Javascript must be enabled to continue!
PROTEKSI KEBAKARAN GEDUNG BERTINGKAT BERBASIS WIRELESS SENSOR NETWORK
View through CrossRef
Gedung bertingkat memiliki risiko yang lebih besar terhadap bahaya kebakaran karena semakin tinggi gedung atau semakin banyak jumlah lantai maka semakin banyak pula aktivitas di dalamnya dan semakin banyak pula peralatan atau properti yang memungkinkan terjadinya kebakaran. Oleh karena itu, setiap gedung bertingkat harus dilengkapi dengan sistem alarm kebakaran. Instalasi alarm kebakaran yang diterapkan pada gedung dapat berupa sistem konvensional atau addressable. Penelitian ini mengaplikasikan teknologi wireless sensor network (WSN) dan smartphone untuk mempermudah memonitor indikasi kebakaran di gedung bertingkat sesuai posisi sensor dan mengirimkan notifikasi ke smartphone. Sistem deteksi kebakaran terdiri dari node sensor dan node master. Node sensor terdiri sensor asap, sensor suhu, relai dan modul NRF24L01 sebagai pemancar dan node master terdiri modul NRF24L01 sebagai penerima dan modul WiFi untuk mengirimkan informasi ke smartphone. Node sensor mendeteksi kebakaran jika kepekatan asap ≥ 300 ppm dan suhu dalam ruang ≥ 57 ºC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe dapat berfungsi sesuai yang direncanakan. Pada saat terjadi kebakaran, smartp
Universitas Trisakti
Title: PROTEKSI KEBAKARAN GEDUNG BERTINGKAT BERBASIS WIRELESS SENSOR NETWORK
Description:
Gedung bertingkat memiliki risiko yang lebih besar terhadap bahaya kebakaran karena semakin tinggi gedung atau semakin banyak jumlah lantai maka semakin banyak pula aktivitas di dalamnya dan semakin banyak pula peralatan atau properti yang memungkinkan terjadinya kebakaran.
Oleh karena itu, setiap gedung bertingkat harus dilengkapi dengan sistem alarm kebakaran.
Instalasi alarm kebakaran yang diterapkan pada gedung dapat berupa sistem konvensional atau addressable.
Penelitian ini mengaplikasikan teknologi wireless sensor network (WSN) dan smartphone untuk mempermudah memonitor indikasi kebakaran di gedung bertingkat sesuai posisi sensor dan mengirimkan notifikasi ke smartphone.
Sistem deteksi kebakaran terdiri dari node sensor dan node master.
Node sensor terdiri sensor asap, sensor suhu, relai dan modul NRF24L01 sebagai pemancar dan node master terdiri modul NRF24L01 sebagai penerima dan modul WiFi untuk mengirimkan informasi ke smartphone.
Node sensor mendeteksi kebakaran jika kepekatan asap ≥ 300 ppm dan suhu dalam ruang ≥ 57 ºC.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe dapat berfungsi sesuai yang direncanakan.
Pada saat terjadi kebakaran, smartp.
Related Results
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau
Sistem proteksi kebakaran digunakan untuk mendeteksi dan memadamkan kebakaran sedini mungkin dengan menggunakan peralatan yang digerakkan secara manual dan otomatis. Laboratorium T...
PROTEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG RAMAYANA MALL SORONG
PROTEKSI KEBAKARAN PADA GEDUNG RAMAYANA MALL SORONG
Kebakaran adalah peristiwa yang menyebabkan banyak kerugian. Kebakaran di gedung bertingkat akan menimbulkan banyak kerugian. Beberapa peristiwa kebakaran di gedung komersial berla...
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
Tingginya risiko kebakaran di rumah sakit, pemerintah dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (...
Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran pada Gedung Kemuning RSUD Dr. Adnaan WD Kota Payakumbuh
Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran pada Gedung Kemuning RSUD Dr. Adnaan WD Kota Payakumbuh
Keselamatan dari Penghuni Suatu bangunan bertingkat sangat penting terutama gedung rumah sakit. Penelitian ini dilakukan untuk membahas bagaimana sistem proteksi kebakaran pada seb...
PELATIHAN KEWASPADAAN DAN KESELAMATAN TERHADAP BENCANA KEBAKARAN DI GEDUNG BERTINGKAT
PELATIHAN KEWASPADAAN DAN KESELAMATAN TERHADAP BENCANA KEBAKARAN DI GEDUNG BERTINGKAT
Data Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta tahun 2012 mencatat telah terjadi 1.008 kebakaran di seluruh Jakarta. Tercatat pula tahun 2016 jumlah peristiwa...
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Upaya dini pencegahan kebakaran telah mampu menurunkan risiko kecelakaan di lingkungan permukiman padat perkotaan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi kebutuhan masyarak...
Tinjauan Persepsi Penghuni Gedung terhadap Sistem Proteksi Kebakaran di Gedung Y Tahun 2022 sebagai Bagian dari Budaya K3
Tinjauan Persepsi Penghuni Gedung terhadap Sistem Proteksi Kebakaran di Gedung Y Tahun 2022 sebagai Bagian dari Budaya K3
ABSTRACT There is a contradiction with the threat of fire incidents that often befall office buildings which demand a system capable of preventing and overcoming fires, namely a sy...
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Hotel Santika Kota Pekalongan
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Hotel Santika Kota Pekalongan
ABSTRAKKebakaran menggambarkan masalah yang kerap kali dialami oleh Indonesia dan di kota lainya. Seiring dengan modernisasi kehidupan perkotaan di Kota Pekalongan, peluang terjadi...

