Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konstruksi Realitas Simbolik Makna Islam Damai Dalam Program Damai Indonesiaku Tvone

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian yang berjudul Konstruksi Realitas Simbolik Makna “Islam Damai” dalam Program Damai Indonesiaku TVOne yakni: Pertama, menganalisis teori Konstruksi Sosial Realitas terhadap makna “Islam Damai” dalam program Damai Indonesiaku. Kedua, menganalisis hasil konstruksi makna “Islam Damai” dengan metode analisis framing model Robert M. Entman.Jenis penelitian yang digunakan dalam tesis ini ada dua, yaitu penelitian kepustakaan (library research), dan penelitian lapangan (field research). Sedangkan teori yang digunakan dalam tesis ini, yaitu teori Konstruksi Sosial Realitas Peter L. Berger dan Thomas Luckman dan analisis framing model Robert M. Entman.Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa dalam mengkonstruksi realitas simbolik makna “Islam Damai” dalam Program Damai Indonesiaku TVOne. Dalam  pandangan konstruksi sosial realitas Peter L. Berger dan Thomas Luckman terbagi kedalam tiga unsur, yaitu: pertama, eksternalisasi, yaitu ekspresi diri dengan dunia sosio-kultural sebagai produk manusia. Maka tahapan eksternalisasi individu dapat dilihat dari ekspresi penonton Damai Indonesiaku pada pesan-pesan “Islam Damai” program Damai Indonesiaku baik mental maupun fisik. Kedua objektivasi, yaitu Interaksi penonton Damai Indonesiaku dengan lingkungannya hasil dari proses eksternalisasi. Dalam konteks ini proses interaksi penonton Damai Indonesiaku dengan lingkungannya dan menjadi habitualisasinya (rutinitasnya) Sehingga apa yang disadari adalah apa yang dilakukannya. Ketiga  Internalisasi, yaitu kesadaran penonton Damai Indonesiaku dalam menerima, menyerap, mendefinisikan, merespons, mengambil sikap dan tindakan yang bervariasi terhadap pesan-pesan “Islam Damai” dari para penceramah Damai Indonesiaku kedalam dirinya dan mengidentifikasi dirinya sebagai pemirsa setia Damai Indonesiaku. Adapun metode analisis framing Entman terbagi kedalam empat element yaitu: Define problems, menekankan bagaimana peristiwa dan isu yang dipahami program Damai Indonesiaku dan terdapat aspek penilaian dalam elemen ini. Diagnose causes, yang melatar belakangi masalah isu yang diangkat pada program Damai Indonesiaku dan dapat ditujukan pada aspek what (apa), juga dapat pada aspek who (siapa). Unsur what dan who dianggap sebagai sumber isu yang diangkat. Make moral judgement, merupakan elemen framing yang dipakai untuk membenarkan atau memberi argumentasi pada pendefinisian isu yang sudah dibuat pada program Damai Indonesiaku sehingga dibutuhkan sebuah argumentasi kuat guna mendukung gagasan tersebut. Treatment recommendation, merupakan elemen untuk menilai apa yang ditayangkan program Damai Indonesiaku. Berbagai bentuk alternatif solusi yang ditayangkan program Damai Indonesiaku dari satu isu yang diangkat.
Raden Intan State Islamic University of Lampung
Title: Konstruksi Realitas Simbolik Makna Islam Damai Dalam Program Damai Indonesiaku Tvone
Description:
Tujuan dari penelitian yang berjudul Konstruksi Realitas Simbolik Makna “Islam Damai” dalam Program Damai Indonesiaku TVOne yakni: Pertama, menganalisis teori Konstruksi Sosial Realitas terhadap makna “Islam Damai” dalam program Damai Indonesiaku.
Kedua, menganalisis hasil konstruksi makna “Islam Damai” dengan metode analisis framing model Robert M.
Entman.
Jenis penelitian yang digunakan dalam tesis ini ada dua, yaitu penelitian kepustakaan (library research), dan penelitian lapangan (field research).
Sedangkan teori yang digunakan dalam tesis ini, yaitu teori Konstruksi Sosial Realitas Peter L.
Berger dan Thomas Luckman dan analisis framing model Robert M.
Entman.
Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa dalam mengkonstruksi realitas simbolik makna “Islam Damai” dalam Program Damai Indonesiaku TVOne.
Dalam  pandangan konstruksi sosial realitas Peter L.
Berger dan Thomas Luckman terbagi kedalam tiga unsur, yaitu: pertama, eksternalisasi, yaitu ekspresi diri dengan dunia sosio-kultural sebagai produk manusia.
Maka tahapan eksternalisasi individu dapat dilihat dari ekspresi penonton Damai Indonesiaku pada pesan-pesan “Islam Damai” program Damai Indonesiaku baik mental maupun fisik.
Kedua objektivasi, yaitu Interaksi penonton Damai Indonesiaku dengan lingkungannya hasil dari proses eksternalisasi.
Dalam konteks ini proses interaksi penonton Damai Indonesiaku dengan lingkungannya dan menjadi habitualisasinya (rutinitasnya) Sehingga apa yang disadari adalah apa yang dilakukannya.
Ketiga  Internalisasi, yaitu kesadaran penonton Damai Indonesiaku dalam menerima, menyerap, mendefinisikan, merespons, mengambil sikap dan tindakan yang bervariasi terhadap pesan-pesan “Islam Damai” dari para penceramah Damai Indonesiaku kedalam dirinya dan mengidentifikasi dirinya sebagai pemirsa setia Damai Indonesiaku.
Adapun metode analisis framing Entman terbagi kedalam empat element yaitu: Define problems, menekankan bagaimana peristiwa dan isu yang dipahami program Damai Indonesiaku dan terdapat aspek penilaian dalam elemen ini.
Diagnose causes, yang melatar belakangi masalah isu yang diangkat pada program Damai Indonesiaku dan dapat ditujukan pada aspek what (apa), juga dapat pada aspek who (siapa).
Unsur what dan who dianggap sebagai sumber isu yang diangkat.
Make moral judgement, merupakan elemen framing yang dipakai untuk membenarkan atau memberi argumentasi pada pendefinisian isu yang sudah dibuat pada program Damai Indonesiaku sehingga dibutuhkan sebuah argumentasi kuat guna mendukung gagasan tersebut.
Treatment recommendation, merupakan elemen untuk menilai apa yang ditayangkan program Damai Indonesiaku.
Berbagai bentuk alternatif solusi yang ditayangkan program Damai Indonesiaku dari satu isu yang diangkat.

