Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Potensi Antioksidan Fraksi n-Heksana Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas) Terhadap Penangkap Radikal Bebas

View through CrossRef
Antioksidan dapat didefinisikan sebagai kelompok senyawa kimia yang dapat melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek antioksidan fraksi n-heksana daun jarak pagar. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah quasi eksperimental dengan menggunakan seri konsentrasi (10; 20; 40; 80; 100; 160 μg/mL) fraksi n-heksana dan kontrol positif (vitamin C) sebagai penghambat DPPH sebagai radikal bebas dan tiap-tiap konsentrasi dilakukan dengan tiga kali pengulangan. Penelitian dikerjakan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Palangka Raya dan Laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan universitas Muhamadiyah Palangka Raya. Ekstrak etanol (200 gram) yang dihasilkan selanjutnya dipartisi dengan n-heksana:air (3:1) menggunakan corong pisah sehingga dihasilkan fraksi n-heksana sebesar 25,5 gram. Kemudian pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhidrazil). Data yang dihasilkan kemudian dilakukan uji statistik anova satu arah, kemudian analisis lanjutan menggunakan post hoc Tamhane pada CI 95%. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan fraksi n-heksana daun jarak pagar (Jatropha curcas) dan kontrol positif (vitamin C) dengan nilai inhibitory concentration (IC50) berturut-turut sebesar 77,78±0,12(μg/mL) dan 8,78±0,21 (μg/mL). Berdasarkan uji anova satu arah, terdapat perbedaan yang bermakna pada masing-masing konsentrasi terhadap persen penangkapan radikal bebas (pvalue<0,05). Konsentrasi 160 μg/mL adalah konsentrasi terefektif dalam penangkapan radikal bebas. Inhibitory concentration (IC50) fraksi n-heksana daun J. curcas termasuk aktivitas antioksidan dengan kategori kuat.
Title: Potensi Antioksidan Fraksi n-Heksana Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas) Terhadap Penangkap Radikal Bebas
Description:
Antioksidan dapat didefinisikan sebagai kelompok senyawa kimia yang dapat melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas.
Penelitian ini bertujuan mengetahui efek antioksidan fraksi n-heksana daun jarak pagar.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah quasi eksperimental dengan menggunakan seri konsentrasi (10; 20; 40; 80; 100; 160 μg/mL) fraksi n-heksana dan kontrol positif (vitamin C) sebagai penghambat DPPH sebagai radikal bebas dan tiap-tiap konsentrasi dilakukan dengan tiga kali pengulangan.
Penelitian dikerjakan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Palangka Raya dan Laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan universitas Muhamadiyah Palangka Raya.
Ekstrak etanol (200 gram) yang dihasilkan selanjutnya dipartisi dengan n-heksana:air (3:1) menggunakan corong pisah sehingga dihasilkan fraksi n-heksana sebesar 25,5 gram.
Kemudian pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhidrazil).
Data yang dihasilkan kemudian dilakukan uji statistik anova satu arah, kemudian analisis lanjutan menggunakan post hoc Tamhane pada CI 95%.
Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan fraksi n-heksana daun jarak pagar (Jatropha curcas) dan kontrol positif (vitamin C) dengan nilai inhibitory concentration (IC50) berturut-turut sebesar 77,78±0,12(μg/mL) dan 8,78±0,21 (μg/mL).
Berdasarkan uji anova satu arah, terdapat perbedaan yang bermakna pada masing-masing konsentrasi terhadap persen penangkapan radikal bebas (pvalue<0,05).
Konsentrasi 160 μg/mL adalah konsentrasi terefektif dalam penangkapan radikal bebas.
Inhibitory concentration (IC50) fraksi n-heksana daun J.
curcas termasuk aktivitas antioksidan dengan kategori kuat.

Related Results

Comparative evaluation of proximate composition of bacterial (Psuedomonas aeruginosa) treated and untreated Jatropha curcas l. kernel cake
Comparative evaluation of proximate composition of bacterial (Psuedomonas aeruginosa) treated and untreated Jatropha curcas l. kernel cake
The study was conducted to compare the proximate composition of bacterial (Psuedomonas aeruginosa) treated and untreated Jatropha curcas kernel cake (JKC). Jatropha curcas L. is on...
Studi Literatur Pemanfaatan Jarak Cina (Jatropha multifida L.) sebagai Antibakteri
Studi Literatur Pemanfaatan Jarak Cina (Jatropha multifida L.) sebagai Antibakteri
Abstract. The plants used were leaves and sap of Jatropha (Jatropha multifida L.). Jatropha contains flavonoids, alkaloids, tannins, saponins and phenolic acids, the compound conte...
STUDI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, DAN AIR DAUN SENGGUGU (Clerodendrum serratum)
STUDI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, DAN AIR DAUN SENGGUGU (Clerodendrum serratum)
Peningkatan polusi lingkungan menyebabkan peningkatan produksi radikal bebas dalam tubuh manusia. Senyawa antioksidan alami dapat dihasilkan sendiri oleh tubuh, namun tidak cukup u...
Isolasi dan Aktivitas Antioksidan Fraksi dari Ekstrak Tongkol Jagung
Isolasi dan Aktivitas Antioksidan Fraksi dari Ekstrak Tongkol Jagung
The corn cob is one of the food waste-material having phytochemical component that of health benefit. The objectives of the research were to isolate phenolic fractions of the corn ...
Tumbuhan mengandung metabolit sekunder, termasuk flavonoid, yang molekulnya masih terikat pada glikosida atau bukan molekul bebas. Perlakuan hidrolisis membentuk molekul bebas pada...
Potensi Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antioksidan untuk Menangkal Radikal Bebas
Potensi Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antioksidan untuk Menangkal Radikal Bebas
Dalam tubuh manusia, radikal bebas dapat berasal dari dua sumber. Radikal bebas yang bersumber dari luar tubuh seperti polusi udara, asap rokok dan radiasi dari perangkat elektroni...

Back to Top