Javascript must be enabled to continue!
STUDI EKSPERIMENTAL DAN NUMERIK PELAT BETON DENGAN PERKUATAN TULANGAN BAMBU
View through CrossRef
Bambu merupakan bahan konstruksi yang bisa memperkuat beton bertulang, karena nilai kuat tarikya tinggi hampir menyamai tulangan baja. Bambu dengan pengasaran merupakan alternatif dalam upaya mengatasi bond slip antara permukaan bambu dan beton pada saat mekanisme elastis. Metode dalam penelitian ini menggunakan bambu dimensi penampang 1x2 cm dengan rasio tegangan tarik sesuai dengan baja, pembebanan yang digunakan adalah beban statis merata yang menggunakan pasir. Ada 4 jenis benda uji antara lain : pelat beton solid dengan tulangan baja, pelat beton berongga dengan tulangan baja, pelat beton solid dengan tulangan baja dan bambu, dan tulangan berongga dengan tulangan baja dan bambu. Untuk mendapatkan nilai regangan dan lendutan secara teoritik maka perlu analisa mulai perhitungan As tulangan, penentuan garis netral pada beton, kontrol keseimbangan gaya, penentuan regangan dan perhitungan lendutan. Pada kondisi beban yang mencapai 320 m2, pelat beton dengan perkuatan bambu memiliki nilai lendutan sebesar 0.24 mm sedangkan pelat beton dengan tulangan baja memiliki nilai lendutan sebesar 0.18
Title: STUDI EKSPERIMENTAL DAN NUMERIK PELAT BETON DENGAN PERKUATAN TULANGAN BAMBU
Description:
Bambu merupakan bahan konstruksi yang bisa memperkuat beton bertulang, karena nilai kuat tarikya tinggi hampir menyamai tulangan baja.
Bambu dengan pengasaran merupakan alternatif dalam upaya mengatasi bond slip antara permukaan bambu dan beton pada saat mekanisme elastis.
Metode dalam penelitian ini menggunakan bambu dimensi penampang 1x2 cm dengan rasio tegangan tarik sesuai dengan baja, pembebanan yang digunakan adalah beban statis merata yang menggunakan pasir.
Ada 4 jenis benda uji antara lain : pelat beton solid dengan tulangan baja, pelat beton berongga dengan tulangan baja, pelat beton solid dengan tulangan baja dan bambu, dan tulangan berongga dengan tulangan baja dan bambu.
Untuk mendapatkan nilai regangan dan lendutan secara teoritik maka perlu analisa mulai perhitungan As tulangan, penentuan garis netral pada beton, kontrol keseimbangan gaya, penentuan regangan dan perhitungan lendutan.
Pada kondisi beban yang mencapai 320 m2, pelat beton dengan perkuatan bambu memiliki nilai lendutan sebesar 0.
24 mm sedangkan pelat beton dengan tulangan baja memiliki nilai lendutan sebesar 0.
18.
Related Results
TINJAUAN STRUKTUR GEDUNG B RUMAH SAKIT CIMACAN
TINJAUAN STRUKTUR GEDUNG B RUMAH SAKIT CIMACAN
Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan adalah sarana pelayanan kesehatan yang sangat penting bagi masyarakat di sekitar rumah sakit yaitu kecamatan yang berada di wilayah utara Cianjur. ...
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
Perencanaan struktur gedung hotel 5 lantai ini menggunakan sistem struktur tahan gempa dengan konsep Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Mutu beton yang digunakan adalah ...
PENGARUH SIRIP VERTIKAL PADA KUAT LEKAT PELAT SETRIP DENGAN BETON NORMAL
PENGARUH SIRIP VERTIKAL PADA KUAT LEKAT PELAT SETRIP DENGAN BETON NORMAL
Kemajuan pembangunan infrastruktur mendorong akan meningkatnya penggunaan beton dan baja. Lekatan antara beton dengan baja tulangan merupakan salah satu mekanisme dasar pada strukt...
PERENCANAAN HOTEL BERBINTANG 6 LANTAI DI KABUPATEN CIANJUR
PERENCANAAN HOTEL BERBINTANG 6 LANTAI DI KABUPATEN CIANJUR
ABSTRACTCianjur is a city in Indonesia that has a tourist destination. This causes many people from outside the city to come for a vacation in Cianjur district. The increasing popu...
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
Stabilitas lereng memerlukan perkuatan untuk meningkatkan kuat geser. Perkuatan dari material bambu dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengganti peran geotekstil yang biasa d...
DESAIN JEMBATAN JALAN DATUK LAKSAMANA DENGANT-GIRDERMENGGUNAKANSNI 1725-2016
DESAIN JEMBATAN JALAN DATUK LAKSAMANA DENGANT-GIRDERMENGGUNAKANSNI 1725-2016
Jembatan Jalan Datuk Laksamana dengan panjang 20 m dan lebar 3 m, yang menghubungkan antara Desa Bukit Batu dan Desa Sukajadi Kecamatan Bukit Batu merupakan jembatan beton bertulan...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PERKANTORAN 7 LANTAI
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PERKANTORAN 7 LANTAI
Gedung merupakan tempat untuk melakukan aktifitas dalam berbagai bidang, contohnya adalah gedungperkantoran. Dilihat dari fungsinya maka dibutuhkan ruang yang memadai agar kegiatan...

