Javascript must be enabled to continue!
Tari Piriang Lenggang Manatiang di Sanggar Anjuang Siriah Kota Padang: Tinjauan Koreografi
View through CrossRef
his research aims to describe and analyze the choreography of the Piriang Lenggang Manatiang Dance at the Anjuang Siriah Studio, Padang City. This type of research is qualitative research using descriptive analysis methods. The instrument for this research is the researcher himself and is assisted by supporting instruments in the form of writing instruments, books, recording equipment and audio-visual equipment. Data collection techniques were carried out using literature study, observation, interviews and documentation. The steps for analyzing data are data collection, data reduction, data presentation and conclusion. The results of the research show that the choreography process for the Piriang Lenggang Manatiang Dance starts from determining the idea/theme, then exploration, improvisation and composition. The choreography process produces the following form aspects: movement, space design, time design, energy design, top design, dramatic design, floor design, group composition, equipment and music. The movements of the Piriang Lenggang Manatiang Dance are the saayun steps, buai ayun movements, lenggang mantiang movements, manyabiak movements, rampak movements, saayun saangkat movements, Baginjai movements, ayun ma ayun movements, lenggang sway movements. The spatial aspect in the Piriang Lenggang Manatiang Dance uses straight, oblique and curved lines. The group compositions performed by dancers include unison (union), alternating, broken, alternating (canon), and balanced (balance). The Piriang Lenggang Manatiang Dance Costume is a garment that was developed and created by the Baju Kurong. The musical instruments used are Gandang, Bansi, Sarunai, Canang and Talempong Pacik. Meanwhile, the property used is piriang tujuah.
Title: Tari Piriang Lenggang Manatiang di Sanggar Anjuang Siriah Kota Padang: Tinjauan Koreografi
Description:
his research aims to describe and analyze the choreography of the Piriang Lenggang Manatiang Dance at the Anjuang Siriah Studio, Padang City.
This type of research is qualitative research using descriptive analysis methods.
The instrument for this research is the researcher himself and is assisted by supporting instruments in the form of writing instruments, books, recording equipment and audio-visual equipment.
Data collection techniques were carried out using literature study, observation, interviews and documentation.
The steps for analyzing data are data collection, data reduction, data presentation and conclusion.
The results of the research show that the choreography process for the Piriang Lenggang Manatiang Dance starts from determining the idea/theme, then exploration, improvisation and composition.
The choreography process produces the following form aspects: movement, space design, time design, energy design, top design, dramatic design, floor design, group composition, equipment and music.
The movements of the Piriang Lenggang Manatiang Dance are the saayun steps, buai ayun movements, lenggang mantiang movements, manyabiak movements, rampak movements, saayun saangkat movements, Baginjai movements, ayun ma ayun movements, lenggang sway movements.
The spatial aspect in the Piriang Lenggang Manatiang Dance uses straight, oblique and curved lines.
The group compositions performed by dancers include unison (union), alternating, broken, alternating (canon), and balanced (balance).
The Piriang Lenggang Manatiang Dance Costume is a garment that was developed and created by the Baju Kurong.
The musical instruments used are Gandang, Bansi, Sarunai, Canang and Talempong Pacik.
Meanwhile, the property used is piriang tujuah.
Related Results
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
ELEMEN ESTETIS KOREOGRAFI TARI CANG-CANG DI KAYUAGUNG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
ELEMEN ESTETIS KOREOGRAFI TARI CANG-CANG DI KAYUAGUNG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
Abstrak Tari Cang-Cang merupakan tarian khusus dalam upacara adat perkawinan yang diperuntukan bagi kedua belah mempelai yang ada di Kayuagung. Elemen estetis koreografi tari Cang...
KOREOGRAFI TARI NYAI BRINTIK GARAPAN YOYOK BAMBANG PRIYAMBODO
KOREOGRAFI TARI NYAI BRINTIK GARAPAN YOYOK BAMBANG PRIYAMBODO
Tari Nyai Brintik merupakan tari yang diciptakan oleh koreografer Yoyok Bambang Priyambodo. Yoyok adalah seniman sekaligus penata tari asal kota Semarang yang sering menjadi pembic...
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK
Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
Bentuk Penyajian Tari Pagar Pengantin
Bentuk Penyajian Tari Pagar Pengantin
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian tari Pagar sanggar Melati Collection di Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualita...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
Pelatihan Tari Kreasi sebagai Bentuk Apresiasi Seni Tari
Pelatihan Tari Kreasi sebagai Bentuk Apresiasi Seni Tari
Pendidikan seni ialah pendidikan yang memberikan wadah bagi anak untuk mengapresiasi diri sendiri dan lingkungan. Apresiasi akan timbul apabila pembelajaran dilaksanakan dengan bai...

