Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENAMBAHAN TEPUNG TENTAKEL GURITA (Octopus sp) PADA PAKAN KOMERSIL IKAN LELE (Clarias sp)

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung tentakel gurita (Octopus sp) pada pakan komersil terhadap pertumbuhan ikan lele (Clarias sp). Penelitian ini menggunakan benih ikan lele berukuran 6 – 8 cm. Metode yang digunakan penelitian ini adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali perlakuan dengan 3 kali yaitu perlakuan P1: penambahan 0% tepung tentakel gurita (kontrol), perlakuan P2: penambahan 5% tepung tentakel gurita, perlakuan P3: penambahan 10% tepung tentakel gurita, perlakuan P4: penambahan 15% tepung tentakel gurita. Penelitian ini dilaksanakan selama 50 hari pemeliharaan, di Laboraturium Produksi dan Reproduksi sementara pembuatan pakan dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ikan Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram. Parameter penelitian yang digunakan yaitu berat mutlak, panjang mutlak, laju perumbuhan spesifik, efisiensi pemanfaatan pakan dan kelangsungan hidup. Data yang diperoleh kemudian diuji menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis statistik yang menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata, dilakukan uji lanjut Duncan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan komersil dengan penambahan tepung tentakel gurita pada komersil yang berbeda memberikan berat ikan lele berkisar 2.08 – 3.71 g, panjang mutlak berkisar 0.41 – 5.14 cm, laju pertumbuhan spesifik berkisar 0.66 – 1.26%/ hari, rasio konversi pakan berkisar 2.08 – 2.61, efisiensi pemanfaatan pakan berkisar 49.28 – 30.62 % dan kelangsungan hidup berkisar 80 – 97 %.
Title: PENAMBAHAN TEPUNG TENTAKEL GURITA (Octopus sp) PADA PAKAN KOMERSIL IKAN LELE (Clarias sp)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung tentakel gurita (Octopus sp) pada pakan komersil terhadap pertumbuhan ikan lele (Clarias sp).
Penelitian ini menggunakan benih ikan lele berukuran 6 – 8 cm.
Metode yang digunakan penelitian ini adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali perlakuan dengan 3 kali yaitu perlakuan P1: penambahan 0% tepung tentakel gurita (kontrol), perlakuan P2: penambahan 5% tepung tentakel gurita, perlakuan P3: penambahan 10% tepung tentakel gurita, perlakuan P4: penambahan 15% tepung tentakel gurita.
Penelitian ini dilaksanakan selama 50 hari pemeliharaan, di Laboraturium Produksi dan Reproduksi sementara pembuatan pakan dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Pakan Ikan Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram.
Parameter penelitian yang digunakan yaitu berat mutlak, panjang mutlak, laju perumbuhan spesifik, efisiensi pemanfaatan pakan dan kelangsungan hidup.
Data yang diperoleh kemudian diuji menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95%.
Hasil analisis statistik yang menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata, dilakukan uji lanjut Duncan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan komersil dengan penambahan tepung tentakel gurita pada komersil yang berbeda memberikan berat ikan lele berkisar 2.
08 – 3.
71 g, panjang mutlak berkisar 0.
41 – 5.
14 cm, laju pertumbuhan spesifik berkisar 0.
66 – 1.
26%/ hari, rasio konversi pakan berkisar 2.
08 – 2.
61, efisiensi pemanfaatan pakan berkisar 49.
28 – 30.
62 % dan kelangsungan hidup berkisar 80 – 97 %.

Related Results

PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN PATIN TINGGI KALSIUM DI KAMPUNG PATIN XIII KOTO KAMPAR
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN IKAN PATIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN PATIN TINGGI KALSIUM DI KAMPUNG PATIN XIII KOTO KAMPAR
Tulang ikan merupakan salah satu limbah dari industri perikanan yang belum dimanfaatkan dengan baik. Salah satu pemanfaatan tulang ikan yaitu pengolahan menjadi tepung tulang. Prog...
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...

Back to Top