Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN NYERI TULANG BELAKANG PADA MAHASISWA KEPERAWATAN

View through CrossRef
 Nyeri tulang belakang merupakan salah satu ganguan tulang belakang. Faktor resiko positif yang menyebabkan nyeri tulang belakang adalah bertambahnya usia, kebugaran yang buruk, kondisi kesehatan yang jelek, masalah psikologik dan psikososial, jenis pekerjaan, serta posisi tubuh atau sikap tubuh yang tidak benar pada saat duduk, tidur, maupun berdiri. Sering kali pengetahuan mengenai sikap tubuh yang benar terabaikan begitu saja. Hal ini menjadi pertanda buruk karena banyak orang menjadi tidak perduli tentang sikap tubuh yang benar, sehingga tidak sedikit orang yang mengalami nyeri tulang belakang.Penelitian untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, dan tingkat pengetahuan tentang sikap tubuh dengan kejadian nyeri tulang belakang pada mahasiswa keperawatan. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptik korelasional. Populasi adalah mahasiswa keperawatan di suatu universitas di Yogyakarta berjumlah 270 mahasiswa. Sampel berjumlah 65 mahasiswa, diambil menggunakan probability propotional to size (PPS) sampling. Uji statistik menggunakan Chi Square. Sebagian besar mahasiswa berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 33 responden (50,8%), berusia 22 tahun yaitu sebanyak 39 responden (60,0%), mempunyai tingkat pengetahuan tentang sikap tubuh kategori cukup yaitu 37 responden (56,9%), dan mengalami kejadian nyeri tulang belakang yaitu sejumlah 45 responden (69,8%). Hasil analisis hubungan jenis kelamin dengan kejadian nyeri diperoleh p-value sebesar 0,852. Hasil analisis usia dengan kejadian nyeri diperoleh p-value sebesar 0,138. Hasil analisis hubungan pengetahuan tentang sikap tubuh dengan kejadian nyeri diperoleh p-value sebesar 0,003. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan usia dengan kejadian nyeri tulang belakang pada mahasiswa keperawatan angkatan 2011 Universitas Respati Yogyakarta. Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang sikap tubuh dengan kejadian nyeri tulang belakang mahasiswa keperawatan angkatan 2011 Universitas Respati Yogyakarta.Kata Kunci: usia, jenis kelamin, tingkat pengetahuan tentang sikap tubuh, kejadian nyeri tulang belakang.
Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Respati Yogyakarta
Title: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN NYERI TULANG BELAKANG PADA MAHASISWA KEPERAWATAN
Description:
 Nyeri tulang belakang merupakan salah satu ganguan tulang belakang.
Faktor resiko positif yang menyebabkan nyeri tulang belakang adalah bertambahnya usia, kebugaran yang buruk, kondisi kesehatan yang jelek, masalah psikologik dan psikososial, jenis pekerjaan, serta posisi tubuh atau sikap tubuh yang tidak benar pada saat duduk, tidur, maupun berdiri.
Sering kali pengetahuan mengenai sikap tubuh yang benar terabaikan begitu saja.
Hal ini menjadi pertanda buruk karena banyak orang menjadi tidak perduli tentang sikap tubuh yang benar, sehingga tidak sedikit orang yang mengalami nyeri tulang belakang.
Penelitian untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, dan tingkat pengetahuan tentang sikap tubuh dengan kejadian nyeri tulang belakang pada mahasiswa keperawatan.
Jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptik korelasional.
Populasi adalah mahasiswa keperawatan di suatu universitas di Yogyakarta berjumlah 270 mahasiswa.
Sampel berjumlah 65 mahasiswa, diambil menggunakan probability propotional to size (PPS) sampling.
Uji statistik menggunakan Chi Square.
Sebagian besar mahasiswa berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 33 responden (50,8%), berusia 22 tahun yaitu sebanyak 39 responden (60,0%), mempunyai tingkat pengetahuan tentang sikap tubuh kategori cukup yaitu 37 responden (56,9%), dan mengalami kejadian nyeri tulang belakang yaitu sejumlah 45 responden (69,8%).
Hasil analisis hubungan jenis kelamin dengan kejadian nyeri diperoleh p-value sebesar 0,852.
Hasil analisis usia dengan kejadian nyeri diperoleh p-value sebesar 0,138.
Hasil analisis hubungan pengetahuan tentang sikap tubuh dengan kejadian nyeri diperoleh p-value sebesar 0,003.
Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan usia dengan kejadian nyeri tulang belakang pada mahasiswa keperawatan angkatan 2011 Universitas Respati Yogyakarta.
Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang sikap tubuh dengan kejadian nyeri tulang belakang mahasiswa keperawatan angkatan 2011 Universitas Respati Yogyakarta.
Kata Kunci: usia, jenis kelamin, tingkat pengetahuan tentang sikap tubuh, kejadian nyeri tulang belakang.

Related Results

Identifikasi Faktor Penyebab Nyeri Tulang Belakang Pada Mahasiswa Universitas Respati Yogyakarta
Identifikasi Faktor Penyebab Nyeri Tulang Belakang Pada Mahasiswa Universitas Respati Yogyakarta
Nyeri tulang belakang merupakan gangguan tulang belakang yang paling sering terjadi. Faktor risiko kejadian nyeri tulang belakang meliputi posisi duduk, lama duduk, rutinitas olahr...
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak  Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Juml...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Rumah sakit merupakan sebuah organisasi kesehatan yang sangat bermanfaat guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sebagaimana tertera dalam UU RI No 44 pasal 1. Setiap ...
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik me...
Pengaruh Tehknik Murottal Al-Qur’an Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di RSUD dr. Zainoel Abidin
Pengaruh Tehknik Murottal Al-Qur’an Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di RSUD dr. Zainoel Abidin
Hampir semua ibu hamil mengalami nyeri persalinan. Intensitas nyeri selama persalinan dapat mempengaruhi proses persalinan dan kesejahteraan janin. Berbagai upaya telah dilakukan u...
Nyeri Pasca Operasi Dekompresi dan Stabilisasi Vertebra: Sampai Dimana Kita Saat Ini?
Nyeri Pasca Operasi Dekompresi dan Stabilisasi Vertebra: Sampai Dimana Kita Saat Ini?
Pembedahan dekompresi dan stabilisasi tulang belakang ini berkaitan dengan nyeri perioperatif yang cukup signifikan. Nyeri pascabedah dekompresi dan stabilisasi tulang belakang lum...

Back to Top