Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi (ADT) Dengan Pewarnaan Giemsa Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana)

View through CrossRef
Pemanfaatan ekstrak kulit manggis yang dijadikan sebagai pewarnaan merupakan salah satu upaya pemanfaatan produk berbasis kulit buah manggis sebagai pewarna makanan alami Selain pewarnaan giemsa. Kulit buah manggis mengandung 59 ppm antosianin. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran eritrosit pada sediaan ADT dengan menggunakan pewarnaan giemsa dan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) dengan menggunakan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100%. Jenis desain penelitian yang digunakan adalah experiment laboratory. Dalam penelitian ini menggunakan dua pewarnaan terhadap sediaan apusan darah tepi yaitu pewarnaan giemsa dan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) untuk melihat gambaran eritrosit. Hasil dari penelitian ini yaitu gambaran hasil pemeriksaan apusan darah tepi (ADT) berdasarkan tingkat konsentrasi, Konsentrasi 20% menunjukkan gambaran eritrosit lebih jelas dan sesuai dengan kualitas pewarnaan giemsa dibanding 40%, 60%, 80% dan 100%. Kesimpulan penelitian ini adalah pemeriksaan eritrosit pada apusan darah tepi (ADT) dengan menggunakan ekstrak kulit manggis dapat dilihat dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dan gambar eritrosit terlihat lebih jelas dan menyerupai atau sesuai dengan pewarnaan giemsa pada konsentrasi 20%.
Title: Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi (ADT) Dengan Pewarnaan Giemsa Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana)
Description:
Pemanfaatan ekstrak kulit manggis yang dijadikan sebagai pewarnaan merupakan salah satu upaya pemanfaatan produk berbasis kulit buah manggis sebagai pewarna makanan alami Selain pewarnaan giemsa.
Kulit buah manggis mengandung 59 ppm antosianin.
Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran eritrosit pada sediaan ADT dengan menggunakan pewarnaan giemsa dan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) dengan menggunakan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100%.
Jenis desain penelitian yang digunakan adalah experiment laboratory.
Dalam penelitian ini menggunakan dua pewarnaan terhadap sediaan apusan darah tepi yaitu pewarnaan giemsa dan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) untuk melihat gambaran eritrosit.
Hasil dari penelitian ini yaitu gambaran hasil pemeriksaan apusan darah tepi (ADT) berdasarkan tingkat konsentrasi, Konsentrasi 20% menunjukkan gambaran eritrosit lebih jelas dan sesuai dengan kualitas pewarnaan giemsa dibanding 40%, 60%, 80% dan 100%.
Kesimpulan penelitian ini adalah pemeriksaan eritrosit pada apusan darah tepi (ADT) dengan menggunakan ekstrak kulit manggis dapat dilihat dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dan gambar eritrosit terlihat lebih jelas dan menyerupai atau sesuai dengan pewarnaan giemsa pada konsentrasi 20%.

Related Results

Modifikasi Bak Pengecatan pada Pembuatan Sediaan Apusan Darah Tepi
Modifikasi Bak Pengecatan pada Pembuatan Sediaan Apusan Darah Tepi
Pembuatan preparat apusan darah tepi menjadi suatu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang tenaga laboratorium kesehatan. Sediaan apusan darah tepi merupakan bagian yang pent...
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP BAKTERI Klebsiella pneumonlae
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP BAKTERI Klebsiella pneumonlae
ABSTRACT Research has been carried out on the Antibacterial Activity Test of Mangosteen (Garcinia mangostana L.) Fruit Bark Extract against Klebsiella pneumoniae bacteria. This stu...
hak paten gracia
hak paten gracia
AbstractPT. Zena Nirmala Sentosa didirikan pada tahun 1992 di Jakarta. PT ini bergerak di bidang industri makanan dan suplemen yang memproduksi produk-produk kesehatan berbahan ala...
POTENSI EKSTRAK AIR KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DALAM MELARUTKAN ION KALSIUM GIGI (in Vitro)
POTENSI EKSTRAK AIR KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DALAM MELARUTKAN ION KALSIUM GIGI (in Vitro)
Demineralisasi adalah hilangnya sebagian atau seluruh ion mineral gigi termasuk kalsium, terjadi apabila pH mulut <5,5. Kulit manggis sebagai bahan alam memiliki efek pengobatan...
Pengaruh Lama Penundaan Pengecatan Setelah Fiksasi Apusan Darah Tepi Terhadap Morfologi Eritrosit
Pengaruh Lama Penundaan Pengecatan Setelah Fiksasi Apusan Darah Tepi Terhadap Morfologi Eritrosit
Sediaan apus darah bertujuan untuk menilai morfologi eritrosit, leukosit, dan trombosit. Dalam pengecatan Giemsa sebelumnya sediaan apus darah difiksasi menggunakan methanol absolu...
Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi Peminum Alcohol Di Desa Gattareng Kabupaten Bulukumba
Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi Peminum Alcohol Di Desa Gattareng Kabupaten Bulukumba
Penelitian ini Belatar Belakang Sel darah merah atau eritrosit merupakan sel darah dengan jumlah yang paling banyak dalam tubuh manusia. Fungsi utama eritrosit adalah mengankut oks...

Back to Top