Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Review Artikel: Aktivitas Antijamur dari Tanaman Marga Ocimum

View through CrossRef
Abstract. The Ocimum genus can empirically be used as an anti-infective, one of which is an antifungal. Fungi that cause infection include Candida albicans and Aspergillus niger. As for other options that can be used as an antifungal alternative, namely plants from the Ocimum clan such as basil, nimma tulsi, lemon basil, and camphor basil. The purpose of this article review is to determine the antifungal activity and determine the chemical content of any compounds contained in the Ocimum plant. This research method is carried out using a Systematic Literature Review (SLR) through reputable research journals. Based on the data obtained that plants from the Ocimum genus have the potential to inhibit the growth of Candida albicans and Aspergillus niger fungi with a range of MIC values (mg/mL) in basil against Candida albicans and Aspergillus niger respectively 0.000028-1,56 and 0,05-0,15. Nimma tulsi  0,5-2 and 0,075. Camphor basil 0,00173-6,25 and 0,00156. Lemon Bacil against Candida albicans 1,56-20. The chemical constituents obtained from Ocimum are linalool, geraniol, p-allylanisole, 1,8-cineol, thymol, γ -terpinene, borneol, p-cymene, neryl acetate, limonene, eugenol, β-Caryophyllene, Germacrene D, γ-cardinene, trans-sabinene hydrate, eugenol, and methyl eugenol. Abstrak. Tanaman marga Ocimum secara empiris digunakan sebagai anti infeksi salah satunya sebagai antijamur. Jamur penyebab infeksi diantaranya yaitu Candida albicans dan Aspergillus niger. Adapun pilihan lain yang dapat digunakan alternatif sebagai antijamur yaitu tanaman dari marga Ocimum seperti kemangi, selasih mekah, ruku-ruku, dan  kemangi kamfer. Tujuan  review artikel ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antijamur dan mengetahui kandungan kimia senyawa apa saja yang terdapat pada tanaman Ocimum. Metode penelitian  ini dilakukan secara Systematic Literatur Review (SLR) melalui jurnal penelitian bereputasi. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa tanaman dari marga Ocimum mempunyai potensi dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan Aspergillus niger dengan diperoleh rentang nilai KHM (mg/mL) pada kemangi terhadap Candida albicans dan Aspergillus niger masing-masing 0,000028-1,56 dan 0,05-0,15. Ruku-ruku  masing-masing 0,5-2 dan 0,075. Kemangi kamfer masing-masing 0,00173-6,25 dan 0,00156. Selasih mekah  terhadap Candida albicans 1,56-20. Kandungan kimia yang diperoleh dari Ocimum yaitu linalool, geraniol, p-allylanisole, 1,8-sineol, thymol, γ-terpinene, borneol, p-cymene, neryl acetate, limonen, β-Caryophyllene, Germacrene D, γ-cardinene, trans‐sabinene hydrate, eugenol dan methyl eugenol.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Review Artikel: Aktivitas Antijamur dari Tanaman Marga Ocimum
Description:
Abstract.
The Ocimum genus can empirically be used as an anti-infective, one of which is an antifungal.
Fungi that cause infection include Candida albicans and Aspergillus niger.
As for other options that can be used as an antifungal alternative, namely plants from the Ocimum clan such as basil, nimma tulsi, lemon basil, and camphor basil.
The purpose of this article review is to determine the antifungal activity and determine the chemical content of any compounds contained in the Ocimum plant.
This research method is carried out using a Systematic Literature Review (SLR) through reputable research journals.
Based on the data obtained that plants from the Ocimum genus have the potential to inhibit the growth of Candida albicans and Aspergillus niger fungi with a range of MIC values (mg/mL) in basil against Candida albicans and Aspergillus niger respectively 0.
000028-1,56 and 0,05-0,15.
Nimma tulsi  0,5-2 and 0,075.
Camphor basil 0,00173-6,25 and 0,00156.
Lemon Bacil against Candida albicans 1,56-20.
The chemical constituents obtained from Ocimum are linalool, geraniol, p-allylanisole, 1,8-cineol, thymol, γ -terpinene, borneol, p-cymene, neryl acetate, limonene, eugenol, β-Caryophyllene, Germacrene D, γ-cardinene, trans-sabinene hydrate, eugenol, and methyl eugenol.
Abstrak.
Tanaman marga Ocimum secara empiris digunakan sebagai anti infeksi salah satunya sebagai antijamur.
Jamur penyebab infeksi diantaranya yaitu Candida albicans dan Aspergillus niger.
Adapun pilihan lain yang dapat digunakan alternatif sebagai antijamur yaitu tanaman dari marga Ocimum seperti kemangi, selasih mekah, ruku-ruku, dan  kemangi kamfer.
Tujuan  review artikel ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antijamur dan mengetahui kandungan kimia senyawa apa saja yang terdapat pada tanaman Ocimum.
Metode penelitian  ini dilakukan secara Systematic Literatur Review (SLR) melalui jurnal penelitian bereputasi.
Berdasarkan data yang diperoleh bahwa tanaman dari marga Ocimum mempunyai potensi dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan Aspergillus niger dengan diperoleh rentang nilai KHM (mg/mL) pada kemangi terhadap Candida albicans dan Aspergillus niger masing-masing 0,000028-1,56 dan 0,05-0,15.
Ruku-ruku  masing-masing 0,5-2 dan 0,075.
Kemangi kamfer masing-masing 0,00173-6,25 dan 0,00156.
Selasih mekah  terhadap Candida albicans 1,56-20.
Kandungan kimia yang diperoleh dari Ocimum yaitu linalool, geraniol, p-allylanisole, 1,8-sineol, thymol, γ-terpinene, borneol, p-cymene, neryl acetate, limonen, β-Caryophyllene, Germacrene D, γ-cardinene, trans‐sabinene hydrate, eugenol dan methyl eugenol.

Related Results

Studi Literatur Aktivitas Hepatoprotektif Beberapa Tanaman Suku Lamiaceae
Studi Literatur Aktivitas Hepatoprotektif Beberapa Tanaman Suku Lamiaceae
Abstract. One of the complementary alternative therapies for liver damage is the use of hepatoprotector. Many studies have been carried out regarding hepatoprotective activity in p...
Potensi Aktivitas Antikanker Payudara pada Daun Tumbuhan Marga Annona
Potensi Aktivitas Antikanker Payudara pada Daun Tumbuhan Marga Annona
Abstract. Breast cancer, also known as Carcinoma Mammae, refers to a malignant cell growth in the breast tissue in the form of an abnormal lump. Plants that have the potential to b...
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Belum ditemukan informasi dan data yang akurat jenis tanaman penutup tanah yang sesuai dan efektif menekan pertumbuhan gulma, namun tidak menimbulkan saingan terhadap tanaman jagun...
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili solanaceae yang banyak dibudidayakan secara komersial di Indonesia khususnya di Sulaw...
Identification of Honeybee Feeding Plants as Source of Nectar and Pollen
Identification of Honeybee Feeding Plants as Source of Nectar and Pollen
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tanaman yang berpotensi sebagai pakan lebah dan tanaman penghasil nektar dan polen sebagai sumber pakan lebah. Lokasi pe...

Back to Top