Javascript must be enabled to continue!
Prioritas Strategi Pengembangan Agroindustri Manggis di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat
View through CrossRef
Manggis merupakan tanaman buah yang termasuk ke dalam pangan fungsional karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sebagian besar buah manggis dijual dalam bentuk buah segar, padahal buah manggis dapat diolah menjadi beberapa produk sehingga dapat meningkatkan nilai tambah buah manggis. Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi potensial, prioritas dan arah pengembangan agroindustri manggis di Kabupaten Tasikmalaya. Penentuan lokasi potensial dilakukan menggunakan metode Location Quotient (LQ) and Differential Shift (DS), penentuan prioritas produk agroindustri manggis dilakukan menggunakan metode perbandingan ekponensial, strategi pengembangan agroindustri manggis dilakukan menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) dan pemilihan prioritas strategi pengembangan agroindustri manggis dilakukan menggunakan Analytical Network Process (ANP). Hasil analisis LQ dan DS menunjukkan bahwa lokasi potensial pengembangan agroindustri manggis terdapat pada empat Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya yaitu Kecamatan Sodonghilir, Tanjungjaya, Sukaraja, dan Kecamatan Jatiwaras. Prioritas pengembangan produk agroindustri manggis berdasarkan analisis metode perbandingan ekponensial secara berurutan adalah ekstrak kulit manggis (9,63), sari buah/ jus manggis (9,56), sirup buah manggis (9,53), buah kaleng manggis (9,51), puree manggis (9,50), es krim kulis manggis (9,48), dodol biji manggis (9,47), dan tepung kulit manggis (9,45). Berdasarkan analisis SWOT dan ANP diperoleh prioritas strategi pengembangan agroindustri manggis bagi petani, yakni : 1) branding dan promosi produk, 2) Peningkatan kualitas produk melalui penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dan Cleaner Production, 3) Pengembangan dan inovasi produk, 4) Peningkatan kualitas sumber daya manusia, 5) Peningkatan kesejahteraan petani, 6) Bibit unggul yang mampu adaptif terhadap lingkungan, 7) Peningkatan harga jual buah manggis.
Title: Prioritas Strategi Pengembangan Agroindustri Manggis di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat
Description:
Manggis merupakan tanaman buah yang termasuk ke dalam pangan fungsional karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Sebagian besar buah manggis dijual dalam bentuk buah segar, padahal buah manggis dapat diolah menjadi beberapa produk sehingga dapat meningkatkan nilai tambah buah manggis.
Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi potensial, prioritas dan arah pengembangan agroindustri manggis di Kabupaten Tasikmalaya.
Penentuan lokasi potensial dilakukan menggunakan metode Location Quotient (LQ) and Differential Shift (DS), penentuan prioritas produk agroindustri manggis dilakukan menggunakan metode perbandingan ekponensial, strategi pengembangan agroindustri manggis dilakukan menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) dan pemilihan prioritas strategi pengembangan agroindustri manggis dilakukan menggunakan Analytical Network Process (ANP).
Hasil analisis LQ dan DS menunjukkan bahwa lokasi potensial pengembangan agroindustri manggis terdapat pada empat Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya yaitu Kecamatan Sodonghilir, Tanjungjaya, Sukaraja, dan Kecamatan Jatiwaras.
Prioritas pengembangan produk agroindustri manggis berdasarkan analisis metode perbandingan ekponensial secara berurutan adalah ekstrak kulit manggis (9,63), sari buah/ jus manggis (9,56), sirup buah manggis (9,53), buah kaleng manggis (9,51), puree manggis (9,50), es krim kulis manggis (9,48), dodol biji manggis (9,47), dan tepung kulit manggis (9,45).
Berdasarkan analisis SWOT dan ANP diperoleh prioritas strategi pengembangan agroindustri manggis bagi petani, yakni : 1) branding dan promosi produk, 2) Peningkatan kualitas produk melalui penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dan Cleaner Production, 3) Pengembangan dan inovasi produk, 4) Peningkatan kualitas sumber daya manusia, 5) Peningkatan kesejahteraan petani, 6) Bibit unggul yang mampu adaptif terhadap lingkungan, 7) Peningkatan harga jual buah manggis.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
hak paten gracia
hak paten gracia
AbstractPT. Zena Nirmala Sentosa didirikan pada tahun 1992 di Jakarta. PT ini bergerak di bidang industri makanan dan suplemen yang memproduksi produk-produk kesehatan berbahan ala...
POTENSI EKSTRAK AIR KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DALAM MELARUTKAN ION KALSIUM GIGI (in Vitro)
POTENSI EKSTRAK AIR KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DALAM MELARUTKAN ION KALSIUM GIGI (in Vitro)
Demineralisasi adalah hilangnya sebagian atau seluruh ion mineral gigi termasuk kalsium, terjadi apabila pH mulut <5,5. Kulit manggis sebagai bahan alam memiliki efek pengobatan...
Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram
Identifikasi Elemen Citra Kota di Pusat Kota Tasikmalaya pada Media Sosial Instagram
Abstract. Tasikmalaya City was a division of Tasikmalaya Regency in 1967. Before the expansion, Tasikmalaya City was the regional capital which could be recognized from the trading...
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Dalam rangka meningkatkan produktivitas, mutu minyak nilam dan meningkatkan pendapatan petani, maka pada tahun anggaran 2009 pengembangan tanaman nilam dilaksanakan di 5 kabupaten...
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo
Tahu merupakan produk hasil dari pengolahan kedelai dengan metode fermentasi menggunakan asam asetat atau cuka. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk menghitung besar tingkat keun...
PENGARUH HASIL BELAJAR TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN RISET
PENGARUH HASIL BELAJAR TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN RISET
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hasil belajar mata kuliah keahlian pilihan; (2) Kesiapan pelaksanaan Riset Agroindustri mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi A...
Pengaruh Disiplin Kerja dan Komitmen terhadap Etos Kerja Karyawan PT Panjunan Tasikmalaya
Pengaruh Disiplin Kerja dan Komitmen terhadap Etos Kerja Karyawan PT Panjunan Tasikmalaya
The problems faced in this study include (1) How does work discipline affect the work ethic of PT Panjunan Tasikmalaya employees? (2) How does commitment affect the work ethic of P...

