Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Algoritma Decision Tree Untuk Klasifikasi Resiko Diabetes
View through CrossRef
Diabetes mellitus merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh munculnya berbagai gejala akibat meningkatnya kadar gula darah (glukosa) yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin baik secara absolut maupun relatif. Penyakit ini berhubungan dengan gangguan metabolisme karbohidrat, protein, serta lemak yang disebabkan oleh berkurangnya sensitivitas jaringan terhadap insulin — kondisi ini dikenal sebagai resistensi insulin — atau akibat menurunnya produksi hormon insulin yang disebut defisiensi insulin. Penyakit ini tergolong berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti gangguan ginjal, kerusakan penglihatan hingga kebutaan, penyakit pada kaki, serta meningkatkan risiko kematian.Indonesia sendiri menempati posisi keempat sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak setelah Amerika Serikat, Tiongkok, dan India. Jumlah penyandang diabetes di Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan tajam hingga dua sampai tiga kali lipat pada tahun 2030 dibandingkan tahun 2000. Laporan dari World Health Organization juga menunjukkan bahwa pada tahun 2000 jumlah penderita diabetes di dunia telah mencapai 171 juta orang, dan angka tersebut diperkirakan meningkat menjadi 366 juta pada tahun 2030.Melalui pendekatan klasifikasi, berbagai pola dan hubungan tersembunyi dalam data kesehatan dapat diidentifikasi dengan lebih akurat. klasifikasi sangat penting untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini sehingga dapat mendukung pencegahan serta perencanaan tindakan medis yang lebih tepat. Salah satu algoritma yang banyak digunakan dalam klasifikasi adalah Decision Tree, karena mampu menyajikan informasi dalam bentuk visual dan aturan yang mudah dipahami.Pada penelitian ini, pengklasifikasian dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab diabetes mellitus dengan memanfaatkan algoritma Decision Tree. Dengan mengubah data ke dalam bentuk pohon keputusan serta menghasilkan rule (aturan) klasifikasi, proses analisis menjadi lebih terstruktur dan mudah dipahami.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Decision Tree mampu memberikan tingkat akurasi sebesar 79,82%. Akurasi ini membuktikan bahwa teknik klasifikasi berbasis pohon keputusan cukup efektif dalam membantu proses deteksi dini penyakit diabetes. Dengan demikian, metode ini dapat menjadi salah satu solusi pendukung pengambilan keputusan di bidang kesehatan, terutama dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes mellitus.
Title: Implementasi Algoritma Decision Tree Untuk Klasifikasi Resiko Diabetes
Description:
Diabetes mellitus merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh munculnya berbagai gejala akibat meningkatnya kadar gula darah (glukosa) yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin baik secara absolut maupun relatif.
Penyakit ini berhubungan dengan gangguan metabolisme karbohidrat, protein, serta lemak yang disebabkan oleh berkurangnya sensitivitas jaringan terhadap insulin — kondisi ini dikenal sebagai resistensi insulin — atau akibat menurunnya produksi hormon insulin yang disebut defisiensi insulin.
Penyakit ini tergolong berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti gangguan ginjal, kerusakan penglihatan hingga kebutaan, penyakit pada kaki, serta meningkatkan risiko kematian.
Indonesia sendiri menempati posisi keempat sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak setelah Amerika Serikat, Tiongkok, dan India.
Jumlah penyandang diabetes di Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan tajam hingga dua sampai tiga kali lipat pada tahun 2030 dibandingkan tahun 2000.
Laporan dari World Health Organization juga menunjukkan bahwa pada tahun 2000 jumlah penderita diabetes di dunia telah mencapai 171 juta orang, dan angka tersebut diperkirakan meningkat menjadi 366 juta pada tahun 2030.
Melalui pendekatan klasifikasi, berbagai pola dan hubungan tersembunyi dalam data kesehatan dapat diidentifikasi dengan lebih akurat.
klasifikasi sangat penting untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini sehingga dapat mendukung pencegahan serta perencanaan tindakan medis yang lebih tepat.
Salah satu algoritma yang banyak digunakan dalam klasifikasi adalah Decision Tree, karena mampu menyajikan informasi dalam bentuk visual dan aturan yang mudah dipahami.
Pada penelitian ini, pengklasifikasian dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab diabetes mellitus dengan memanfaatkan algoritma Decision Tree.
Dengan mengubah data ke dalam bentuk pohon keputusan serta menghasilkan rule (aturan) klasifikasi, proses analisis menjadi lebih terstruktur dan mudah dipahami.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Decision Tree mampu memberikan tingkat akurasi sebesar 79,82%.
Akurasi ini membuktikan bahwa teknik klasifikasi berbasis pohon keputusan cukup efektif dalam membantu proses deteksi dini penyakit diabetes.
Dengan demikian, metode ini dapat menjadi salah satu solusi pendukung pengambilan keputusan di bidang kesehatan, terutama dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes mellitus.
Related Results
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
Perbandingan Algoritma Boruvka Dan Algoritma Sollin Pada Optimasi Kebutuhan Kabel Fiber Optik Universitas Bengkulu
Perbandingan Algoritma Boruvka Dan Algoritma Sollin Pada Optimasi Kebutuhan Kabel Fiber Optik Universitas Bengkulu
Optimasi adalah hal penting dalam suatu algoritma. Ini dapat menghemat kebutuhan dalam suatu kegiatan. Pada Minimum Spanning Tree, yang ingin dicapai adalah bagaimana semua vertexs...
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Dalam sistem pengamanan dan verifikasi digital, kata sandi sering digunakan tetapi memiliki kerentanan terhadap manipulasi dan pencurian. Untuk mengatasi masalah ini, metode altern...
Sistem Klasifikasi Kerusakan Jalan Metode Machine Learning dengan Algoritma K-Means dan Random Forest
Sistem Klasifikasi Kerusakan Jalan Metode Machine Learning dengan Algoritma K-Means dan Random Forest
Kerusakan jalan merupakan masalah yang signifikan dalam infrastruktur transportasi, yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan kesalamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untu...
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESIKO BISNIS PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESIKO BISNIS PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui analisis faktor yang mempengaruhi resiko bisnis pada usaha mikro kecil dan menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian ...
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Pendidikan dan promosi kesehatan tentang diabetes mellitus
Health education and promotion about diabetes mellitus
Introduction: Diabetes mellitus in Indonesia is a serious threat to health development. The 2010 NCD World Health Organizatio...
Diabetes Awareness Among High School Students in Qatar
Diabetes Awareness Among High School Students in Qatar
Diabetes is a disease that occurs when there is an abundance of glucose in the blood stream and the body cannot produce enough insulin in the pancreas to transfer the sugar from th...
Integrasi Metode Decision Tree dan SMOTE untuk Klasifikasi Data Kecelakaan Lalu Lintas
Integrasi Metode Decision Tree dan SMOTE untuk Klasifikasi Data Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu peristiwa yang tidak dapat diprediksi dengan pasti dan dapat mengakibatkan korban jiwa, korban luka ringan, korban luka berat atau kerugian m...

