Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN WILAYAH DALAM PERSFEKTIF POTENSI SUMBER DAYA
View through CrossRef
Indonesia dengan segala potensi yang dimiliki sebagai modal pembangunan, semestinya mampu menjadi negara maju dan sejajar dengan negara-negara lainnya.Namun pada kenyataannya potensi alam yang meliputi kekayaan alam di darat dan di laut belum mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakatnya.Upaya pemerintah dalam memerangi kemiskinan dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini terlihat dari dana yang di kucurkan untuk program pengentasan kemiskinan. Kebijakan yang “ pro-kaum miskin†sangat di perlukan agar pertumbuhan ekonomi mempunyai dampak positif yang berarti bagi pengurangan kemiskinan, terutama kebijakan yang produktif seperti perluasan akses bagi semua orang pada bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, peningkatan kesempatan kerja serta pembangunan sektor pertanian dan ekonomi pedesaan.Penelitian ini lebih difokuskan pada eksperimental sehingga mampu menciptakan fenomena pada kondisi tertentu yang mengakibatkan adanya hubungan sebab akibat dari kondisi yang diteliti dengan menggunakan model penelitian kuantitatif.Adanya pembangunan dan pengembangan wilayah yang seimbang di seluruh wilayah Indonesia tampaknya masih menjadi wacana, Kawasan Indonesia Timur (KTI) sampai sekarang masih jauh ketinggalan di bandingkan dengan pembangunan yang terjadi di Kawasan Barat Indonesia (KBI). Kesenjangan antar wilayah ini dapat dilihat dari beberapa dimensi, yaitu sosial ekonomi dan layanan publik yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakatnya, angka kemiskinan, akses layanan kesehatan dan pendidikan, kemudian dimensi wilayah yang tumbuh.Pembangunan atau pengembangan wilayah yang dilaksanakan tentunya ingin mencapai keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumberdaya, merekatkan dan menyeimbangkan pembangunan nasional/wilayah/regional dalam satu kesatuan wilayah nasional, meningkatkan keserasian antar kawasan, dan keterpaduan antar sektor pembangunan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Untuk itu diperlukan keseimbangan regional dalam melaksanakan pembangunan atau pengembangan wilayah sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati merata di seluruh wilayah Indonesia dan kesenjangan antar daerah dapat dikurangi.
Title: PENGEMBANGAN WILAYAH DALAM PERSFEKTIF POTENSI SUMBER DAYA
Description:
Indonesia dengan segala potensi yang dimiliki sebagai modal pembangunan, semestinya mampu menjadi negara maju dan sejajar dengan negara-negara lainnya.
Namun pada kenyataannya potensi alam yang meliputi kekayaan alam di darat dan di laut belum mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakatnya.
Upaya pemerintah dalam memerangi kemiskinan dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini terlihat dari dana yang di kucurkan untuk program pengentasan kemiskinan.
Kebijakan yang “ pro-kaum miskin†sangat di perlukan agar pertumbuhan ekonomi mempunyai dampak positif yang berarti bagi pengurangan kemiskinan, terutama kebijakan yang produktif seperti perluasan akses bagi semua orang pada bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, peningkatan kesempatan kerja serta pembangunan sektor pertanian dan ekonomi pedesaan.
Penelitian ini lebih difokuskan pada eksperimental sehingga mampu menciptakan fenomena pada kondisi tertentu yang mengakibatkan adanya hubungan sebab akibat dari kondisi yang diteliti dengan menggunakan model penelitian kuantitatif.
Adanya pembangunan dan pengembangan wilayah yang seimbang di seluruh wilayah Indonesia tampaknya masih menjadi wacana, Kawasan Indonesia Timur (KTI) sampai sekarang masih jauh ketinggalan di bandingkan dengan pembangunan yang terjadi di Kawasan Barat Indonesia (KBI).
Kesenjangan antar wilayah ini dapat dilihat dari beberapa dimensi, yaitu sosial ekonomi dan layanan publik yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakatnya, angka kemiskinan, akses layanan kesehatan dan pendidikan, kemudian dimensi wilayah yang tumbuh.
Pembangunan atau pengembangan wilayah yang dilaksanakan tentunya ingin mencapai keterpaduan dalam penggunaan berbagai sumberdaya, merekatkan dan menyeimbangkan pembangunan nasional/wilayah/regional dalam satu kesatuan wilayah nasional, meningkatkan keserasian antar kawasan, dan keterpaduan antar sektor pembangunan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan.
Untuk itu diperlukan keseimbangan regional dalam melaksanakan pembangunan atau pengembangan wilayah sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati merata di seluruh wilayah Indonesia dan kesenjangan antar daerah dapat dikurangi.
Related Results
HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT FOR TOURISM SECTOR (PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN KAPASITASSUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA MICE KHUSUSNYA PENYELENGGARA INSENTIVETRAVEL)
HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT FOR TOURISM SECTOR (PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN KAPASITASSUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA MICE KHUSUSNYA PENYELENGGARA INSENTIVETRAVEL)
Pengembangan sumber daya manusia sektor Pariwisata merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam melakukan pembangunan berkesinambungan yang direncanakan melalui sektor Pariwisata ya...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH DASAR ISLAM ABU DZAR KELURAHAN JOMBANG KECAMATAN CIPUTAT
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH DASAR ISLAM ABU DZAR KELURAHAN JOMBANG KECAMATAN CIPUTAT
Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga...
Analisis Sumber Daya Financial, Sumber Daya Fisik, Sumber Daya Ekonomi, Sumber Daya Lingkungan, Sumber Daya Sosial terhadap Pengembangan Usaha dengan Sumber Daya Peternak Sebagai Variabel Intervensi pada Peternak
Analisis Sumber Daya Financial, Sumber Daya Fisik, Sumber Daya Ekonomi, Sumber Daya Lingkungan, Sumber Daya Sosial terhadap Pengembangan Usaha dengan Sumber Daya Peternak Sebagai Variabel Intervensi pada Peternak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis hubungan antara variabilitas Sumber Daya Financial, Sumber Daya Fisik, Sumber Daya Ekonomi, Sumber Daya Lingkungan, Sumber D...
Urgensi Sumber Daya Insani Dalam Institusi Perbankan Syariah
Urgensi Sumber Daya Insani Dalam Institusi Perbankan Syariah
Abstract: This article analyzes the concept of human resources in sharia banking financial institutions. Human resources are considered one of important component in sharia banking...
ESTIMASI SUMBER DAYA BAUKSIT MENGGUNAKAN METODE ORDINARY KRIGING DI KECAMATAN MELIAU, KALIMANTAN BARAT
ESTIMASI SUMBER DAYA BAUKSIT MENGGUNAKAN METODE ORDINARY KRIGING DI KECAMATAN MELIAU, KALIMANTAN BARAT
Estimasi sumber daya mineral sangat penting dalam pertambangan khususnya dalam menentukan target produksi, design pit tambang, dan keputusan dalam investasi. Hasil estimasi sumber ...
KONSERVASI DAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR BERKELANJUTAN DI KABUPATEN KLATEN JAWA TENGAH
KONSERVASI DAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR BERKELANJUTAN DI KABUPATEN KLATEN JAWA TENGAH
Adapun tujuan dari adanya penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, mengetahui pelaksanaan konservasi dan pengelolaan sumber daya air yang sesuai dengan peraturan perundang-u...

