Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Edukasi Stimulasi Janin Menggunakan Media Video Terhadap Kedekatan Emosional Ibu dan Janin
View through CrossRef
Pendahuluan: ikatan emosional ibu pada janin dapat mempengaruhi ibu dalam melakukan perawatan, berkomitmen untuk menjaga janin serta menunjukkan kasih sayang pada janin. Stimulasi janin merupakan teknik yang dapat meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan janin. Sejalan dengan era perkembangan digital pelaksanaan stimulasi janin dapat dilakukan dengan menggunakan media video sehingga lebih efektif dan efisien. Namun penelitian ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi stimulasi janin menggunakan media video terhadap kedekatan emosional ibu dan janin. Metode: penelitian menggunakan quasy experimental desain dengan rancangan pretest and posttest with control group. Sampel penelitian berjumlah 68 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 34 kelompok eksperimen dan 34 kelompok kontrol dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Tempat pengumpulan data dilakukan di 2 puskesmas yang berada di Pekanbaru dengan menggunakan kuesioner Indonesian Version of Prenatal Attachment Inventory (IPAI). Hasil: terdapat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi stimulasi janin menggunakan media video terhadap kedekatan emosional ibu dan janin dengan rata-rata kedekatan emosional pada kelompok eksperimen 65,65 dan rata-rata kedekatan emosional pada kelompok kontrol 61,71 (p value = 0,019). Kesimpulan: edukasi stimulasi janin menggunakan media video perlu dilakukan dalam meningkatkan kedekatan emosional ibu dan janin.
Title: Pengaruh Edukasi Stimulasi Janin Menggunakan Media Video Terhadap Kedekatan Emosional Ibu dan Janin
Description:
Pendahuluan: ikatan emosional ibu pada janin dapat mempengaruhi ibu dalam melakukan perawatan, berkomitmen untuk menjaga janin serta menunjukkan kasih sayang pada janin.
Stimulasi janin merupakan teknik yang dapat meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan janin.
Sejalan dengan era perkembangan digital pelaksanaan stimulasi janin dapat dilakukan dengan menggunakan media video sehingga lebih efektif dan efisien.
Namun penelitian ini masih terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi stimulasi janin menggunakan media video terhadap kedekatan emosional ibu dan janin.
Metode: penelitian menggunakan quasy experimental desain dengan rancangan pretest and posttest with control group.
Sampel penelitian berjumlah 68 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 34 kelompok eksperimen dan 34 kelompok kontrol dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Tempat pengumpulan data dilakukan di 2 puskesmas yang berada di Pekanbaru dengan menggunakan kuesioner Indonesian Version of Prenatal Attachment Inventory (IPAI).
Hasil: terdapat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi stimulasi janin menggunakan media video terhadap kedekatan emosional ibu dan janin dengan rata-rata kedekatan emosional pada kelompok eksperimen 65,65 dan rata-rata kedekatan emosional pada kelompok kontrol 61,71 (p value = 0,019).
Kesimpulan: edukasi stimulasi janin menggunakan media video perlu dilakukan dalam meningkatkan kedekatan emosional ibu dan janin.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN IBU HAMIL UNTUK PEMANTAUAN GERAK HARIAN JANIN MENGGUNAKAN KARTU DAN APLIKASI HAPPY TUMMY DI MENTENG, JAKARTA
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN IBU HAMIL UNTUK PEMANTAUAN GERAK HARIAN JANIN MENGGUNAKAN KARTU DAN APLIKASI HAPPY TUMMY DI MENTENG, JAKARTA
AbstrakPemantauan kesejahteraan janin merupakan bagian penting dalam penatalaksanaan kehamilan danpersalinan, oleh karenya perlu dilakukan pemeriksaan ibu hamil dan janin secara te...
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KELAINAN LETAK JANIN (LETAK SUNGSANG) PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA PALEMBANG
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG KELAINAN LETAK JANIN (LETAK SUNGSANG) PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA PALEMBANG
Abstrak
Persentasi bokong atau letak sungsang merupakan letak memanjang dengan kepala janin di fundus dan bokong dibagian bawah kavum uteri. Persalinan sungsang memiliki resiko ber...
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
Latar Belakang: Induksi persalinan yaitu suatu tindakan yang dilakukan terhadap ibu hamil yang belum dalam persalinan untuk merangsang terjadinya persalinan. Induksi persalinan ter...
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
Perkembangan Bayi/Balita seharusnya sesuai dengan tahapan perkembangan. Stimulasi perkembangan hendaknya dilakukan secara rutin sehingga bayi/balita tidak mengalami keterlambatan....
Gangguan Pertumbuhan Janin sebagai Dampak Menurunnya Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil
Gangguan Pertumbuhan Janin sebagai Dampak Menurunnya Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil
Abstrak
Angka kejadian karies gigi dan gingivitis sering terjadi pada wanita hamil. Sekitar 60 hingga 75% wanita hamil menderita gingivitis, mengabaikan kesehatan mulut dan gigi se...
Pengaruh Video Sibadas (Stimulasi Balita Cerdas) Terhadap Pengetahuan Ibu dalam Melakukan Stimulasi Perkembangan Anak Usia 12-24 Bulan di Puskesmas Suryalaya
Pengaruh Video Sibadas (Stimulasi Balita Cerdas) Terhadap Pengetahuan Ibu dalam Melakukan Stimulasi Perkembangan Anak Usia 12-24 Bulan di Puskesmas Suryalaya
Perkembangan anak usia dini merupakan indikator penting kualitas sumber daya manusia di masa depan, dengan "periode emas" pada usia 0-3 tahun sebagai masa kritis perkembangan otak ...

