Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Jurnalisme Naratif sebagai Penguatan Literasi Digital Berbasis Sastra

View through CrossRef
Perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi yang tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga kritis dan kreatif. Namun, pemahaman mahasiswa terhadap literasi digital yang kritis dan kreatif masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh minimnya pelatihan menulis yang berbasis pada realitas sosial dan pengalaman langsung, khususnya melalui metode jurnalisme naratif. Selain itu, pendekatan sastra dan jurnalisme belum terintegrasi secara optimal dalam program literasi, serta terbatasnya media ekspresi yang mampu memfasilitasi mahasiswa untuk menyuarakan realitas lokal secara naratif dan reflektif sebagai bagian dari peran mereka sebagai agen perubahan. Program pengabdian masyarakat ini hadir sebagai upaya menjembatani kemampuan anggota komunitas dengan realitas sosial di sekitarnya. Melalui pelatihan menulis jurnalisme naratif, peserta tidak hanya dilatih keterampilan teknis menulis, tetapi juga diajak untuk mengamati fenomena sosial secara kritis, mengekspresikan pengalaman secara reflektif, dan membangun kesadaran sebagai bagian dari komunitas literasi digital yang kontekstual dan berdaya. Pendekatan jurnalisme sastra dipilih karena mampu memadukan fakta jurnalistik dengan gaya penulisan sastra. Kegiatan ini dilaksanakan melalui lokakarya di Yayasan Elnama Indonesia, Tangerang Selatan, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran literasi, kemampuan menulis, dan sensitivitas sosial mahasiswa.
Title: Jurnalisme Naratif sebagai Penguatan Literasi Digital Berbasis Sastra
Description:
Perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi yang tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga kritis dan kreatif.
Namun, pemahaman mahasiswa terhadap literasi digital yang kritis dan kreatif masih tergolong rendah.
Hal ini disebabkan oleh minimnya pelatihan menulis yang berbasis pada realitas sosial dan pengalaman langsung, khususnya melalui metode jurnalisme naratif.
Selain itu, pendekatan sastra dan jurnalisme belum terintegrasi secara optimal dalam program literasi, serta terbatasnya media ekspresi yang mampu memfasilitasi mahasiswa untuk menyuarakan realitas lokal secara naratif dan reflektif sebagai bagian dari peran mereka sebagai agen perubahan.
Program pengabdian masyarakat ini hadir sebagai upaya menjembatani kemampuan anggota komunitas dengan realitas sosial di sekitarnya.
Melalui pelatihan menulis jurnalisme naratif, peserta tidak hanya dilatih keterampilan teknis menulis, tetapi juga diajak untuk mengamati fenomena sosial secara kritis, mengekspresikan pengalaman secara reflektif, dan membangun kesadaran sebagai bagian dari komunitas literasi digital yang kontekstual dan berdaya.
Pendekatan jurnalisme sastra dipilih karena mampu memadukan fakta jurnalistik dengan gaya penulisan sastra.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui lokakarya di Yayasan Elnama Indonesia, Tangerang Selatan, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran literasi, kemampuan menulis, dan sensitivitas sosial mahasiswa.

Related Results

The Penerapan Jurnalisme Gonzo di Highvolta Media
The Penerapan Jurnalisme Gonzo di Highvolta Media
Abstract. This study focuses on explaining the implementation of Gonzo journalism in an alternative media, namely Highvolta Media. Pioneered by Hunter S. Thompson, gonzo journalism...
Penerapan Jurnalisme Advokasi di Kanal Youtube Asumsi
Penerapan Jurnalisme Advokasi di Kanal Youtube Asumsi
Abstract. One of the concepts of journalism that is developing today is advocacy journalism which becomes a force with an attitude to defend or something. Advocacy journalism is a ...
Representasi Elemen-elemen Jurnalisme dalam Film Spotlight
Representasi Elemen-elemen Jurnalisme dalam Film Spotlight
ABSTRAK             Kejurnalistikan bisasanya identik dengan media-media mainstream seperti halnya televisi, radio, koran atau majalah. Film merupakan salah satu media massa ...
Jurnalisme Warga: Liyan, Timpang dan Diskriminatif
Jurnalisme Warga: Liyan, Timpang dan Diskriminatif
Keterlibatan warga dalam menyampaikan informasi yang luput dilakukan oleh jurnalis profesional  masih bisa kita lihat hingga kini. Terutama pada peristiwa-peristiwa bencana alam se...
Membangun Rumah Literasi di Desa: Menumbuhkan Budaya Membaca dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Membangun Rumah Literasi di Desa: Menumbuhkan Budaya Membaca dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Literasi merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, rendahnya tingkat literasi di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan, menj...
Jurnalisme dan Peran Sosial Perspektif Islam
Jurnalisme dan Peran Sosial Perspektif Islam
Di zaman sekarang perkembangan Jurnalisme dalam peran sosial perspektif islam di era teknologi sedang berkembang pesat. Media informasi menjadi hal utama untuk memenuhi kehidupan d...
Studi diskriptif penguatan literasi dan numerasi kelas VI SD Sabdodadi Keyongan Bantul
Studi diskriptif penguatan literasi dan numerasi kelas VI SD Sabdodadi Keyongan Bantul
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan literasi dan numerasi yang digunakan guru pada kegiatan pembelajaran di SD Sabdodadi Keyongan Bantul. Penelitian ini dilaks...
Literasi Jurnalisme Kelompok Informasi Masyarakat Kabupaten Bandung
Literasi Jurnalisme Kelompok Informasi Masyarakat Kabupaten Bandung
The research aims to; (1) Knowing the existence of KIM Bandung Regency, (2) Understanding the literacy of KIM journalism in Bandung Regency; (2) Knowing and understanding in journa...

Back to Top