Javascript must be enabled to continue!
PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN ISPA PADA BALITA UMUR 0-5 TAHUN
View through CrossRef
Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) dimana dampak yang ditimbulkan sangat besar terhadap penderita, tidak hanya pada anak-anak tetapi juga orang dewasa. Selain itu penyakit ISPA dapat menjadi pemicu dari penyakit-penyakit yang lain dan berkembang menjadi penyakit yang berbahaya. Penanganan dini terhadap penyakit ISPA terbukti dapat menurunkan angka kematian. ISPA juga sangat erat berhubungan dengan sanitasi lingkungan dan prilaku hidup bersih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Pada Balita di Desa Sesela Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi 1.141 orang. Sampel 92 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah proporsional random sampling. Data diolah secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dalam kategori baik dalam pelaksanaan peran keluarga sebanyak 75 responden (81,52%), responden berada pada umur 18-40 tahun sebanyak 90 responden (98,82%), kategori pendidikan berada pada pendidikan dasar sebanyak 49 responden (53,26%), kategori pekerjaan sebagian besar responden sebagai tidak bekerja (IRT) sebanyak 67 responden (72,83%). Kesimpulan penelitian ini yakni peran keluarga dalam kategori baik, sehingga diharapkan untuk mempertahankan pemanfaatan fasilitas kesehatan sebagai langkah dalam pencegahan penyakit ISPA.
Title: PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN ISPA PADA BALITA UMUR 0-5 TAHUN
Description:
Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) dimana dampak yang ditimbulkan sangat besar terhadap penderita, tidak hanya pada anak-anak tetapi juga orang dewasa.
Selain itu penyakit ISPA dapat menjadi pemicu dari penyakit-penyakit yang lain dan berkembang menjadi penyakit yang berbahaya.
Penanganan dini terhadap penyakit ISPA terbukti dapat menurunkan angka kematian.
ISPA juga sangat erat berhubungan dengan sanitasi lingkungan dan prilaku hidup bersih.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Pada Balita di Desa Sesela Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif.
Populasi 1.
141 orang.
Sampel 92 orang.
Teknik sampling yang digunakan adalah proporsional random sampling.
Data diolah secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dalam kategori baik dalam pelaksanaan peran keluarga sebanyak 75 responden (81,52%), responden berada pada umur 18-40 tahun sebanyak 90 responden (98,82%), kategori pendidikan berada pada pendidikan dasar sebanyak 49 responden (53,26%), kategori pekerjaan sebagian besar responden sebagai tidak bekerja (IRT) sebanyak 67 responden (72,83%).
Kesimpulan penelitian ini yakni peran keluarga dalam kategori baik, sehingga diharapkan untuk mempertahankan pemanfaatan fasilitas kesehatan sebagai langkah dalam pencegahan penyakit ISPA.
Related Results
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Abstract. ISPA is still the cause of the highest mortality rate in children. According to WHO, worldwide the death rate of ISPA in toddlers is around ±13 million per year. Accordin...
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Ispa pada Pasien Balita
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Ispa pada Pasien Balita
Abstract. ISPA is still the cause of the highest number of illnesses and deaths in children. According to WHO, worldwide ISPA has a mortality rate in toddlers of around ±13 million...
Hubungan Kejadian ISPA dengan Status Gizi pada Anak Balita
Hubungan Kejadian ISPA dengan Status Gizi pada Anak Balita
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yakni infeksi bersifat akut pada suatu bagian ataupun lebih pada saluran pernapasan yang dimulai dari hidung ke alveolus, mencakup pula adnek...
Analisis Faktor Individu Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Nafas Pada Balita Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya
Analisis Faktor Individu Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Nafas Pada Balita Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya
Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang umum terjadi pada balita dan menjadi salah satu penyebab utama angka kesakitan dan kematian anak di I...
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 1-3 TAHUN (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk)
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 1-3 TAHUN (Di Posyandu Jaan Desa Jaan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk)
Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Kejadian gangguan gizi tidak hanya ditemukan pada keluarga yang berpenghasilan ku...
Pengaruh Inhalasi Pepermint terhadap ISPA pada Balita
Pengaruh Inhalasi Pepermint terhadap ISPA pada Balita
ARI (Acute Respiratory Tract Infection) is an acute infectious disease that can attack one or more of the respiratory tract. ARI that are commonly felt in children are coughing, sh...
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
Abstrak : Tuberkulosis (TB) dan stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan stunting dengan kejadian TB pada anak usia 1-59 ...

