Javascript must be enabled to continue!
KETOKOHAN ZAKARIA GUNN DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT SABAH: MEMBENAM KEJUMUDAN, MEMBANGUN SEMANGAT PENCERAHAN
View through CrossRef
Telusuran terhadap historiografi nasional menyaksikan pendokumentasian pengalaman bersifat kebangsaan dalam kalangan masyarakat Malaysia sudah lama diaplikasikan agar matlamat menghadirkan “historiografi nasional” sebagai wacana tandingan kepada “historiografi kolonial” dapat direalisasikan. Walau bagaimanapun, kecenderungan tersebut tidak bersifat meluas kerana budaya penulisan biografi lebih banyak dipraktikan dalam kehidupan masyarakat di Semenanjung, sekaligus mempengaruhi pemaknaan “historiografi nasional” yang lebih berorientasikan “semenanjung centrik” atau “Melayu centrik”. Perkara ini perlu “difikirulang” memandangkan “historiografi nasional” adalah mengenai idea keseluruhan bangsa Malaysia yang seharusnya tidak dibatasi oleh pemisahan wilayah, pembangunan fizikal dan juga ideologi politik. Justeru, saintis sosial dan kemanusiaan di Malaysia bukan sahaja perlu memperluaskan tema penulisan dan pengaplikasian metod pengkajian, tetapi juga wilayah penelitian agar “historiografi nasional” yang disebarluaskan kepada bangsa Malaysia adalah “demokratik” sifatnya. Atas sebab itu, penulisan “sejarah dari bawah” perlu digerakkan bagi mengimbangi pendokumentasian “sejarah dari atas” manakala pemaparan “sejarah orang-orang besar” boleh dilengkapkan dengan mengetengahkan “sejarah orang biasa”. Begitu pula dengan pemusatan kepada penggunaan sumber dokumen sebagai paksi penulisan sejarah wajib diimbangi dengan pengaplikasian metod sejarah lisan yang dilihat lebih manusiawi dan mampu berfungsi menghadirkan semangat pembebasan dalam konteks “historiografi nasional”.
Title: KETOKOHAN ZAKARIA GUNN DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT SABAH: MEMBENAM KEJUMUDAN, MEMBANGUN SEMANGAT PENCERAHAN
Description:
Telusuran terhadap historiografi nasional menyaksikan pendokumentasian pengalaman bersifat kebangsaan dalam kalangan masyarakat Malaysia sudah lama diaplikasikan agar matlamat menghadirkan “historiografi nasional” sebagai wacana tandingan kepada “historiografi kolonial” dapat direalisasikan.
Walau bagaimanapun, kecenderungan tersebut tidak bersifat meluas kerana budaya penulisan biografi lebih banyak dipraktikan dalam kehidupan masyarakat di Semenanjung, sekaligus mempengaruhi pemaknaan “historiografi nasional” yang lebih berorientasikan “semenanjung centrik” atau “Melayu centrik”.
Perkara ini perlu “difikirulang” memandangkan “historiografi nasional” adalah mengenai idea keseluruhan bangsa Malaysia yang seharusnya tidak dibatasi oleh pemisahan wilayah, pembangunan fizikal dan juga ideologi politik.
Justeru, saintis sosial dan kemanusiaan di Malaysia bukan sahaja perlu memperluaskan tema penulisan dan pengaplikasian metod pengkajian, tetapi juga wilayah penelitian agar “historiografi nasional” yang disebarluaskan kepada bangsa Malaysia adalah “demokratik” sifatnya.
Atas sebab itu, penulisan “sejarah dari bawah” perlu digerakkan bagi mengimbangi pendokumentasian “sejarah dari atas” manakala pemaparan “sejarah orang-orang besar” boleh dilengkapkan dengan mengetengahkan “sejarah orang biasa”.
Begitu pula dengan pemusatan kepada penggunaan sumber dokumen sebagai paksi penulisan sejarah wajib diimbangi dengan pengaplikasian metod sejarah lisan yang dilihat lebih manusiawi dan mampu berfungsi menghadirkan semangat pembebasan dalam konteks “historiografi nasional”.
Related Results
Efektivitas Program Partisipatif Kelompok Perempuan dalam Meningkatkan Swadaya Masyarakat
Efektivitas Program Partisipatif Kelompok Perempuan dalam Meningkatkan Swadaya Masyarakat
Di era otonomi daerah, yang diawali dengan UU RI No. 22 Tahun 1999, yang diamandemen dengan UU RI No. 32 Tahun 2004 tentang pemerintah lokal, telah memberikan kesempatan bagi otono...
PERANAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI KELURAHAN WALA
PERANAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI KELURAHAN WALA
ABSTRAKMenurut Adisasmita (2006) dalam (Ibrahim et al., 2020) menyatakan, “Partisipasi masyarakat adalah pemberdayaan masyarakat, peran sertanya dalam kegiatan penyusunan perencana...
Hasan Basri: Perjalanan Birokrat Sejati
Hasan Basri: Perjalanan Birokrat Sejati
Kehadiran tokoh sangat berarti dalam pembangunan bangsa dan negara. Menurut Carlyle, tanpa tokoh tidak akan terjadi perubahan. Ada beraneka ragam tokoh mulai dari pelopor di bidang...
Optimalisasi Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Musyawarah Pembangunan di Kelurahan Telum Dalam
Optimalisasi Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Musyawarah Pembangunan di Kelurahan Telum Dalam
ABSTRAK: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “optimalisasi partisipasi masyarakat dalam kegiatan musyawarah pembangunan”. Yakni penyuluhan pentingnya partisipasi masyarakat ...
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN MUSYAWARA PEMBANGUNAN ( MUSREMBANG ) DESA DI DESA LEPPANGENG KECEMATAN PITU RIASE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN MUSYAWARA PEMBANGUNAN ( MUSREMBANG ) DESA DI DESA LEPPANGENG KECEMATAN PITU RIASE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Musrenbang adalah forum antarpelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan Nasional dan rencana pembangunan Daerah. Musrenbang diatur dalam Undang-Undang no. 25 tahun 2004 tenta...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Insentif Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Biro Administrasi Umum Universitas Islam Neger (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau
Pengaruh Insentif Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Biro Administrasi Umum Universitas Islam Neger (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau
Penelitian ini dilaksanakan pada Pegawai Biro Administasi Umum Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau yang berkedudukan di Gedung Rektorat UIN Sultan Syarif Kasim ...
MEMBANGUN SEMANGAT KEBANGSAAN MELALUI AGAMA PADA MASYARAKAT PERBATASAN DI SEBATIK TENGAH
MEMBANGUN SEMANGAT KEBANGSAAN MELALUI AGAMA PADA MASYARAKAT PERBATASAN DI SEBATIK TENGAH
<p class="06AbstrakIndonesia">Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan peran sumber daya keagamaan dalam membangun semangat kebangsaan pada warga negara Indonesia yang bermukim ...

