Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Self Compassion Terhadap Kondisi Fisik Atlet Bulutangkis

View through CrossRef
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh self compassion terhadap kondisi fisik atlet bulutangkis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu atlet bulutangkis se-kecamatan jatiwangi, teknik pengambilan sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan keriteria atlet berusia 8 – 12 tahun sebanyak 35 atlet. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner self compassion dan tes kondisi fisik untuk mengetahui jawaban dari sampel dan hasil dari tes kondisi fisik. Hasil analisis data secara statistik dibantu oleh aplikasi SPSS21dengan melakukan uji Normalitas diperoleh nilai didapatkan hasil kuesioner self compassion sebesar 0,237 > 0,05 dan hasil kondisi fisik sebesar 0,136 > 0,05 sehingga data berdistribusi normal, kemudian uji linearitas diperoleh hasil 0,562 > dari 0,05 sehingga dinyatakan linear atau sejalan karena hasil dari signifikan, selanjutnya uji pearson product moment diperoleh hasil sig. (2 - tailed) 0,040 > 0,05 dan R tabel 0,334 > 0,05 maka dapat disimpulkan ada hubungan secara signifikan.  Hal  ini  menunjukkan  bahwa  setelah sampel mengisi kuisioner dan melakukan tes kondisi fisik pada cabang olahraga bulutangkis, maka hasil dari variabel self compassion terhadap kondisi fisik atlet bulutangkis memiliki pengaruh secara signifikan sebesar 0,040.
Title: Pengaruh Self Compassion Terhadap Kondisi Fisik Atlet Bulutangkis
Description:
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh self compassion terhadap kondisi fisik atlet bulutangkis.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional.
Populasi dalam penelitian ini yaitu atlet bulutangkis se-kecamatan jatiwangi, teknik pengambilan sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan keriteria atlet berusia 8 – 12 tahun sebanyak 35 atlet.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner self compassion dan tes kondisi fisik untuk mengetahui jawaban dari sampel dan hasil dari tes kondisi fisik.
Hasil analisis data secara statistik dibantu oleh aplikasi SPSS21dengan melakukan uji Normalitas diperoleh nilai didapatkan hasil kuesioner self compassion sebesar 0,237 > 0,05 dan hasil kondisi fisik sebesar 0,136 > 0,05 sehingga data berdistribusi normal, kemudian uji linearitas diperoleh hasil 0,562 > dari 0,05 sehingga dinyatakan linear atau sejalan karena hasil dari signifikan, selanjutnya uji pearson product moment diperoleh hasil sig.
(2 - tailed) 0,040 > 0,05 dan R tabel 0,334 > 0,05 maka dapat disimpulkan ada hubungan secara signifikan.
  Hal  ini  menunjukkan  bahwa  setelah sampel mengisi kuisioner dan melakukan tes kondisi fisik pada cabang olahraga bulutangkis, maka hasil dari variabel self compassion terhadap kondisi fisik atlet bulutangkis memiliki pengaruh secara signifikan sebesar 0,040.

Related Results

PROFIL KONDISI FISIK ATLET PENCAK SILAT DI PSHT RAYON KEMBANGAN KABUPATEN MAGELANG
PROFIL KONDISI FISIK ATLET PENCAK SILAT DI PSHT RAYON KEMBANGAN KABUPATEN MAGELANG
Pencak Silat is a product of Indonesian society and part of the people's culture. therefore the culture produced is the culture of society. Community culture is a culture of mutual...
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL DAN POLA PUKULAN TERHADAP KETERAMPILAN LOB BULU TANGKIS PADA SISWA EXTRAKURIKULER BULU TANGKIS
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DRILL DAN POLA PUKULAN TERHADAP KETERAMPILAN LOB BULU TANGKIS PADA SISWA EXTRAKURIKULER BULU TANGKIS
ABSTRAK             Tujuan penelitian untuk mengetahui (1). Untuk mengetahui Perbedaan pengaruh pendekatan sistem latihan drill dan pola pukulan terhadap keterampilan lob bul...
PERBANDINGAN LATIHAN FOOTWORK DAN SHADOW TERHADAP KELINCAHAN ATLET TIM BULUTANGKIS PB. SETIA PUTRA
PERBANDINGAN LATIHAN FOOTWORK DAN SHADOW TERHADAP KELINCAHAN ATLET TIM BULUTANGKIS PB. SETIA PUTRA
Kelincahan merupakan komponen fisik yang sangat penting dalam olahraga bulutangkis, hal ini dikarenkan agar para pemain  dapat bergerak ke segala arah dengan cepat dan tepat untuk ...
Observasi Kondisi Fisik Atlet Sepak Bola Klub Angkasa FC
Observasi Kondisi Fisik Atlet Sepak Bola Klub Angkasa FC
Kondisi fisik yang optimal merupakan faktor krusial bagi kesuksesan atlet dalam berbagai cabang olahraga. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 12 Juli 2024 di lapangan sepak bola Wa...
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN SMASH BULUTANGKIS UNTUK USIA REMAJA
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN SMASH BULUTANGKIS UNTUK USIA REMAJA
Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model latihan smash pada bulutangkis untuk usia remaja. Penelitian ini menggunakan metode research and develop...
PROFIL KONDISI FISIK, TEKNIK, DAN PSIKIS ATLET SEPAK TAKRAW
PROFIL KONDISI FISIK, TEKNIK, DAN PSIKIS ATLET SEPAK TAKRAW
Dalam suatu mencapaian untuk prestasi yang tinggi didalam olahraga sangat dibutuhkan persiapan terpadu dan berkesinambungan antara unsur-unsur fisik, teknik, dan psikis. Disisi lai...
Pengaruh Self-Compassion terhadap Parenting Stress pada Ibu yang Memiliki Anak Toddler
Pengaruh Self-Compassion terhadap Parenting Stress pada Ibu yang Memiliki Anak Toddler
Abstract. Parenting stress among mothers of toddlers in Bandung is relatively high and may have negative impacts on both maternal and child psychological well-being. The experience...

Back to Top