Javascript must be enabled to continue!
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP BAKTERI Klebsiella pneumonlae
View through CrossRef
ABSTRACT Research has been carried out on the Antibacterial Activity Test of Mangosteen (Garcinia mangostana L.) Fruit Bark Extract against Klebsiella pneumoniae bacteria. This study aims to determine the antibacterial activity of mangosteen peel extract using the diffusion method with positive control of Ciprofloxacin and negative control of aquades and the test solution used by mangosteen peel extract. The result showed differences in extract concentrations of 25% (6.66 mm) categorized as medium, extract concentractions of 50% (8.83 mm) categorized as medium, extract concentractions of 75% (9.16 mm) categorized as medium, and extract concentractions of 100% (10.16 mm) categorized as strong in influencing the inhibition of the growth of Klebsiella pneumoniae bacteria. The result of this study also showed that mangosteen peel extract (Garcinia mangostana L.), has a broad-spectrum bioactive compound which means it can inhibit the growth of Gram negative bacteria. Keywords : Garcinia mangostana L, Klebsiella pneumoniae, Ciprofloxacin ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.) Terhadap Bakteri Klebsiella Pneumoniae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak kulit buah manggis menggunakan metode difusi agar dengan kontrol positif Ciprofloxacin dan kontrol negatif aquades serta larutan uji yang digunakan ekstrak kulit buah manggis. Hasil penelitian menunjukkan Perbedaan konsentrasi ekstrak 25% (6,66 mm) termasuk sedang, konsentrasi ekstrak 50% (8,83 mm) termasuk sedang, konsentrasi ekstrak 75% (9,16 mm) termasuk sedang, dan konsentrasi ekstrak 100% (10,16 mm) termasuk kuat dalam mempengaruhi penghambatan pertumbuhan bakteri Klebsiella Pneumoniae. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa Ekstrak kulit buah manggis (Garcinia Mangostana L.), memiliki senyawa bioaktif dengan spektrum luas artinya dapat menghambat pertumbuhan bakteri Gram negatif. Kata kunci : My Garcinia Mangostana L, Klebsiella Pneunoniae, Ciprofloxacin
Title: UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP BAKTERI Klebsiella pneumonlae
Description:
ABSTRACT Research has been carried out on the Antibacterial Activity Test of Mangosteen (Garcinia mangostana L.
) Fruit Bark Extract against Klebsiella pneumoniae bacteria.
This study aims to determine the antibacterial activity of mangosteen peel extract using the diffusion method with positive control of Ciprofloxacin and negative control of aquades and the test solution used by mangosteen peel extract.
The result showed differences in extract concentrations of 25% (6.
66 mm) categorized as medium, extract concentractions of 50% (8.
83 mm) categorized as medium, extract concentractions of 75% (9.
16 mm) categorized as medium, and extract concentractions of 100% (10.
16 mm) categorized as strong in influencing the inhibition of the growth of Klebsiella pneumoniae bacteria.
The result of this study also showed that mangosteen peel extract (Garcinia mangostana L.
), has a broad-spectrum bioactive compound which means it can inhibit the growth of Gram negative bacteria.
Keywords : Garcinia mangostana L, Klebsiella pneumoniae, Ciprofloxacin ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.
) Terhadap Bakteri Klebsiella Pneumoniae.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak kulit buah manggis menggunakan metode difusi agar dengan kontrol positif Ciprofloxacin dan kontrol negatif aquades serta larutan uji yang digunakan ekstrak kulit buah manggis.
Hasil penelitian menunjukkan Perbedaan konsentrasi ekstrak 25% (6,66 mm) termasuk sedang, konsentrasi ekstrak 50% (8,83 mm) termasuk sedang, konsentrasi ekstrak 75% (9,16 mm) termasuk sedang, dan konsentrasi ekstrak 100% (10,16 mm) termasuk kuat dalam mempengaruhi penghambatan pertumbuhan bakteri Klebsiella Pneumoniae.
Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa Ekstrak kulit buah manggis (Garcinia Mangostana L.
), memiliki senyawa bioaktif dengan spektrum luas artinya dapat menghambat pertumbuhan bakteri Gram negatif.
Kata kunci : My Garcinia Mangostana L, Klebsiella Pneunoniae, Ciprofloxacin.
Related Results
Prioritas Strategi Pengembangan Agroindustri Manggis di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat
Prioritas Strategi Pengembangan Agroindustri Manggis di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat
Manggis merupakan tanaman buah yang termasuk ke dalam pangan fungsional karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sebagian besar buah manggis dijual dalam bentuk buah segar, p...
hak paten gracia
hak paten gracia
AbstractPT. Zena Nirmala Sentosa didirikan pada tahun 1992 di Jakarta. PT ini bergerak di bidang industri makanan dan suplemen yang memproduksi produk-produk kesehatan berbahan ala...
Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi (ADT) Dengan Pewarnaan Giemsa Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana)
Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi (ADT) Dengan Pewarnaan Giemsa Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana)
Pemanfaatan ekstrak kulit manggis yang dijadikan sebagai pewarnaan merupakan salah satu upaya pemanfaatan produk berbasis kulit buah manggis sebagai pewarna makanan alami Selain pe...
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Sirsak (Annona Muricata L.) terhadap Staphylococcus Epidermidis
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Sirsak (Annona Muricata L.) terhadap Staphylococcus Epidermidis
Abstrak. Pada tahun 2019, ditemukan 7,7 juta kematian di seluruh dunia yang disebabkan oleh infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi bakteri juga merupakan penyakit yang serin...
POTENSI EKSTRAK AIR KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DALAM MELARUTKAN ION KALSIUM GIGI (in Vitro)
POTENSI EKSTRAK AIR KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DALAM MELARUTKAN ION KALSIUM GIGI (in Vitro)
Demineralisasi adalah hilangnya sebagian atau seluruh ion mineral gigi termasuk kalsium, terjadi apabila pH mulut <5,5. Kulit manggis sebagai bahan alam memiliki efek pengobatan...
Aktivitas Antibakteri Kombinasi Manggis dan Minyak Biji Anggur terhadap Staphylococcus aureus
Aktivitas Antibakteri Kombinasi Manggis dan Minyak Biji Anggur terhadap Staphylococcus aureus
Abstract. Skin infections caused by Staphylococcus aureus remain a global health problem due to increasing antibiotic resistance, prompting the development of alternative therapies...
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis Terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermis
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis Terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermis
Manggis dapat digunakan untuk mengobati asam urat, diare, disentri dan sariawan. Senyawa kimia dalam manggis mungkin memiliki sifat antibakteri, seperti flavonoid, xanthones, tanin...
PENENTUAN SPF (SUN PROTECTION FACTOR) EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
PENENTUAN SPF (SUN PROTECTION FACTOR) EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
Tabir surya merupakan sediaan kosmetika yang digunakan dengan maksud melindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan cara memantulkan, sehingga dapat mencegah terjadinya ganggu...

