Javascript must be enabled to continue!
Genealogi teori relasi internet-sosietas
View through CrossRef
Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya internet, telah mengubah cara individu berinteraksi, berkomunikasi, dan mengakses informasi. Transformasi ini telah menciptakan ruang baru bagi interaksi sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara internet dan masyarakat melalui pendekatan genealogi, dengan fokus pada bagaimana interaksi ini membentuk identitas, norma sosial, dan struktur kekuasaan dalam konteks digital. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan istilah kajian teknologi informasi dan komunikasi dan sosietas (TIKS) lebih bijak daripada yang lainnya. Kajian TIKS berkenaan dengan interaksi teknologi baru informasi dan komunikasi dan sosietas. Dua aspek yang saling berhubungan dalam kajian tersebut adalah desain sosial TIK dan dampak penggunaan TIK bagi sosietas sehingga pengetahuan partisipatif sosietas bisa muncul, baik terkait dengan peluang dan risiko sosietas akan pengetahuan dan pembentukan teknologi dan sistem sosial. Satu garis pemikiran teori kritis, teori swa-organisasi dan kerja sama menginspirasi tulisan ini baik secara dialektis filosofis maupun secara ideologis sehingga dapat menghadirkan gambaran genealogis yang relevan. Dapat disimpulkan bahwa yang terpenting adalah tidak bisa dihindari bahwa kita memang perlu mengonseptualisasikan sosietas sebagai sistem sosial yang mengatur dirinya sendiri secara dialektis agar dapat memahami dengan relatif tepat bagaimana relasi konstruksionis antara internet dengan sosietas.
Title: Genealogi teori relasi internet-sosietas
Description:
Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya internet, telah mengubah cara individu berinteraksi, berkomunikasi, dan mengakses informasi.
Transformasi ini telah menciptakan ruang baru bagi interaksi sosial dan budaya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara internet dan masyarakat melalui pendekatan genealogi, dengan fokus pada bagaimana interaksi ini membentuk identitas, norma sosial, dan struktur kekuasaan dalam konteks digital.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan istilah kajian teknologi informasi dan komunikasi dan sosietas (TIKS) lebih bijak daripada yang lainnya.
Kajian TIKS berkenaan dengan interaksi teknologi baru informasi dan komunikasi dan sosietas.
Dua aspek yang saling berhubungan dalam kajian tersebut adalah desain sosial TIK dan dampak penggunaan TIK bagi sosietas sehingga pengetahuan partisipatif sosietas bisa muncul, baik terkait dengan peluang dan risiko sosietas akan pengetahuan dan pembentukan teknologi dan sistem sosial.
Satu garis pemikiran teori kritis, teori swa-organisasi dan kerja sama menginspirasi tulisan ini baik secara dialektis filosofis maupun secara ideologis sehingga dapat menghadirkan gambaran genealogis yang relevan.
Dapat disimpulkan bahwa yang terpenting adalah tidak bisa dihindari bahwa kita memang perlu mengonseptualisasikan sosietas sebagai sistem sosial yang mengatur dirinya sendiri secara dialektis agar dapat memahami dengan relatif tepat bagaimana relasi konstruksionis antara internet dengan sosietas.
Related Results
The Geography of Cyberspace
The Geography of Cyberspace
The Virtual and the Physical
The structure of virtual space is a product of the Internet’s geography and technology. Debates around the nature of the virtual — culture, s...
Penerapan Teori-Teori Filosofis Dalam Menafsirkan Al-Qur’an
Penerapan Teori-Teori Filosofis Dalam Menafsirkan Al-Qur’an
<p><strong>Abstract</strong></p><p>Human reason is a tool to understand the realities and to express them in the philosophical theories. Because the K...
Teori Belajar dalam Perspektif Barat dan Islam
Teori Belajar dalam Perspektif Barat dan Islam
Teori belajar yang ditawarkan Barat mempunyai world view sekuler-positifistik-materialistik membatasi teori belajar pada gejala-gejala yang berkaitan dengan peristiwa belajar yang ...
Internet addiction among school children in the Western Province of Sri Lanka: A cross sectional analytical study (Preprint)
Internet addiction among school children in the Western Province of Sri Lanka: A cross sectional analytical study (Preprint)
BACKGROUND
The internet is widely used across the world and in Sri Lanka for many purposes. Though essential for everyday life there are many negative aspec...
(originally published in October 1997)
(originally published in October 1997)
This paper is included in the First Monday Special Issue #3: Internet banking, e-money, and Internet gift economies, published in December 2005. Special Issue editor Mark A. Fox as...
TEORI PUITIKA SASTERA MELAYU: INTERPRETASI DAN PRAKTIKALITI
TEORI PUITIKA SASTERA MELAYU: INTERPRETASI DAN PRAKTIKALITI
ABSTRAK
Makalah ini bertujuan menilai Teori Puitika Sastera Melayu sebagai teori sastera tempatan yang digagaskan oleh Muhammad Haji Salleh (1989). Teori ini mendapat perhati...
PUBLIC RELATIONS EVENT KAMPOENG DOLANAN PERWIRA DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS SEKOLAH ALAM PERWIRA PURBALINGGA
PUBLIC RELATIONS EVENT KAMPOENG DOLANAN PERWIRA DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS SEKOLAH ALAM PERWIRA PURBALINGGA
Sekolah Alam Perwira (SAP) menggunakan public relations event sebagai salah satu strategi branding awareness kepada masyarakat untuk lebih mengenal sekolah alam. Salah satu even...
İnternet Televizyonculuğuna Kuramsal Bir Yaklaşım
İnternet Televizyonculuğuna Kuramsal Bir Yaklaşım
The development of digital technologies has led to the integration of television and computer technologies. In this way, television broadcasts are not limited to television devices...

