi Statistika
Matematika merupakan dasar dari semua ilmu pengetahuan dan memiliki peran penting dalam pembentukan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Namun, kemampuan pemecahan masal...
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Atas
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Atas
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dan faktor penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan siswa SMA. Penyelesaian soal pemecahan masalah be...
Analisis Kesalahan Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Aljabar Beserta Scaffolding
Analisis Kesalahan Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Aljabar Beserta Scaffolding
Pada pembelajaran matematika materi aljabar 85% siswa belum dapat menyelesaikan soal dengan benar. Hal ini dikarenakan dalam proses penyelesaian siswa melakukan beberapa kesalahan....
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN DOUSHI DAN KEIYOUSHI PADA SAKUBUN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNP
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN DOUSHI DAN KEIYOUSHI PADA SAKUBUN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNP
Penelitian ini membahas tentang analisis kesalahan penggunaan doushi dan keiyoushi pada sakubun mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jepang Universitas Negeri Padang. Tujuan d...
Analisis Kesalahan Siswa Kelas VII dalam Menyelesaikan Soal Geometri
Analisis Kesalahan Siswa Kelas VII dalam Menyelesaikan Soal Geometri
Triangle and rectangle are material taught at the junior high school level. However, there are still many students who make mistakes in solving geometry problems. This can be a ref...

Back to Top