Related Results

Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
SUBJEKTIVITAS PRAMUDYA ANANTA TOER DALAM NOVEL PERBURUAN KAJIAN PSIKOANALIS HISTORIS SLAVOJ ZIZEK
SUBJEKTIVITAS PRAMUDYA ANANTA TOER DALAM NOVEL PERBURUAN KAJIAN PSIKOANALIS HISTORIS SLAVOJ ZIZEK
Penelitian ini menguraikan subjektivitas Pramoedya Ananta Toer dalam tindakannya menulis novel Perburuan. Tindakan itu bertujuan untuk membangun jarak dan melepaskan diri dari jera...
ANALISIS MAKNA KOMUNIKASI SIMBOLIK BRIDAL SHOWER DALAM RANGKAIAN ACARA PRA PERNIKAHAN
ANALISIS MAKNA KOMUNIKASI SIMBOLIK BRIDAL SHOWER DALAM RANGKAIAN ACARA PRA PERNIKAHAN
Bridal shower merupakan acara yang dilakukan sebelum hari pernikahan untuk melepas masa lajang calon pengantin perempuan. Bridal shower menjadi salah satu acara pra pernikahan yang...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
Retorika Dakwah Mamah Dedeh Dalam Acara Rumah Mamah Dedeh di TVOne
Retorika Dakwah Mamah Dedeh Dalam Acara Rumah Mamah Dedeh di TVOne
Abstract. Mamah Dedeh is one of the most popular female preachers in Indonesia. The rhetoric of Mamah Dedeh's preaching has its own appeal, as it is able to deliver religious messa...
MAKNA SIMBOLIK TRADISI TEDHAK SITEN PADA MASYARAKAT DUSUN SUKA DAMAI DESA BAGAN JAYA KECAMATAN ENOK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
MAKNA SIMBOLIK TRADISI TEDHAK SITEN PADA MASYARAKAT DUSUN SUKA DAMAI DESA BAGAN JAYA KECAMATAN ENOK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Penelitian ini membahas tentang Makna Simbolik Tradisi Tedhak Siten  Pada Masyarakat Suka Damai Desa Bagan Jaya Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir. Tradisi dan kepercayaan te...
Tvone’s Public Relation Strategy In The Adira Festival Event
Tvone’s Public Relation Strategy In The Adira Festival Event
As one of Indonesia's leading television networks, tvOne’s public relations (PR) possesses significant power in reaching a broad and diverse audience. In its collaborations with ot...
MAKNA SIMBOLIK ALTAR KLENTENG AN HWA TIAN
MAKNA SIMBOLIK ALTAR KLENTENG AN HWA TIAN
Umat Buddha Tridharma Klenteng An Hwa Tian masih banyak yang belum memahami makna simbolik pada altar dan keterlibatan makna altar sesungguhnya bagi umat di Kabupaten Kotabaru. Hal...

Back to Top