Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEJALAN KAKI PADA TROTOAR JALAN AHMAD YANI KOTA BEKASI
View through CrossRef
Kota Bekasi dimana terdapat banyak tempat pembelanjaan salah satunya yaitu Mall Giant Mega Bekasi di Jalan Ahmad Yani yang terletak di pusat kota. Banyaknya aktifitas yang dilakukan di Jalan Ahmad Yani pada trotoar yang merupakan diperuntukkan bagi pejalan kaki. Trotoar juga seringkali digunakan untuk kegiatan perdagangan, yang membuat ketidaknyamanan bagi pejalan kaki yang melewatinya dan membawa pengaruh terhadap kelancaran lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan ruang pejalan kaki pada Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi. Pengambilan data dilakukan dengan cara survei pejalan kaki. Metode analisis yang digunakan adalah metode greenshield. Didapat model greenshield didapat hubungan karakteristik pejalan kaki pada hari Jum’at waktu pagi (kepadatan, kecepatan dan arus) sebagai berikut Vs = 86,566 - 276,547 D, Q = 86,566 D - 276,547 D² dan Q = 0,313 Vs – 0,003 Vs². Sedangkan Jum’at waktu sore didapat persamaan Vs = 90,727-115,964, Q = 90,727 D - 115,964 D² dan Q = 0,782 Vs – 0,0086 Vs². Untukhari Sabtu waktu pagi didapat persamaan Vs = 72,5829 – 242,162 D, Q = 72,5829 D - 242,162 D² dan Q = 0,299 Vs – 0,0041 Vs², sedangkan untuk waktu sore diperoleh persamaan Vs = 97,967 – 232,985, Q = 97,967 D - 232,985 D² dan Q = 0,420 Vs – 0,0043 Vs². Tingkat pelayanan ruang pejalan kaki dengan nilai LOS B yang artinya bahwa Jalan Ahmad Yani masih dapat menampung pejalan kaki yang melewati trotoar. Kata Kunci: trotoar, pejalan kaki, tingkat pelayanan pejalan kaki
LPPM-PMP Universitas Siliwangi Tasikmalaya
Title: ANALISIS TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEJALAN KAKI PADA TROTOAR JALAN AHMAD YANI KOTA BEKASI
Description:
Kota Bekasi dimana terdapat banyak tempat pembelanjaan salah satunya yaitu Mall Giant Mega Bekasi di Jalan Ahmad Yani yang terletak di pusat kota.
Banyaknya aktifitas yang dilakukan di Jalan Ahmad Yani pada trotoar yang merupakan diperuntukkan bagi pejalan kaki.
Trotoar juga seringkali digunakan untuk kegiatan perdagangan, yang membuat ketidaknyamanan bagi pejalan kaki yang melewatinya dan membawa pengaruh terhadap kelancaran lalu lintas.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan ruang pejalan kaki pada Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi.
Pengambilan data dilakukan dengan cara survei pejalan kaki.
Metode analisis yang digunakan adalah metode greenshield.
Didapat model greenshield didapat hubungan karakteristik pejalan kaki pada hari Jum’at waktu pagi (kepadatan, kecepatan dan arus) sebagai berikut Vs = 86,566 - 276,547 D, Q = 86,566 D - 276,547 D² dan Q = 0,313 Vs – 0,003 Vs².
Sedangkan Jum’at waktu sore didapat persamaan Vs = 90,727-115,964, Q = 90,727 D - 115,964 D² dan Q = 0,782 Vs – 0,0086 Vs².
Untukhari Sabtu waktu pagi didapat persamaan Vs = 72,5829 – 242,162 D, Q = 72,5829 D - 242,162 D² dan Q = 0,299 Vs – 0,0041 Vs², sedangkan untuk waktu sore diperoleh persamaan Vs = 97,967 – 232,985, Q = 97,967 D - 232,985 D² dan Q = 0,420 Vs – 0,0043 Vs².
Tingkat pelayanan ruang pejalan kaki dengan nilai LOS B yang artinya bahwa Jalan Ahmad Yani masih dapat menampung pejalan kaki yang melewati trotoar.
 Kata Kunci: trotoar, pejalan kaki, tingkat pelayanan pejalan kaki.
Related Results
Kajian Kualitas Jalan Pahlawan sebagai Jalur Pejalan Kaki di Kota Semarang
Kajian Kualitas Jalan Pahlawan sebagai Jalur Pejalan Kaki di Kota Semarang
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kualitas Jalan Pahlawan sebagai jalur pejalan kaki. Metodepenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui kualitas ja...
Analisis Pelayanan Jalur Pedestrian di Jalan Kebon Kawung Kota Bandung
Analisis Pelayanan Jalur Pedestrian di Jalan Kebon Kawung Kota Bandung
Abstract. From the criteria of a livable city, one important element in realizing a livable city is the availability of adequate pedestrian infrastructure. Safe, comfortable, and w...
Elemen Walkability pada Ruang Pejalan Kaki Kawasan Komersial Perdagangan di Kota Pontianak
Elemen Walkability pada Ruang Pejalan Kaki Kawasan Komersial Perdagangan di Kota Pontianak
Berjalan kaki merupakan salah satu moda dari transportasi yang dapat menghubungkan manusia dari suatu tempat dengan tempat lain. Sehingga, dapat diketahui bahwa berjalan kaki adala...
Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Pengaruh Gerak U-Turn pada Bukaan Median terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang
Jalan Jenderal Ahmad Yani Kabupaten Ketapang merupakan jalan arteri dengan tipe lingkungan yaitu komersial dan terdapat hambatan samping yang berdampak terhadap kinerja lalu lintas...
KAJIAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI JALAN DIPONEGORO KOTA SINGKAWANG
KAJIAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI JALAN DIPONEGORO KOTA SINGKAWANG
Abstract
Pedestrian comfort is a key factor in creating a livable urban environment. Singkawang City, located in West Kalimantan Province, faces sidewalk problems on Jalan Dipo...
Faktor Penentu Seting Fisik Ruang Jalan di Koridor Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Bantul
Faktor Penentu Seting Fisik Ruang Jalan di Koridor Jalan Jenderal Sudirman Kabupaten Bantul
Seting fisik sangat berpengaruh pada konsep penataan ruang jalan untuk menciptakan ruang jalan yang nyaman dan ramah pejalan kaki. Koridor Jalan Jenderal Sudirman mengalami revital...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract
The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
Keterpaduan Penataan Jalur Pejalan Kaki Di Jl. Urip Sumoharjo Dan Jl. Prof. Herman Yohanes Yogyakarta
Keterpaduan Penataan Jalur Pejalan Kaki Di Jl. Urip Sumoharjo Dan Jl. Prof. Herman Yohanes Yogyakarta
Jalur pejalan kaki pada Kawasan Jl. Urip Sumoharjo dan Jl. Prof. Herman Yohanes saat ini beralih dari fungsi yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki akan tetapi justru menjadi...

