Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Pengaruh Sifat Kebasahan (Wettability) Terhadap Tekanan Kapiler dan Sifat Kelistrikan pada Batuan Formasi X

View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh sifat kebasahan (wettability) terhadap tekanan kapiler dan sifat kelistrikan pada batuan formasi X. Sampel yang digunakan dalam penelitian sejumlah 6 sampel yang berdiameter 1,5 cm. Pengujian sifat kebasahan menggunakan metode Amott dengan Amott Cell, pengujian tekanan kapiler menggunakan porous plate dan pengujian sifat kelistrikan menggunakan alat resistivity meter. Pengujian sifat kebasahan sampel THV dalam Amott Harvey Index berada pada rentang -0,8901 hingga -0,9825. Uji tekanan kapiler dilakukan untuk merepresentasikan ketinggian zona transisi di reservoir dan menghasilkan nilai Swirr pada rentang 20% hingga 31% dari volume pori. Saturasi air pada sampel THV-2 stabil pada tekanan 100 psi dan sampel  THV-5 stabil tekanan 200 psi. Dalam pengujian sifat kelistrikan batuan, kurva faktor formasi bertujuan untuk mendapatkan nilai faktor sementasi (m) dan kurva resistivity index untuk mendapatkan nilai eksponen saturasi (n). Nilai m yang didapat yaitu 1,73 dan nilai n sebesar 3,10. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Formasi X merupakan Formasi Karbonat yang memiliki kecenderungan oil-wet dengan diperkuat dengan nilai Swirr yang berada pada rentang 20%-31% dengan nilai m dan n yang berada dalam rentang yang menandakan batuan tersebut bersifat oil-wet. Representasi tekanan kapiler terhadap ketinggian zona transisi menghasilkan batuan yang memiliki sifat oil wet yang kuat akan memiliki zona transisi yang lebih pendek sedangkan batuan yang memiliki sifat oil wet yang lebih lemah akan memiliki zona transisi yang lebih panjang.  Penelitian ini tidak ditemukan hubungan yang jelas antara sifat kebasahan dengan resistivitas.
Title: Analisis Pengaruh Sifat Kebasahan (Wettability) Terhadap Tekanan Kapiler dan Sifat Kelistrikan pada Batuan Formasi X
Description:
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh sifat kebasahan (wettability) terhadap tekanan kapiler dan sifat kelistrikan pada batuan formasi X.
Sampel yang digunakan dalam penelitian sejumlah 6 sampel yang berdiameter 1,5 cm.
Pengujian sifat kebasahan menggunakan metode Amott dengan Amott Cell, pengujian tekanan kapiler menggunakan porous plate dan pengujian sifat kelistrikan menggunakan alat resistivity meter.
Pengujian sifat kebasahan sampel THV dalam Amott Harvey Index berada pada rentang -0,8901 hingga -0,9825.
Uji tekanan kapiler dilakukan untuk merepresentasikan ketinggian zona transisi di reservoir dan menghasilkan nilai Swirr pada rentang 20% hingga 31% dari volume pori.
Saturasi air pada sampel THV-2 stabil pada tekanan 100 psi dan sampel  THV-5 stabil tekanan 200 psi.
Dalam pengujian sifat kelistrikan batuan, kurva faktor formasi bertujuan untuk mendapatkan nilai faktor sementasi (m) dan kurva resistivity index untuk mendapatkan nilai eksponen saturasi (n).
Nilai m yang didapat yaitu 1,73 dan nilai n sebesar 3,10.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Formasi X merupakan Formasi Karbonat yang memiliki kecenderungan oil-wet dengan diperkuat dengan nilai Swirr yang berada pada rentang 20%-31% dengan nilai m dan n yang berada dalam rentang yang menandakan batuan tersebut bersifat oil-wet.
Representasi tekanan kapiler terhadap ketinggian zona transisi menghasilkan batuan yang memiliki sifat oil wet yang kuat akan memiliki zona transisi yang lebih pendek sedangkan batuan yang memiliki sifat oil wet yang lebih lemah akan memiliki zona transisi yang lebih panjang.
  Penelitian ini tidak ditemukan hubungan yang jelas antara sifat kebasahan dengan resistivitas.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemetaan Bawah Permukaan dan Analisis Tektonostratigrafi, Blok Ariati, Cekungan Jawa Timur
Pemetaan Bawah Permukaan dan Analisis Tektonostratigrafi, Blok Ariati, Cekungan Jawa Timur
Cekungan Jawa Timur adalah salah satu cekungan minyak dan gas bumi di Indonesia. Analisis tektonostratigrafi pada cekungan ini dilakukan untuk mengetahui kontrol tektonik terhadap ...
Scale-dependency Wettability of Tight Sandstone: Insights from an Eocene fluvial sandstone reservoir in the Bohai Bay Basin
Scale-dependency Wettability of Tight Sandstone: Insights from an Eocene fluvial sandstone reservoir in the Bohai Bay Basin
In the development of tight oil reservoirs, wettability determines the distribution and flow behavior of oil and water during reservoir development and enhanced oil recovery. Howev...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
INTERPRETASI GEOLOGI CEKUNGAN BERAU - PAPUA DAN SEKITARNYA, BERDASARKAN ANALISIS DATA GAYABERAT
INTERPRETASI GEOLOGI CEKUNGAN BERAU - PAPUA DAN SEKITARNYA, BERDASARKAN ANALISIS DATA GAYABERAT
Cekungan Berau merupakan cekungan yang mempunyai potensi menghasilkan hidrokarbon seperti halnya cekungan Bintuni dan Salawati. Penelitian yang telah dilakukan pada cekungan ini um...

Back to Top