Javascript must be enabled to continue!
FORMULASI PANGAN DARURAT BERBENTUK FOOD BARS BERBASIS TEPUNG MILLET PUTIH (Panicum milliaceum L.) DAN TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.)
View through CrossRef
This study aimed to obtain a formula emergency food in the form food bars made from white millet flour and red bean flour. Foodbars made with Intermediate Moisture Food (IMF) technology with wet dyeing technique. This study used completely randomized design (CRD), which consists of a single factor, namely the variation formula white millet flour and red bean flour. The results showed that the formula food bars with the highest level of consumer acceptance in the composition of 15 g of white millet flour, red bean flour 10 g, 2 g sugar, 10 g margarine, milk full cream 13 g, 6.043 g and the addition of water. In 100 g of food bars contained water, ash, protein, fat, carbohydrate, and caloric value a respectively of 16.45%, 1.45%, 10.99%, 35.39%, 42.26%, 0 , 81 and 233.80 kcallbar.Keywords: Emergency food, food bars, red bean flour, white millet flour ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula pangan darurat berbentuk food bars berbahan dasar tepung millet putih dan tepung kacang merah. Food bars dibuat dengan teknologi Intermediate Moisture Food (IMF) dengan teknik pencelupan basah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu variasi formula tepung millet putih dan tepung kacang merah (15:10; 12,5:12,5; 10:15). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula food bars dengan tingkat penerimaan konsumen tertinggi pada komposisi tepung millet putih 15 g, tepung kacang merah 10 g, gula halus 2 g, margarine 10 g, susu full cream 13 g, dan penambahan air 6,043 g. Dalam 100 g food bars terkandung air, abu, protein, lemak, karbohidrat nilai a dan kalori berturut-turut sebesar 16,45%,1,45%, 10,99%, 35,39%, 42,26%, 0,81 dan 233,80 kkallbar.Kata kunci: Food bars, pangan darurat, tepung kacang merah, tepung millet putih
Universitas Gadjah Mada
Title: FORMULASI PANGAN DARURAT BERBENTUK FOOD BARS BERBASIS TEPUNG MILLET PUTIH (Panicum milliaceum L.) DAN TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.)
Description:
This study aimed to obtain a formula emergency food in the form food bars made from white millet flour and red bean flour.
Foodbars made with Intermediate Moisture Food (IMF) technology with wet dyeing technique.
This study used completely randomized design (CRD), which consists of a single factor, namely the variation formula white millet flour and red bean flour.
The results showed that the formula food bars with the highest level of consumer acceptance in the composition of 15 g of white millet flour, red bean flour 10 g, 2 g sugar, 10 g margarine, milk full cream 13 g, 6.
043 g and the addition of water.
In 100 g of food bars contained water, ash, protein, fat, carbohydrate, and caloric value a respectively of 16.
45%, 1.
45%, 10.
99%, 35.
39%, 42.
26%, 0 , 81 and 233.
80 kcallbar.
Keywords: Emergency food, food bars, red bean flour, white millet flour ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula pangan darurat berbentuk food bars berbahan dasar tepung millet putih dan tepung kacang merah.
Food bars dibuat dengan teknologi Intermediate Moisture Food (IMF) dengan teknik pencelupan basah.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu variasi formula tepung millet putih dan tepung kacang merah (15:10; 12,5:12,5; 10:15).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula food bars dengan tingkat penerimaan konsumen tertinggi pada komposisi tepung millet putih 15 g, tepung kacang merah 10 g, gula halus 2 g, margarine 10 g, susu full cream 13 g, dan penambahan air 6,043 g.
Dalam 100 g food bars terkandung air, abu, protein, lemak, karbohidrat nilai a dan kalori berturut-turut sebesar 16,45%,1,45%, 10,99%, 35,39%, 42,26%, 0,81 dan 233,80 kkallbar.
Kata kunci: Food bars, pangan darurat, tepung kacang merah, tepung millet putih .
Related Results
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
Pengembangan produk cake yang memanfaatkan tepung mocaf dan tepung pisang untuk menggantikan sebagian dan keseluruhan terigu ditujukan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, memper...
A LITERRATURE REVIEW : VARIASI UBI JALAR SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN DARURAT
A LITERRATURE REVIEW : VARIASI UBI JALAR SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN DARURAT
ABSTRACTBackground: Emergency food is a practical and highly nutritious alternative intake. Meanwhile, the nutritional content of emergency food must be 2,100 kcal daily. Limited f...
Pengaruh Tepung Sagu dan Kacang Merah terhadap Kadar Protein dalam Pembuatan Nastar
Pengaruh Tepung Sagu dan Kacang Merah terhadap Kadar Protein dalam Pembuatan Nastar
Potensi ketersediaan pangan lokal di Indonesia sangat melimpah antara lain serealia, palmae, umbi-umbian yang tumbuh subur di hampir seluruh wilayah Indonesia. Tepung sagu untuk pe...
Pengembangan getuk kacang tolo sebagai makanan selingan alternatif kaya serat
Pengembangan getuk kacang tolo sebagai makanan selingan alternatif kaya serat
<p><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em><strong>Background</strong>: Getuk is traditional food that is familiar in all age group. How...
Subtitusi Tepung Kacang Merah Pada Pembuatan Kulit Pie
Subtitusi Tepung Kacang Merah Pada Pembuatan Kulit Pie
ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan tepung kacang merah, proses pembuatan kulit pie subtitusi tepung kacang merah F1 (25%), F2 (50%), dan F3 (75%),...
Studi Karakteristik Sereal Breakfast Flakes Dari Variasi Konsentrasi Tepung Beras Merah Dan Tepung Edamame Dengan Perbedaan Perlakuan Pengukusan
Studi Karakteristik Sereal Breakfast Flakes Dari Variasi Konsentrasi Tepung Beras Merah Dan Tepung Edamame Dengan Perbedaan Perlakuan Pengukusan
Flakes are a food innovation that can be made from tubers, seeds, nuts and other horticultural plants which people like because they are easy to consume and practical in serving. T...
Pengaruh substitusi tepung talas (Colocasia esculenta) dan tepung beras merah (Oryza nivara) terhadap kadar proksimat dan kadar zat besi pada mochi
Pengaruh substitusi tepung talas (Colocasia esculenta) dan tepung beras merah (Oryza nivara) terhadap kadar proksimat dan kadar zat besi pada mochi
Latar Belakang: Prevalensi kejadian anemia pada semua kelompok usia masih cukup tinggi disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Salah satu sumber pangan nabati yang kaya akan zat...

