Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENETAPAN KADAR PEWARNA TARTRAZIN PADA MIE INSTAN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV–VIS

View through CrossRef
Mie instan merupakan salah satu contoh makanan instan atau siap saji. Didalam mie instan terdapat zat pewarna sintetis. Warna merupakan daya tarik terbesar untuk menikmati makanan setelah aroma. Namun penggunaan pewarna sintetis harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku karena dapat merugikan kesehatan. Oleh karena itu perlu dilakukan monitoring pewarna sintetis pada makanan. Metode analisis yang digunakan adalah Spektrofotometri Uv-Vis. Pewarna sintetis yang terkandung dalam sampel tersebut adalah pewarna yang memungkinkan penggunaannya untuk makanan oleh PERMENKES RI seperti Tartrazin. Telah dianalisis bahwa pewarna tartrazin memiliki panjang gelombang maksimum 430 nm dengan kadar Sampel A 11,3 mg/Kg, Sampel B 7,5 mg/Kg, Sampel C 12,3 mg/Kg, Sampel D 6,3 mg/Kg, Sampel E 8,4 mg/Kg, Sampel F 5,4 mg/Kg, Sampel G 8,8 mg/Kg. Berdasarkan BPOM RI Nomor 37 Tahun 2013 tentang Batas Maksimum Penggunaan BTP Pewarna ditetapkan bahwa pewarna tartrazin diizinkan dalam kategori pangan pada pasta dan mie denganbatas maksimum 70 mg/Kg. Kata kunci: Pewarna Sintetis, Tartrazin, Spektrofotometri Uv-Vis
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: PENETAPAN KADAR PEWARNA TARTRAZIN PADA MIE INSTAN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV–VIS
Description:
Mie instan merupakan salah satu contoh makanan instan atau siap saji.
Didalam mie instan terdapat zat pewarna sintetis.
Warna merupakan daya tarik terbesar untuk menikmati makanan setelah aroma.
Namun penggunaan pewarna sintetis harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku karena dapat merugikan kesehatan.
Oleh karena itu perlu dilakukan monitoring pewarna sintetis pada makanan.
Metode analisis yang digunakan adalah Spektrofotometri Uv-Vis.
Pewarna sintetis yang terkandung dalam sampel tersebut adalah pewarna yang memungkinkan penggunaannya untuk makanan oleh PERMENKES RI seperti Tartrazin.
Telah dianalisis bahwa pewarna tartrazin memiliki panjang gelombang maksimum 430 nm dengan kadar Sampel A 11,3 mg/Kg, Sampel B 7,5 mg/Kg, Sampel C 12,3 mg/Kg, Sampel D 6,3 mg/Kg, Sampel E 8,4 mg/Kg, Sampel F 5,4 mg/Kg, Sampel G 8,8 mg/Kg.
Berdasarkan BPOM RI Nomor 37 Tahun 2013 tentang Batas Maksimum Penggunaan BTP Pewarna ditetapkan bahwa pewarna tartrazin diizinkan dalam kategori pangan pada pasta dan mie denganbatas maksimum 70 mg/Kg.
Kata kunci: Pewarna Sintetis, Tartrazin, Spektrofotometri Uv-Vis.

Related Results

Solar Photocatalytic Degradation of Tartrazine Using Titanium Dioxide
Solar Photocatalytic Degradation of Tartrazine Using Titanium Dioxide
Perawatan air sisa semakin mendapat perhatian kebelakangan ini, sehingga menjurus kepada penemuan fotopemangkinan, satu kaedah alternatif perawatan air sisa yang berpotensi. Sehing...
GAMBARAN KEBIASAAN KONSUMSI MIE INSTAN PADA ANAK USIA 7-12 TAHUN Studi di Sekolah Dasar Kanisius Tlogosari Kulon Semarang
GAMBARAN KEBIASAAN KONSUMSI MIE INSTAN PADA ANAK USIA 7-12 TAHUN Studi di Sekolah Dasar Kanisius Tlogosari Kulon Semarang
Latar Belakang: Mie instan disukai berbagai kalangan karena praktis, harga terjangkau dan rasanya yang enak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebiasaan mengkonsumsi m...
EDUKASI MAHASISWA AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA TENTANG BAHAYA MENGKONSUMSI MIE INSTAN
EDUKASI MAHASISWA AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA TENTANG BAHAYA MENGKONSUMSI MIE INSTAN
Latar Belakang: Pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap suatu objek melalui indrayang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya). ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan, mulai dari flora, fauna, ilmu pengetahuan dari nenek moyang, seni batik, dan masih banyak lagi.Terdapat berbagai macam pewarna tekstil. ...
Perbandingan Metode Spektrofotometri UV Dan HPLC pada Penetapan Kadar Kafein dalam Kopi
Perbandingan Metode Spektrofotometri UV Dan HPLC pada Penetapan Kadar Kafein dalam Kopi
Kafein merupakan salah satu alkaloid yang terkandung dalam kopi. Konsumsi kafein dalam jumlah besar bisa berdampak pada kesehatan manusia. Kebiasaan orang-orang jamun dulu minum ko...
Perbandingan Sifat Mie Instan, Mie Kering, dan Mie Basah yang Disubstitusi dengan Tepung Tulang Ayam
Perbandingan Sifat Mie Instan, Mie Kering, dan Mie Basah yang Disubstitusi dengan Tepung Tulang Ayam
Tulang ayam merupakan salah satu hasil produk sampingan yang dianggap sebagai limbah yang tidak berguna. Tulang ayam dapat diolah menjadi tepung tulang ayam dan selanjutnya dapat d...
ANALISIS NATRIUM BENZOAT PADA MIE INSTANT YANG DIPERDAGANGKAN DI KOTA MAKASSAR MAKASSAR
ANALISIS NATRIUM BENZOAT PADA MIE INSTANT YANG DIPERDAGANGKAN DI KOTA MAKASSAR MAKASSAR
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak jenis pengawet yang digunakan untuk mengawetkan bahan pangan salah satu bahan pengawet yang sering dipakai pada mie adalah natrium benz...

Back to Top