Javascript must be enabled to continue!
Economic Policy Uncertainty (EPU) dan Cash Holding Perusahaan di Negara Asia Tenggara
View through CrossRef
Manajemen kas bertujuan untuk menjaga likuiditas jangka pendek, menekan biaya operasional harian, dan mengoptimalkan struktur modal dari suatu perusahaan. Strategi perushaaan untuk mengelola kas dipengaruhi oleh sejumlah faktor termasuk kebijakan yang dikeluarkan pemerintah seperti fiskal, moneter, dan sektoral. Studi menunjukkan bahwa perusahaan cenderung meningkatkan kas sebagai langkah antisipatif terhadap tingginya ketidakpastian kebijakan ekonomi. Konsep economic policy uncertainty (EPU) yang dibangun oleh Baker, Bloom, dan Davis (2015) telah menarik minat penelitian dalam literatur ekonomi dan keuangan, khususnya dalam menjelaskan dampak terhadap strategi dan pengambilan keputusan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh EPU terhadap kebijakan kas perusahaan di Asia Tenggara. Dengan menggunakan data panel periode 2007–2024 dan metode regresi fixed effect, penelitian ini mengevaluasi hubungan antara EPU dan cash holding perusahaan yang terdaftar di lima negara: Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPU berkorelasi positif dan signifikan terhadap cash holding di perusahaan di Asia Tenggara. Kemudian, variable pada tingkat perusahaan yang signifikan terhadap cash holding yaitu leverage dan profitabilitas. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan bagi manajemen keuangan perusahaan dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi keuangan perusahan di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi.Kata Kunci: ketidakpastian kebijakan ekonomi (EPU), penyimpanan kas perusahaan, Asia Tenggara
CV. Syntax Corporation Indonesia
Title: Economic Policy Uncertainty (EPU) dan Cash Holding Perusahaan di Negara Asia Tenggara
Description:
Manajemen kas bertujuan untuk menjaga likuiditas jangka pendek, menekan biaya operasional harian, dan mengoptimalkan struktur modal dari suatu perusahaan.
Strategi perushaaan untuk mengelola kas dipengaruhi oleh sejumlah faktor termasuk kebijakan yang dikeluarkan pemerintah seperti fiskal, moneter, dan sektoral.
Studi menunjukkan bahwa perusahaan cenderung meningkatkan kas sebagai langkah antisipatif terhadap tingginya ketidakpastian kebijakan ekonomi.
Konsep economic policy uncertainty (EPU) yang dibangun oleh Baker, Bloom, dan Davis (2015) telah menarik minat penelitian dalam literatur ekonomi dan keuangan, khususnya dalam menjelaskan dampak terhadap strategi dan pengambilan keputusan perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh EPU terhadap kebijakan kas perusahaan di Asia Tenggara.
Dengan menggunakan data panel periode 2007–2024 dan metode regresi fixed effect, penelitian ini mengevaluasi hubungan antara EPU dan cash holding perusahaan yang terdaftar di lima negara: Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPU berkorelasi positif dan signifikan terhadap cash holding di perusahaan di Asia Tenggara.
Kemudian, variable pada tingkat perusahaan yang signifikan terhadap cash holding yaitu leverage dan profitabilitas.
Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan bagi manajemen keuangan perusahaan dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi keuangan perusahan di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi.
Kata Kunci: ketidakpastian kebijakan ekonomi (EPU), penyimpanan kas perusahaan, Asia Tenggara.
Related Results
Cash‐based approaches in humanitarian emergencies: a systematic review
Cash‐based approaches in humanitarian emergencies: a systematic review
This Campbell systematic review examines the effectiveness, efficiency and implementation of cash transfers in humanitarian settings. The review summarises evidence from five studi...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
ANISHA-HTN
ANISHA-HTN
NAMA:ANISHANIM :10200120233KELAS :HTN-FMATA KULIAH:HUKUM TATA NEGARAHUKUM TATA NEGARAA.Pengertian Hukum tata Negara pada dasarnya adalah hukum yang mengatur organisasi kek...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Faktor Penentu Corporate Cash Holding Perusahaan Manufaktur Di Bei
Faktor Penentu Corporate Cash Holding Perusahaan Manufaktur Di Bei
The purpose of this study is examined corporate cash holding determinants of manufacturing firms in Indonesia Stock Exchange for the period 2015-2017. Factors identified in the lit...
Tipe Negara Yunani Purba
Tipe Negara Yunani Purba
Tipe Negara Yunani Purba=>Tipe negara ialah suatu penggolongan negara yang tidak mempunyai batas-batas yang tegas. Ini berbeda dengan klasifikasi negara atas bentuk-bentuk t...

